Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Janda Anak Satu

Pesona Janda Anak Satu

Ane Rifkoh
Perempuan mana yang tak sedih dan kecewa, disaat ia baru saja melahirkan anak pertamanya. Justru itu menjadi hari paling buruk dalam hidupnya. Itulah yang dirasakan Laila, perempuan cantik nan mempesona itu telah diceraikan dan diusir oleh suaminya sendiri, karena melahirkan anak yang tidak sesuai dengan keinginan keluarga suami. Aneh bukan? Dimana orang akan bahagia melahirkan anak lelaki sebagai pewaris, tapi tidak dengan anak yang di lahiran Laila, ia justru dibuang dan tak dianggap oleh ayah kandungnya sendiri. Ada apa dengan keluarga itu? Tiga tahun setelah perceraiannya, banyak pria yang mendekatinya. Tapi Laila enggan membuka hatinya, kedekatan dengan banyak pria mengubah hidupnya menjadi lebih kuat dan mandiri. Ia sampai berpikir tak butuh laki-laki di dunia ini. Namun kalimat itu terpatahkan sampai pada akhirnya Malik, kekasih dimasa lalunya mampu membuat Laila luluh. Akankah mereka bersama kembali dengan status yang lebih serius? Atau Laila tetap nyaman dengan status jandanya? Ikuti kisahnya yuk.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai candra malik
Baca
+Pustaka
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai candra malik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status