Dihamili Suami Saudara Kembarku
Begitu memasuki bar, aroma alkohol langsung menampar hidungnya, bercampur dengan suara tawa, dentingan gelas, dan musik jazz yang samar dari panggung kecil di ujung ruangan.
Tanpa basa-basi, Javier duduk di kursi tinggi di depan bartender. “Wine paling kuat yang kau punya,” katanya datar.
Bartender, yang mengenal wajahnya, hanya mengangguk dan menyajikan pesanan tanpa bertanya. Satu tegukan pertama terasa seperti api yang membakar tenggorokannya. Tapi Javier terus menenggak. Satu gelas, dua gelas, tiga ... hingga rasa panas di dada berubah menjadi dingin yang ganjil.