Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Sang Mantan Pacar

Godaan Sang Mantan Pacar

oceh Nisa menggerakkan bahunya. Dengan cekatan tangan Nisa mengiris tomat, namun dia tiba-tiba terhenti saat mengingat peristiwa tadi. Nisa berusaha mengingat wajah pria yang tampak tidak asing. "Aku bahkan tak bisa ingat dengan jelas, ini efek samping dari obat yang diminum selama lima tahun ini. Atau apa," Nisa mengoceh kembali, hatinya ada rasa nyes ketika dia membayangkan kemarahan laki-laki yang tidak dikenalnya itu.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Karena hanya beliaulah yang bisa aku andalkan selama ini. Ting Satu email lagi masuk. Buru-buru aku membukanya, untuk menjawab rasa penasaran itu. Dan tubuhku langsung lemas, begitu tahu nama seorang wanita yang sedang menemani Mas Andra. "Seroja," gumamku, pelupuk ini langsung memanas. "Siapa perempuan itu?"
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Sahut Cato sambil menarik pergelangan tangan gadis di sampingnya untuk duduk di sampingnya. "Tapi, aku bisa membantu juga dengan ikut pergi ke sana." Ucap Isaura tanpa pertimbangan, ketika mengingat identitasnya sebagai salah satu Moiroe, itu masalah kecil untuk memusnahkan penyusup di pack ini. Cato menatapnya tanpa persetujuan sama sekali, "dan membuat dirimu terluka sama seperti terakhir kali? Lalu membuat Neo menggila dan hampir mematahkan tulang rusuk Garen karena berani menyalahkanmu? Tidak, itu jelas ide yang sangat buruk."
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Mail delivery failed: This user does not accept emails from this address." Dinda memblokir emailnya juga. Deg!
9.8118.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tandas Mbah Parjo. “Hhhaaaah ......” pekik Pak Bachtiar kaget. * Mobil Volvo tua yang di dalamnya ada Mbah Parjo dan Pak Bachtiar sudah memasuki halaman rumah. Cyntia yang mengetahuinya langsung lari tergopoh-gopoh menyambutnya. Mbah Parjo keluar dari mobil langsung masuk ke dalam rumah, tanpa berkata apa-apa. Cyntia melihat suaminya keluar dari dalam mobil, wajah Pak Bachtiar tegang dan bingung.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

Suara benturan kepala dan tubuh ketiga zombi semakin mengusik ketenangan semua orang di dalam ruangan. “Pak, jangan berisik,” pinta Bu Novi sambil menepuk bahu Pak Aji. “Bukan Bapak yang berisik, tapi itu orang-orang yang bikin gaduh,” timpal Pak Aji. “Itu bukan orang,” balas Bu Novi. Pak Aji yang makin jengkel dengan cepat menyahut, “Kalo bukan orang, lalu siapa? Setan?!” “Mayat hidup,” jawab Bu Novi. “Zombi itu, Pak.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
g a d i s

g a d i s

Pak Broto dengan cepat mengakhiri kelasnya dengan salam. “Gadis ngantin yuk denger-denger di kantin ada makanan baru,” celetuk Febi. “Makanan apa??” tanya Gadis penasaran sambil menengguk sebotol air yang ia bawa dari rumah. “Cirengnya si mbak Wati denger-denger buka rasa taro sama babel gum,” ucap Febi. “Pursttttt...” di saat itu juga Gadis berhasil menyemburkan airnya sangkit kaget.
9.72.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Serius lo jatuh cinta? Sama siapa? Cewek apa cowok?!” “Yaelah. Aneh banget pertanyaan lo, Jay. Cewek, lah! Emang gue gay mau sama cowok,” celoteh Tio dengan dahi mengerut. “Terus cewek yang lo taksir ini cantik, nggak?” “Banget, Jay!” Kerutan di dahi Tio menghilang seketika. Senyumannya mengembang. “Yang pasti lebih maknyos daripada si Ratih, anak kepala desa di kampung kita.”
103.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Menghabiskan waktu di rumah tanpa aktivitas membuatku merasa terasing, dan rasa kangen pada Adrian semakin menyakitkan. Di tengah kebisingan pikiran, aku tiba-tiba teringat Maya. Dia selalu bisa membuatku merasa lebih baik. “Mungkin aku bisa menghubunginya,” pikirku. Dengan cepat, aku mengambil ponsel dan mengirim pesan. [Hai, Maya! Apa kabar? Aku di rumah dan merasa bosan. Ada waktu untuk bertemu?] Tak lama kemudian, Maya membalas. [Halo, Livia! Aku baik-baik saja. Tentu saja, aku bisa datang. Kapan kau mau?]
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Asisten Pribadi Tuan Muda

Asisten Pribadi Tuan Muda

Ah Gilang, kenapa tawa mu mengalihkan dunia? 》》》 Halo ... biarkan Mita melupakan Vano sejenak ya. Tapi sebenarnya kalau boleh jujur aku senang banget sama Gilang wkwk Tapi gimana ya, kayaknya aku bakal bagi dua kubu nih, tim GiTa (Gilang Mita) atau tim VaMi (Vano Mita). Kalau aku sendiri masuk ke tim GiTa hahaha Kalian masuk tim mana? 《《《
9.4128.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai maito gai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status