Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Pacarku yang berbaring di tempat tidur sudah terlelap. Hanya terdengar suara dengkurannya. Teman pacarku di samping malah makin mendekat. Aku merasakan napasnya yang panas. Dia berkata, "Kakak Ipar, Kak Stefan sudah tidur. Bagaimana ini ...." Rasa malu bercampur dengan antusiasme yang terpendam membuat tenggorokanku kering. Aku berucap, "Cukup .... Um ... jangan begini. Dia sudah mau bangun." Setelah melontarkan kata-kata itu, aku merasakan tangannya meremas bokongku dengan tenaga yang pas.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Rahasia Pacarku dan Ibunya

Rahasia Pacarku dan Ibunya

Setelah aku dan pacarku tinggal bersama, dia bilang ibunya kesepian sendirian. Jadi dia ingin ibunya ikut tinggal bersama kami. Meskipun calon ibu mertuaku sudah berusia di atas empat puluh tahun, penampilannya terawat sangat baik. Kulitnya putih dan mulus, tubuhnya seksi dengan lekukan indah. Pacarku yang masih sangat muda jelas tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ibunya. Pada hari pertama bertemu, dia berdandan sangat menggoda. Saat aku duduk dan dia memelukku, sepasang gundukan daging yang luar biasa besar hampir meremukkan wajahku hingga berubah bentuk. Seketika, darahku berdesir, aku ingin sekali .... Aku merasa bersalah atas pikiranku yang bejat ini. Namun, siapa sangka. Malam itu, ketika aku dan pacarku sedang larut dalam keintiman yang penuh gairah, aku melihat calon ibu mertuaku mengintip dari balik pintu sambil menikmati dirinya sendiri ....
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat yang Mantap

Tukang Pijat yang Mantap

Seorang rekan kerja wanita di kantor pergi ke tempat pijat lima kali dalam seminggu. Tiap kali setelah pergi ke sana, keesokan harinya dia selalu datang ke kantor dengan semangat yang tinggi. Aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya padanya, "Apa teknik pijat di tempat itu benar-benar sebagus itu? Kamu sampai pergi lima kali seminggu ke sana?" Dia menjawab sambil tersenyum, "Tekniknya benar-benar bagus. Kamu akan mengerti setelah mencobanya sendiri." Akhirnya, aku mengikuti rekan kerja wanita itu ke tempat pijat bernama "Arinda" tersebut. Sejak saat itu, aku juga jadi tidak bisa melepaskan diri.
29.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Jangan Pernah Mengusik Istri Sahabat

Jangan Pernah Mengusik Istri Sahabat

Dengan alasan ingin memberi bimbingan belajar, aku membiarkan tunangan sahabat masa kecilku duduk di pangkuanku. Bukannya menolak, tunangannya malah…. Begitu keluar dari kamar Jena, aku berpapasan dengan ibu sahabatku. Dia tampak sexy, dewasa dan menggoda, benar-benar penuh pesona. Ibunya menatapku, lalu memberiku senyuman penuh makna.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Keunikan Panti Pijat

Keunikan Panti Pijat

Setelah menikah, berbagai upaya kehamilan gagal. Dalam keputusasaan, suamiku membawa aku ke sebuah panti pijat ajaib atas rekomendasi seseorang. Begitu aku berbaring, terapis pijat itu dengan berani menerkam...
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Sahabatku Dipuasin Sama Suamiku

Sahabatku Dipuasin Sama Suamiku

"Uh ... Sayang, pelan-pelan, ya. Nanti sahabatku bangun." Sahabatku dan suaminya ternyata sengaja melakukan hubungan intim di depanku demi kenikmatan mereka sendiri. Suara desahan mereka yang penuh gairah dan godaan membuat mukaku panas dan jantungku berdebar tak karuan. Aku sampai menahan napas, berharap mereka cepat selesai. Akhirnya, sahabatku pun pingsan karena kelelahan. Namun, detik berikutnya, suaminya malah memelukku dan menindih tubuhku.
331.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Konser yang lepas kendali

Konser yang lepas kendali

"Aku mohon, Kak. Berhenti, aku nggak kuat lagi." Di konser yang penuh sesak itu, seorang pria berdiri persis di belakangku dan terus menekan bokongku. Sialnya, hari ini aku pakai rok mini sebatas pantat, sedangkan di dalamnya cuma pakai celana dalam model thong. Pria itu bahkan mengangkat rokku dan menempel kuat pada pantatku. Suasana makin heboh, seseorang di depanku menabrakku sampai aku mundur selangkah. Tubuhku mendadak menegang, rasanya seperti ada sesuatu yang tiba-tiba masuk…
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

"Paman, apa di rumah ada mentimun? Boleh aku pinjam sebentar …?" Saat badai topan melanda, sahabat putriku terjebak di rumahku. Malam itu, dengan wajah kemerahan, dia mencariku untuk meminta mentimun, katanya, "Aku cuma agak lapar, ingin makan mentimun untuk mengganjal perut." Melihat tonjolan kecil di balik baju tidurnya, darahku seketika bergejolak. Aku sengaja berkata, "Paman punya sesuatu yang jauh lebih enak daripada mentimun di sini."
44.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Tangan pria itu menyusup ke dalam pakaianku, menyusuri punggungku yang halus dan dingin, bergerak perlahan seolah menelusuri setiap inci kulitku. Aku terdiam di pelukannya, tak berani bergerak sedikit pun. Di telingaku, suaranya yang dalam dan menggoda berbisik, "Katakan, apa kamu menginginkanku?" Saat itu, di kamar sebelah, sang majikan dan kekasihnya sedang berlatih "yoga berpasangan". Getar hasrat dalam diriku pun perlahan mulai tergugah! Aku rasa aku sudah kehilangan akal. Jangan-jangan aku juga ingin melakukan hal yang sama seperti mereka yang ada di kamar sebelah?
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

"Nggak, jangan .... Empat orang terlalu banyak, aku nggak sanggup." Di dalam bus malam itu, empat rekan kerja suamiku menekanku ke kursi dan merenggangkan kedua kakiku dengan paksa. Salah satu pria yang berdiri di depanku melepas ikat pinggangnya, lalu menyabetkannya dengan keras ke pantatku. "Buka kakimu! Perempuan kayak kamu memang pantas puasin kami." Kemudian, dia merobek paksa celana dalamku yang sudah basah kuyup ....
37.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai aplikasi manhwa 18+
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1718192021
...
43
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status