Anara
Diguyur nya tubuh dengan air dari shower, saat terdengar ketukan di pintu kamar mandi.
“Kenapa, Bi? Apa kau butuh sesuatu? Sebentar lagi, aku akan selesai!” gadis itu bersuara, tapi tak ada jawaban. Karena merasa penasaran, dia membuka sedikit pintu kamar mandi, lalu sebuah tangan membekap mulutnya, dengan sebuah saputangan. Anara menghirup bau menyengat, yang membuat kepala terasa sedikit pusing. Kemudian, dia tak ingat apa-apa lagi.
Bersambung.
Hot Chapters