Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Cinta Mas Lurah

Terjerat Cinta Mas Lurah

Aksa Wirasena adalah seorang Lurah (Kepala Desa) muda yang di pilih secara langsung oleh warga Desa Tirto Wangi. Desa Tirto Wangi adalah salah satu desa yang ada di pelosok daerah. Berkat usaha keras dari Lurah mereka, perlahan Desa tersebut mulai banyak kemajuan terutama pada bagian fasilitas umumnya. Adat istiadat di Desa Tirto Wangi pun masih terbilang cukup kental. Suasana khas pedesaan dengan warga yang sangat ramah, hangat dan selalu saling tolong - menolong dan saling menjaga, membuat Desa terpelosok itu terkenal sebagai wilayah yang aman dan tentram. Kinanti Malayeka, adalah salah satu pendatang di Desa Tirto Wangi. Ia adalah ASN baru yang di tempatkan di Puskesmas yang ada di Desa Tirto Wangi. Kinanti adalah satu - satunya Dokter yang bertugas di sana. Ia terkenal sebagai Dokter yang sangat ramah, cekatan dan juga telaten hingga menjadi Dokter kesayangan warga. Walaupun tinggal seorang diri dan jauh dari keluarga karena pekerjaannya, namun Dokter Kinan tetap merasa aman dan nyaman tinggal di Desa Tirto Wangi. Keberadaan Dokter Kinan sendiri cukup menarik perhatian Pak Lurah Desa Tirto Wening yang kebetulan adalah anak pemilik rumah yang di sewa oleh Dokter Kinan. Seiring berjalannya waktu. Hubungan mereka menjadi semakin dekat hingga membuat Aksa jatuh cinta pada Dokter cantik itu. Apakah Aksa berhasil meraih hati Kinanti? Apakah hubungan asmara mereka berjalan dengan lancar, atau justru banyak halangan?
558 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

“Laki-laki itu tidak perlu ijin istri untuk menikah lagi,” katanya. Mendengar ucapan Ayah bisa kulihat Ibu malah tertunduk lagi, ada apa sebenarnya? kenapa dia hanya diam tanpa suara? “Dari sekian banyak sunah nabi kenapa harus poligami, Riana biar kutanya langsung padamu, bersediakah kamu jadi istri kedua suamiku?” “Hmm, aku, tolong kasih aku waktu, aku engga bisa ngasih keputusan sekarang,” jawab Riana. “Kenapa nak Riana bukannya kamu dan Bagas sudah saling kenal, bukankah kalian sudah dekat sejak kuliah?” tanya Ayah mertua. Hah? Apa ini jadi mereka pernah dekat? Kenapa hidup serumit ini. Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum menyaksikan permainan takdirku. “Kenapa Dek, kenapa kamu malah senyum,” Mas bagas menatap heran ke arahku, raut mukanya tampak gelisah mungkin dia takut aku akan meledak. “Kenapa dunia ini begitu sempit Mas? kamu sendiri gimana? maukah menikahi mantan teman sebangkuku?” Aku harus memastikan ini sendiri disaksikan kedua orang tuanya. Dia lagi-lagi tak menjawab. “Tentu saja suamimu tidak akan menolak menikah dengan wanita cantik seperti Riana, toh mereka juga sudah saling mengenal,” sambar ayah mertuaku. “Kalau tolak ukur menikahi wanita hanya dilihat dari kecantikannya, apakah setelah menikah ada jaminan dia akan memiliki anak laki-laki, kalau tidak bukankah semuanya sia-sia.” Rasa sakit tak melulu harus ditampakkan dengan air mata, dan senyum tak selamanya memiliki arti bahagia. Senyum itu mampu menghilangkan luka walau hanya sekejap. Memberikan kekuatan baru agar aku bisa lebih kuat menghadapi kenyataan pahit.
1077.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADARKU TERNYATA ....

ISTRI BERCADARKU TERNYATA ....

Aku sengaja meminta istriku memakai cadar karena aku malu. Tompel di pipinya membuatku takut ditertawakan. Apalagi orang-orang yang tahu mantan-mantanku terdahulu. Perempuan-perempuan cantik yang tak pernah papa berikan restu. Cuma, malam itu aku benar-benar terkejut luar biasa, tanpa sengaja cadar yang kuminta selalu dia pasang di wajahnya tersingkap. Benarkah perempuan yang ada di depanku ini adalah perempuan yang sama dengan yang aku nikahi enam bulan lalu? ~ Jordhy Durov Atmaja ~ ****** Beberapa tahun lalu, di Kota yang terkenal romantis, Paris, Prancis. Takdir tanpa sengaja mempertemukanku dengan seorang perempuan manis, bermata cokelat dengan bulu mata lebat. Aku cukup shock melihatnya yang berlari tetapi setengah tak berpakaian. Namun, keterkejutanku hilang ketika seorang lelaki muda keluar dari mobil dan mengejarnya. “Tolong selamatkan aku dari dia, Tuan!” “Pergillah! Aku akan membereskan sisanya!” Lalu, aku terlibat baku hantam. Aku yang sudah terlatih bela diri sejak SMA, tentunya dengan mudah menumbangkannya. Namun, kepiawanku berkelahi tak serta merta membuatku bisa menemukannya kembali. Sejak malam itu, sepasang netra cantik dengan bulu mata lentik itu selalu memenuhi pikiranku. Apakah aku sedang jatuh hati? Aku bertahan di sana dan mencarinya, hingga akhirnya papa memintaku pulang ke Indonesia untuk menghadiri pernikahan kakakku, Jordhy Durov Atmaja. Hanya saja ketika aku pulang dan dikenalkan dengan perempuan bercadar yang harus kusebut kakak ipar, kenapa aku seolah-olah menemukan dia kembali? Kenapa sepasang netra cantik dengan bulu mata lentik itu mengingatkanku padanya? ~ Kevandra Suryadinata ~
1031.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 933 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hari itu adalah hari ulang tahunku. Kupikir, Andre akan menemaniku ke pantai untuk menonton kembang api. Tapi, pacarku itu malah membawa wanita lain dan anak wanita itu. "Keisya repot bawa anak, tolong pengertian." "Dia nggak tahu jalan dan bawa barang banyak, jadi aku mau antar mereka ke hotel duluan." Dia mengatakannya dengan enteng, seolah sedang menjelaskan masalah sepele. Kelembutan itulah yang membuat kemarahanku tampak berlebihan dan tanpa alasan. Dia membantu mereka masuk ke dalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman untuk anak itu. Lalu dia tersenyum dan berkata kepadaku, "Aku nggak lama pasti balik lagi, jangan mikir macam-macam." Aku berdiri di pinggir jalan, menyaksikan mereka pergi seakan-akan mereka satu keluarga sempurna. Malam tiba. Angin laut terasa sangat dingin hingga menusuk tulang. Aku masih menunggu, sampai aku melihat video di akun Keisya. Andre menggendong anak Keisya sambil menonton pertunjukan kembang api di pantai. Pertunjukan itu adalah kejutan yang aku rencanakan sendiri untuk ulang tahunku. Isi komentar di bawahnya senada. [Mereka pasangan yang serasi, keluarga kecil yang bahagia.] Seseorang bertanya padanya kenapa dia tidak menjemputku. Dia tersenyum dan berkata, "Viona pengertian. Dia nggak mungkin marah." Pada saat itu, kue ulang tahunku sudah meleleh seluruhnya. Ternyata, dia bukannya tidak punya hati. Dia hanya terlalu yakin bahwa aku akan terus menunggu selamanya. Tapi, hati yang terlalu lama diabaikan pasti akan menjadi dingin. Ombak menghantam pantai. Menghancurkan ilusi terakhirku. Kali ini, aku tidak akan menunggunya kembali.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Kamu Hanya Beban, Mati Saja

Di lounge VIP sebuah kasino bawah tanah, Maura, putri keluarga Fontana, telah dicekoki terlalu banyak minuman keras. Didorong oleh alkohol, seseorang pancing dia untuk ungkapkan hal paling nggak tahu malu yang pernah dia lakukan demi menangkan hati sang ketua mafia. Maura putar gelas di tangannya, lalu tunjuk ke arahku yang sedang bagikan kartu di balik meja, sebelum dongakkan kepalanya dan tertawa lepas. “Tujuh tahun lalu, waktu Doni koma setelah baku tembak, aku ambil HP-nya. Dan aku hapus pesan minta tolong yang dikirim jalang itu. Sampai nggak tersisa sedikit pun. Lalu aku balas atas namanya Doni: Kamu cuma beban. Pergi mati saja.” “Kalian nggak akan pernah bisa tebak apa yang terjadi setelahnya. Si bodoh itu sepanjang malam berdiri di luar rumah persembunyian dalam hujan deras, seperti anjing liar. Aku hampir mati ketawa .…” Ruangan itu meledak oleh tawa penuh ejekan. Hanya pria yang duduk bak raja di ujung meja yang tetap diam. Gelas wiski kristal di tangannya pecah dengan suara retakan tajam. Darah bercampur dengan cairan alkohol, mengalir lewati urat di punggung tangannya sebelum menetes ke karpet. Tatapannya yang merah penuh amarah terkunci ke arahku. Dengan tenang, aku bagikan kartu terakhir di hadapannya, lalu sodorkan saputangan sutra putih yang bersih. “Ketua Doni, sebaiknya kamu bersihkan tanganmu. Darah di meja itu bawa sial.” Lagian, ada noda yang nggak pernah bisa dihapus.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Nomor 13

Misteri Rumah Nomor 13

Maylafaisha
"Dasar wanita jalang! Kamu tidak pantas untuk hidup, kamu harus mati! Mati! Mati!" Terdengar sumpah serapah dari dalam sebuah rumah mewah yang berada di dekat sebuah perkebunan karet. "Tidak! Tidak! Jangan, saya tidak bersalah. Jangan bunuh saya, tolong jangan bunuh saya," pinta seorang wanita muda sambil mengesot menjauh. "Jangan lari kau, Jalang! Perempuan sundal sepertimu itu lebih baik menjadi penghuni neraka," caci seorang lelaki pada seseorang. Sebastiaan menatap puas tembok di depannya yang kini sudah berubah warna dengan semburat warna merah. Lelaki itu tertawa sambil memiringkan bibirnya seraya bergumam sendiri. "Sudah kubilang, jangan pernah berani bermain api denganku jika kau ingin selamat. Tapi, sayangnya kau tak percaya dengan semua ucapanku. Kau sudah kubereskan, tinggal laki-laki yang sudah berani menyentuhmu itu saja lagi yang harus kuselesaikan." Semenjak kejadian itu, suasana perkebunan itu menjadi suram dan mencekam, terlebih ketika rumah itu dijadikan tempat tinggal seorang resesi Perang Dunia II beserta istrinya dan pada akhirnya ditemukan sudah membusuk di dalam rumah itu, tidak ada satupun yang berani berbuat macam-macam meskipun hanya sekedar bercanda. Hingga berpuluh tahun kemudian, ketika ada serombongan kecil mahasiswa yang datang karena ingin mendaki gunung dan malah tersesat di rumah milik Sebastiaan Van de Kroft tersebut dan tidak bisa keluar lagi Suasana mencekam begitu terasa di rumah itu, terlebih saat satu per satu dari mereka harus menerima berbagai teror yang membahayakan nyawa.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Nara menggenggam secarik kertas dan melirik laki-laki itu sepintas, "Saya akan membacakan poin-poin yang harus Bapak patuhi. Poin pertama, jangan sentuh saya sampai saya wisuda. Saya tak ingin hamil sebelum lulus. Poin kedua, jangan menganggap pernikahan ini nyata. Jangan menganggap saya sebagai istri, sebenar-benarnya istri. Saya pun tak akan menganggap Bapak sebagai suami. Poin ketiga, jangan membebani saya dengan pekerjaan rumah tangga, saya tak suka. Poin keempat, Bapak bebas berpacaran dengan wanita lain yang Bapak cintai dan saya juga berhak jatuh cinta pada laki-laki lain, yang lebih muda dari Bapak tentunya. Poin kelima, Bapak jangan melarang saya bergaul dengan teman-teman dan beraktivitas di luar rumah, saya juga nggak akan melarang Bapak. Poin keenam, izinkan saya untuk menjadi diri saya sendiri. Poin ketujuh, kita akan tidur seranjang, tapi tolong jangan macam-macam sama saya." Nara menghela napas. Ada rasa lega yang seolah menjalar ke seluruh bagian tubuhnya. "Boleh aku meminta sesuatu juga darimu?" Argan menatap wajah polos dan cute Nara begitu menelisik. "Aku nggak minta banyak. Cukup sayangi anakku. Minimal bacakan cerita sebelum dia tidur dan kecup keningnya. Itu saja." Argan menatapnya datar. Ia beranjak dan melangkah menuju kamar. Kisah pernikahan perjodohan dosen berusia 32 tahun Bintang Arganta Yudha dan mahasiswi berusia 19 tahun Chandragitha Nara dengan segala kisah yang mengaduk-aduk perasaan. Ini tentang cinta, keluarga, dan ketulusan.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

Di pinggiran sebuah desa, terdapat sebuah rumah tua yang dikenal dengan kisah-kisah menakutkan dan keangkerannya. Banyak orang mempercayai bahwa pemiliknya menghilang tanpa jejak, meninggalkan aura misterius dan arwah yang berkeliaran di dalamnya. Dalam suasana yang mencekam, Rani, seorang remaja petualang, memutuskan untuk mengajak teman-temannya—Budi, Mira, dan Andi—menjelajahi rumah tersebut. Mereka berharap dapat menemukan sesuatu yang menarik untuk diabadikan di media sosial, tetapi apa yang mereka temui jauh lebih dari sekadar barang-barang lama. Setibanya di sana, suasana seram mulai menyelimuti mereka. Suara langkah kaki misterius dan bayangan samar membuat ketegangan meningkat. Ketika mereka menemukan sebuah kotak kayu tua berisi benda-benda aneh, rasa ingin tahu Rani mendorongnya untuk menggali lebih dalam, meskipun teman-temannya mulai merasakan ketidaknyamanan. Malam semakin larut, dan kehadiran sesuatu yang jahat mulai terasa. Saat menjelajahi lantai atas, mereka menemukan cermin besar yang memancarkan aura aneh. Ketika Rani mendekatinya, dia merasakan kehadiran sosok lain di balik bayangannya. Suara berat menggetarkan hati mereka saat sosok misterius itu muncul, menuntut jawaban atas kedatangan mereka. Dalam sekejap, suasana berubah menjadi kacau saat pintu keluar tertutup dan sosok itu berusaha menyeret mereka ke dalam kegelapan. "Bayangan di Balik Cermin" adalah kisah horor yang menggugah, penuh dengan ketegangan, misteri, dan pertempuran melawan ketakutan. Saat Rani dan teman-temannya terjebak dalam rumah yang dihantui, mereka harus menemukan jalan keluar sekaligus mengungkap misteri yang menyelimuti tempat itu. Dengan ancaman yang semakin mendekat dan pilihan yang semakin sedikit, mereka harus berjuang melawan kegelapan yang ingin menguasai mereka. Dalam pencarian mereka, mereka menyadari bahwa tidak semua yang hilang bisa ditemukan, dan terkadang, rahasia yang paling kelam justru bersembunyi di dalam diri kita sendiri.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
NEVER ENOUGH

NEVER ENOUGH

YG
Serakah.. Itulah sifat manusia kebanyakan yang tak pernah puas dengan apa yang dimilikinya hingga ketika mereka menemukan cara salah agar mampu meraih kesuksesannya dalam memenuhi standar hidup dan pada akhirnya semua menjadi malapetaka. Tidak pernah cukup meskipun ada bintang dan bulan di dalam genggaman yang telah berhasil dicuri. Setidaknya manusia seperti itulah yang memberikan pelajaran bagi manusia lainnya untuk terus hidup dengan cara yang seharusnya, Bekerja keras dan membuahkan hasil. Sekarang Devan mengerti mengapa Iva tidak begitu menyukainya, sosoknya mengingatkan pada Vania dan terpenuhilah kebelengguan iri padanya. Iva... Kejadian ini telak memukul harga dirinya ke paling dasar dimana ia akhirnya tahu kenapa tidak perlu repot-repot berusaha terlihat baik di depan mendiang mertuanya. Yudhi memilih jalan seperti ini pada akhirnya, memfokuskan pada kedua anaknya dan masih mencoba untuk memberi semangat pada istrinya. Ya. Semuanya berlalu dan Yasmine sudah menyelesaikannya berkat Hana, satu-satunya orang yang ia percaya. Bukan berarti, keluarganya sendiri adalah pengkhianat. Yasmine teramat dalam mencintai keluarganya dan tidak ingin menambah banyak beban disela kesibukan mereka. Sekarang tak perlu mengkhawatirkan apapun, semuanya sudah selesai dan keluarga Adiwijaya mulai memfokuskan diri mereka mengurus wasiat ini. Begitupun dengan Hana, tugasnya sudah selesai dan membayar balas budi pada Vania. Ia harus kembali ke tempatnya. Dan Devan? Ia tidak siap dan tidak akan pernah siap tentang kepergian Hana. 4 tahun sudah waktu yang cukup lama memberinya pengaruh akan keberadaan gadis itu. Ketulusannya pada keluarga Adiwijaya sudah cukup membuktikan bahwa Devan menginginkan Hana seperti Yasmine -mendiang eyangnya. Dan 4 tahun bukan waktu yang cukup dan tidak akan pernah cukup akan kebersamaan mereka. Devan ingin Hana tetap berada di Indonesia, dalam jangkauannya dan berjalan beriringan. Bagaimana Devan bisa menahan Hana untuk tetap tinggal?
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
A Trap

A Trap

Wanita Yang Tegar
Allena Maura Mahardian, seorang gadis cantik dan manis yang bekerja di sebuah Cafe di pusat kota Jakarta. Allena adalah karyawan yang sangat rajin dalam bekerja, bahkan ia selalu dipuji oleh pemilik Cafe tersebut. Allena Maura Mahardian adalah gadis yatim piatu, kedua orang tuanya telah meninggal dunia karena sebuah kecelakaan yang direncanakan. Pada saat itu, usianya masih lima belas tahun. Ia sangat sedih mendengar kabar bahwa kedua orang tuanya telah pergi untuk selama-lamanya dan tidak akan kembali lagi. Sejak saat itulah, Allena Maura Mahardian memutuskan untuk mencari pekerjaan dan hidup mandiri karena harta kekayaan kedua orang tuanya telah jatuh ke tangan seorang pria tua sekaligus pembunuh kedua orang tuanya. Setelah dua minggu bekerja di sebuah Cafe, Allena Maura Mahardian kembali mengalami nasib yang sangat buruk. Rekan kerjanya yang sangat membencinya dengan tega menjebak dirinya dan menyerahkannya pada seorang pria yang sangat misterius dan memiliki sifat layaknya seorang iblis. "Kau tidak akan bisa kabur dariku, sayang!" teriak Pria itu. "Aku hanya dijebak dan dijadikan sebagai penebus hutang oleh teman-temanku," ujar Allena Maura Mahardian. "Aku tidak perduli dengan ucapanmu sayang. Kau akan tetap menikah denganku!" tegas Pria itu. "Tolong mengertilah," lirih Allena Maura Mahardian. Air matanya mengalir begitu saja, ia berusaha untuk menolak menikah dengan pria berhati iblis yang berada di hadapannya. "Jangan berbicara lagi sayang. Malam ini juga kita akan menikah jadi persiapkanlah dirimu!" tegas Pria itu. Pria itu pun pergi meninggalkan Allena yang menangis tersedu-sedu. Novel ini akan dilanjut setiap hari
Bab Populer
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai budi doremi tolong lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
333435363738
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status