Genius Liar
“Pa, aku gak mau ya punya mama tiri. Kata temen aku, mama tiri itu galak dan jahat. Pokoknya gak boleh ada yang gantiin posisi mama.”
Refleks aku membuka mulut setelah mendengar bentakan anak bernama Nova itu. Dia tak mendengarkan ucapan ayahnya yang mencoba menjelaskan. Dia berjalan cepat meninggalkan kami tanpa permisi, menarik tangan adiknya untuk ikut pergi bersamanya.
“De, ayo main sama Kakak. Jangan main sama orang asing. Cepat bawa mainannya,” ajaknya paksa pada sang adik. Adiknya tak melawan, dia membereskan mainannya yang berserakan di atas karpet.