Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
99 Vezes de Coração Partido

99 Vezes de Coração Partido

Até que ponto meu marido já me amou um dia? Naquela época, para poder se casar comigo, ele me pediu em casamento noventa e nove vezes. Somente na centésima vez, fui finalmente tocada por sua tenacidade. Tornei-me a Sra. Menezes, invejada por todos em Cidade Solmar. No dia do nosso casamento, dei a ele noventa e nove cupons de perdão. Combinamos que, enquanto esses cupons de perdão não fossem todos usados, eu permaneceria sempre ao seu lado. Em cinco anos de casamento, cada vez que ele saía para encontrar seu antigo amor, um cupom de perdão era usado. Quando ele usou o 97º cupom, ele de repente percebeu que eu havia mudado. Eu não chorava mais, nem implorava para que ele ficasse. Só quando ele perdia a cabeça por sua secretária, encantadora e ingênua, eu perguntava baixinho: — Se você vai ficar com ela, posso usar um cupom de perdão? O homem hesitou por um momento, e uma rara brandura surgiu em seu coração: — Tudo bem, de qualquer forma, só usei uns sessenta e poucos. Pode usar se quiser. Eu assenti com um murmúrio e o deixei ir. Ele não sabia que aquele era o 97º cupom de perdão que usava. Restavam apenas dois dos nossos cupons de perdão.
Baca
Tambahkan
Starting Over at Sixty Years Old

Starting Over at Sixty Years Old

On the day of my wedding anniversary, I was cleaning my house when I found a picture album. As it turned out, my husband had been religiously taking pictures with the girl of his dreams every year on this precise date. He had been doing it since he was forty years old and he was now sixty years old. His hair had progressed from a jet black to a faded white and yet, he kept up the tradition. There was a written message in his handwriting at the back of the picture that read, “Eternal Love.” Since he doesn't love me, I will no longer bother washing his clothes and cooking for him. I will no longer care for his children and grandchildren. I may have foolishly wasted half of my life, but it was not too late to make a change.
Cerita Pendek · Romance
21.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Plus jamais, tu ne partiras

Plus jamais, tu ne partiras

Pour Isabelle, ce jour devait être le plus beau. Mais il est devenu le pire, celui qui a basculé son monde. La trahison de son fiancé a brisé son cœur alors qu’il venait à peine de lui jurer un amour éternel. Cette blessure fut si profonde qu’elle faillit l’emporter, la contraignant à disparaître, à changer d’identité et à vivre loin de tout, même de son bien-aimé Clément. Quatre ans plus tard, celle qui se fait désormais appeler Rachelle revient, animée par une seule obsession : se venger de celui qui est responsable de son sort. Mais son plan prend une tournure inattendue dès son retour lorsqu’elle croise le chemin de Clément. À sa stupéfaction, il la reconnaît instantanément, refusant de croire à sa nouvelle vie. « Même si tu reviens avec une autre identité, je sais que tu m’aimes toujours », dit Clément d’un ton amusé en la serrant fort dans ses bras. « Lâchez-moi, monsieur. Je m’appelle Rachelle, et non Isabelle », rétorque-t-elle, furieuse, en essayant de se dégager. « Je t’ai toujours mieux connue que toi-même. Que ces quelques années loin de moi ne te trompent pas : tu es mon Isabelle, l’amour de ma vie », insiste-t-il en resserrant son étreinte. « Plus jamais je ne te laisserai partir. Tu es à moi, et à moi seul. » Tiraillée entre sa soif de vengeance et les sentiments tumultueux que sa présence réveille, Rachelle/Isabelle se retrouve à un carrefour. Parviendra-t-elle à mener à bien sa revanche, ou l’emprise persistante de Clément et le passé qu’ils ont partagé auront-ils raison de sa colère ? Son retour marquera-t-il la fin de leur histoire d’amour, ou le début d’un nouveau chapitre, forgé dans le pardon ou la destruction ?
Mystère/Thriller
224 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Baca
Tambahkan
Terjebak Cinta Artis Tenar

Terjebak Cinta Artis Tenar

Hakayi
Saya lelaki biasa yang boleh dibilang culun dan cupu. Tiba-tiba saya mengenal seorang artis yang sedang naik daun. Dia cantik, langsing dan sangat seksi. Lalu kami menjadi dekat. Lama-lama dia selalu mencari saya seperti orang kecanduan. Saya menikmati itu. Tidak ada orang lain yang seberuntung saya waktu itu. “Malam ini Kakak tidur di kamar aku ya, pokoknya harus nemenin aku,” pintanya yang membuat saya panas dingin. Dan setelah itu, dia benar-benar tak mau melepaskan saya lagi. Tapi saya harus menjauh darinya, karena saya tahu itu bukan cinta. Saya tak mau terjebak terlalu jauh di dalamnya karena saya sudah telalu mencintainya. Saya tak mau sakit karenanya. IG Penulis : @hakayikumai
Romansa
106.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Martial Dragon Emperor S2

Martial Dragon Emperor S2

Humans? A low-level world? No cultivators or gods? Could that world be trampled as easily as ants by the powerful beings from above? This is Long Chen's new journey after being reborn from the flames of the Vermilion Bird, emerging to fight against powerful cultivators who always use low-level worlds as their slaves and playthings. He also discovers the evils of the world and the people who rule over these various worlds. Protecting, destroying, and shaping are Long Chen's new goals. This journey brings Long Chen into contact with various powerful cultivators and even those called gods. Fighting, defeating, protecting—all of these are already in Long Chen's heart. He will also meet his parents, whom he has never seen since the day he was born. Will Long Chen accept them? Or will Long Chen decide to have nothing to do with them anymore? Can Long Chen maintain his purpose, or will he fall once again into the same temptation as the black dragon? "I live for myself, fate? Fate cannot stop me! I will keep standing no matter how many times I fall. As long as I still breathe, there is no such thing as giving up in my life."
Fantasy
911.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Martial Dragon Emperor

Martial Dragon Emperor

Humans? A low-level world? No cultivators or gods? Can the world be trampled on like ants by the strongmen of the upper realms? This is Long Chen's new journey after being reborn from the flames of the Vermilion Bird to fight against the strong cultivators who have always used the lower worlds as their slaves and playthings. And discover the ugly worlds and the people who are the rulers of those worlds. Protecting, destroying, and shaping are Long Chen's new goals. A journey in which Long Chen met various powerful cultivators and even so-called gods. Fighting, defeating, protecting, it's all in Long Chen's heart. He will also meet his parents, whom he hasn't seen since the day he was born. Would Long Chen accept them? Or will he decide to have nothing to do with them? Can Long Chen maintain his goal, or will he once again fall into the same temptation as the Black Dragon? "I live for myself, destiny? Fate cannot stop me! I'll keep standing no matter how many times I fall. As long as I'm still breathing, there will be no surrender in my life.
Fantasy
9.223.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The man behind the Artistic smile

The man behind the Artistic smile

As we all know that if you are a man you are burdened with lots of responsibilities as the bread earner of the family. This story centers around Robin Bradley who is a live in son-in-law. But then he learns that he's a billionaire. Will he use this newly gained identity to take revenge on the people who looked down at him or help his wife so he will be the inheritor of the family business? Let's go on this journey to see how a worthless and useless painter becomes a somebody that others will respect.
Urban
1040.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

P.ALW
Kisah seorang wanita shalehah yang memiliki segudang masalah. Nyaris diperkosa oleh teman suaminya sendiri membuatnya mengalami trauma yang mendalam. Sang suami sendiri bukannya merangkul Sang istri, malah menuduhnya melakukan perselingkuhan. Siapa sangka dibalik kejadian naas itu, dia dipertemukan dengan pria kesepian yang haus akan kebutuhan biologis. Mereka menjalin kerja sama yang membuat Syma terpaksa menjadi simpanan pria itu. Lalu bagaimana nasib Syma kedepannya? Novel ini mengandung unsur agama sangat cocok menemani ibadah puasa kalian.
Romansa
103.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Aku Pemenang Dalam Hidupku

Aku Pemenang Dalam Hidupku

Ini sudah ke-seratus kalinya aku diabaikan oleh keluarga ini. Saat ulang tahun, mereka hanya menyiapkan kue untuk adikku. Saat sakit, aku terbaring sendirian di ranjang, sementar mereka semua mengelilingi adikku. Aku selalu bilang pada diriku sendiri untuk bersabar dan jadi anak yang pengertian, tapi semua itu tak pernah tergantikan sekalipun dengan kasih sayang mereka. Hingga hari pernikahanku tiba. Aku kira setidaknya di hari itu, aku bisa merasakan sedikit kasih sayang yang benar-benar menjadi milikku. Namun, aku salah. Ayah, Ibu, Kakak, bahkan Jason, tunanganku yang merupakan seorang bos mafia, semuanya malah pergi ke acara wisuda adikku. Mereka meninggalkanku sendirian di tempat pernikahan, membiarkanku menanggung tatapan iba dan ejekan para tamu. Sedangkan Jason hanya melontarkan kalimat dingin, "Hanya pernikahan saja, bisa digantikan lain hari." Ini bukan pertama kalinya. Waktu acara pertunangan pun sama, begitu adikku mengeluh sakit perut, dia tanpa ragu langsung menemaninya ke rumah sakit. Sementara aku harus tersenyum pada tamu-tamu sendirian Saat ini, aku benar-benar sadar. Bagi mereka, aku hanyalah sosok yang tidak penting. Jadi, aku memilih untuk pergi. Aku membawa koper dan satu rahasia, yaitu anak dalam kandunganku. Kali ini, aku tidak akan menunggu kasih sayang mereka lagi. Aku akan memulai hidup baru, demi diriku dan demi anakku.
Cerita Pendek · Mafia
11.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
7891011
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status