Antara Dilema & Cinta
Si barista itu menyikut lengan Stanley.
Reflek, Stanley melihat siapa yang menyikut nya. Lalu, melihat ke depan. Di depannya berdiri seorang wanita cantik. Berbadan jenjang, dengan mengenakan gaun berwarna merah muda. Ia juga mengenakan sebuah jaket berbulu tebal. Rambutnya sepanjang bahu berwarna agak kecokelatan. Wajahnya manis, ditambah matanya yang besar, dan berhidung mancung. Sepertinya ia blasteran, pikir Stanley.
"Hei, kenapa kamu senyam-senyum. Menganggap ini kejadian lucu? Jangan salah ya, sekali saya posting keteledoran kafe Anda. Kafe Anda akan jadi sepi. Nggak ada pengunjung sama sekali,"
Hot Chapters