Terjebak Cinta Kakak Angkatku
Shappire terjebak cinta ceo dinginjebakan berujung cintaterjebak cinta mahasiswa abaditertutup sudah pintu hatiku
Dia masih menguap lebar saat berdiri di depan wastafel, membasuh wajah dengan air dingin untuk mengusir sisa kantuk.
Saat itulah, ketika ia mengangkat wajah dan menatap cermin, napasnya tercekat di tenggorokan.
"A-apa ini?"
Matanya melebar, memindai pantulan dirinya sendiri dengan horor.
Di sana, tercetak jelas di kulit lehernya yang putih. Bukan hanya satu, tapi tiga bercak kemerahan yang sangat spesifik. Tanda itu menjalar dari bawah telinga hingga ke tulang selangka, seolah membentuk jejak kepemilikan yang biadab.