SI KAYA YANG DIKIRA MISKIN
Wajah Dea nampak memerah karena menahan malu, ia hanya terdiam, tanpa berkata apapun.
"Dan saya ingatkan kamu ya De, jangan sesekali kamu tuduh kami pengangguran yang tak punya penghasilan, sampai-sampai kamu mengira kami makan dari uang gajimu dan suamimu. Gak! Itu semua tidak benar.
Suami saya pekerja keras, dia pembisnis , apa perlu saya sebutkan nominal keuntungan yang di dapat suami saya? Hah?" hardik Fitri yang mulai naik pitam.