Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Outsmarted by a Smart House

Outsmarted by a Smart House

I, Gianna Johnston, am born into a family of prodigies. My dad, Henry Johnston, is a computer science professor from Hafford University. My mom, Naomi Liddell, is a medical professor at Starvard University. And my brother, George Johnston, is an international math olympiad champion. Meanwhile, I'm barely passing my math classes at school. George gets so mad at me that he immediately writes down three full sets of math exam questions and exclaims, "You're so dumb that you're nothing but an embarrassment to Mom and Dad and me! "Don't you even think about leaving the house and embarrassing us again without completing all these math questions!" Mom then forces a few pills straight down my throat. Those pills are one of her inventions, called "smart pills". However, she doesn't care that I'm choking so hard on them that my eyes roll to the back of my head. "Stop using excuses, saying that you're tired or sleepy. These pills will keep you up for 24 hours without sleep. That should be enough time for you to complete all those math problems!" Dad then turns on "Strict Mode" on the smart house system, Domi. He says to me, "And don't even think about escaping the house to look for help. I will lock the door and cut off every signal going in or coming out. If you don't finish your work in time, nobody will even care if you die here!" After that, the three of them leave me behind and head off for their vacation in Hervaii. While shutting the door behind them, however, the vase of flowers full of water suddenly crashed into Domi's control panel. I'm choking so hard on the pills that I feel asphyxiated. I keep banging my fists against the front door for help. However, Domi, who has now short-circuited, keeps repeating, "Please complete your math questions, Gianna. Study hard and be a good student. "Study hard and be a good student. "Study hard and be a good student." I grip the sheets of math problems in my hands in agony. Will Mom, Dad, and George finally be happy when they see that I'm giving up my life for this?
Baca
Tambahkan
Patah Hati Jam 4 Pagi

Patah Hati Jam 4 Pagi

Pukul 4 pagi, suamiku, Arvian, membangunkanku dengan lembut. Suaranya lembut, "Elisa, sayang, bisakah kau melakukan sesuatu untukku?" Tapi kata-katanya berikutnya menghancurkan semua harapan. "Selina lapar. Buatkan dia sup ikan." Selina adalah pembantu kami, dan dia juga selingkuhan Arvian yang sedang hamil. "Aku baru saja mendapat ikan yang segar. Pergi ke dapur dan buatkan semangkuk sup untuknya. Khusus untuk pewaris Keluarga Mahendra." Aku menolak dengan suara yang dingin. Amarahnya pun menyala dalam sekejap. "Jangan keterlaluan, Elisa." "Apa membuat sup itu terlalu sulit bagimu?" Aku menggeleng dan tetap diam. Tangannya mengusap pipiku, dan senyum merendahkan tersungging di bibirnya. "Baiklah, Elisa. Jadi kau sudah berani menentangku sekarang." "Pikirkan baik-baik, Elisa. Apa kau benar-benar ingin tetap menjadi bagian dari Keluarga Mahendra?" "Dan posisi sebagai pengacara keluarga? Pikirkan apa kau masih menginginkan semua itu... lalu beri aku jawabanmu." Melihat kesombongan di matanya, sisa cinta terakhirku padanya pun lenyap. Aku mengeluarkan ponsel dan menekan nomor yang sudah lama tak kuhubungi. "Aku ingin keluar dari Keluarga Mahendra."
Cerita Pendek · Mafia
4.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
ISTRI 48 JAM TUAN CEO

ISTRI 48 JAM TUAN CEO

"Mas, ayo kita bercerai!" Sebaris kalimat itu meluncur dengan lugas dari mulut, Jasmine Adrielle Zivanna (22 tahun). Pagi ini tepat 48 jam mereka baru saja melangsungkan pernikahan, tapi dengan beraninya Zee menggugat Kayvandra Shawn Dirgantara (27 tahun) untuk berpisah. "Jangan bercanda, nggak lucu, Zee." Timpal pria yang masih membiarkan letak resleting celananya terbuka. Kay tertawa geli, ia menggeleng kecil sambil berkacak pinggang di tepi ranjang. "Aku serius, Mas." Jawab Zee sambil memegang erat ujung selimut yang membungkus tubuhnya hingga bagian dada. Ya. Mereka adalah sepasang pengantin baru, dan mereka telah melewati malam pertama dengan penuh cinta yang membara. "Aku sudah memenuhi kewajibanku padamu, Mas. Kamu senang kan sudah mendapatkan bukti jika aku masih perawan. Lagi pula nggak lucu kalau sampai orang lain tahu, janda Kayvandra Shawn Dirgantara, pemilik perusahaan garmen ternama .... masih virgin." Zivanna, perempuan muda itu pasti memiliki alasan kuat saat menginginkan perpisahan secara sadar. "Kamu sudah gila, Zee?" raut wajah Kay berubah tidak santai, ia menurunkan bahunya perlahan. "Iya, aku memang sudah gila, Mas. Oleh karena itu cepat talak aku sekarang untuk menyudahi kegilaan ini!" Perempuan berkulit putih bak batu pualam dengan rambut kemerahan tergerai sepunggung itu menatap tajam presensi Kay yang mati-matian sedang menahan emosinya. Tapi kenapa Zivanna mendadak memutuskan untuk mengambil jalan perceraian ketika mereka baru saja melewati malam pengantin 48 jam dengan penuh gelora? Apa yang sebenarnya sudah terjadi dengan perempuan yang selalu dipandang Kay adalah wanita termanis dan lemah lembut itu? Kenapa sekarang Kay melihat Zee menjadi sosok tegas dan penuh percaya diri?
Romansa
108.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Baca
Tambahkan
Cara Tukang Koran Menjadi Milyarder

Cara Tukang Koran Menjadi Milyarder

MMP
Cahyadi Widjoyo adalah seorang bocah kecil yang sudah menjadi tukang koran keliling selama 2 tahun dipinggiran kota besar sebelum diangkat menjadi anak oleh Mr. Broto, seorang pengusaha garment dari Ibukota Provinsi. Setelah kematian Mr. Broto yang tiba-tiba, cahyadi widjoyo ‘terlempar’ kembali ke jalan, namun berkat kegigihan dan keberaniannya, dia bisa mencapai posisi tertinggi di dunia bisnis dan menjadi Milyader termuda di Negeri ini. Tanpa disadari oleh Cahyadi, perjalanan hidup yang telah dia lalui dan keputusan bisnis yang diambil olehnya ternyata membawa dia untuk membuka tabir rahasia yang selama ini tersimpan rapat di antara keluarga-keluarga kaya di negeri ini. Cara Rahasia inilah yang bisa membuat seseorang menjadi Milyarder ...
Urban
102.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Back to the Past: Setting Him Free

Back to the Past: Setting Him Free

Sebastian Pena hates me for a whole decade after his true love's death. I try to please him at every turn, but he merely scoffs. "If you really want to make me happy, you should go to hell." That hits hard. However, when a truck hurtles toward me, Sebastian throws himself at me. He saves me, but he dies in a pool of his blood. Before he breathes his last breath, he looks into my eyes and says, "If only… I'd never met you…" His mother is devastated at his funeral. "I should've given Sebastian and Gillian my blessings. I should never have forced him to marry you!" His father resents me. "Sebastian saved you three times—he was a good person. Why weren't you the one who died?" Everyone regrets having Sebastian marry me, myself included. I'm kicked out of the funeral. Three years later, someone invents a time machine, and I travel back in time. This time, I'm going to sever all ties with Sebastian. Everyone will get the happiness they deserve.
Cerita Pendek · Romance
38.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Smart Speaker Exposed My Wife’s Affair

The Smart Speaker Exposed My Wife’s Affair

I was cleaning up the house on the second day after my wife went for a business trip. I casually instructed the smart speaker. “Smart, play some music.” However, I heard a husky, strange male voice. “Sure. I’m the Sun that loves you. Plus, Lindy, I would like to remind you not to forget about your birthday surprise for Sam tonight.” I stiffened and found the music particularly annoying. Linda Clark was my wife, but I had no idea who Sam was. I immediately called my wife. “Did you use the smart speaker at home?” Linda paused for a moment before she laughed indifferently. “Oh, my friend visited me a few days ago. She might have connected her account to it. What’s wrong?” I laughed and told her it was nothing. After hanging up, I found the login record of the speaker and hailed a cab. I headed straight to the registered company associated with the unfamiliar account on the record.
Baca
Tambahkan
Le centième bracelet : la fin de notre histoire

Le centième bracelet : la fin de notre histoire

Chaque fois que mon mari me trompe, il m'offre un bracelet de jade. En quatre ans de mariage, j'en ai accumulé quatre-vingt-dix-neuf, et je lui ai pardonné autant de fois. Cette fois, il est parti en voyage d'affaires trois jours. À son retour, il m'a rapporté un bracelet, qui vaut des millions. Je le sais : il est temps de lui dire que je veux divorcer.
Baca
Tambahkan
Mia Cara (Temptation Series Book 2)

Mia Cara (Temptation Series Book 2)

Marcus Donnelly at twenty-six is one of the most successful and famous painters in the whole country. His masterpieces on contemporary art have sold for millions making him quite a well-known figure in the world of Fine Arts. However, after a mishap, two years ago, he develops a painter’s block which he’s unable to overcome. He has almost given up hope when he lands up at a beautiful beach house on Long Island. The positive atmosphere in the house coupled with the presence of a young, delicate girl willing to work as his housekeeper, compels him to buy the property. Will he be able to get over his block? What will happen when he falls head over heels in love with the young girl? Can he control his feelings when they turn into an obsession? What will happen when he uncovers secrets of her past life that drive her away from him? Cara Rose Sullivan is a sweet, eighteen-year-old, school dropout who is struggling to make ends meet after her parents' death. The sole breadwinner of her family, she is somehow providing for her three small siblings by taking up odd jobs. So when the very attractive Marcus Donnelly offers her a permanent job, can she decline it? Can she stop her heart from beating fast every time he’s near her? What will she do when he seems to be always near her? What will she do when he seems to invade her dreams as well? Read this heart-stopping, emotional roller-coaster of a love story that will keep you spell-bound!
Romance
916.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan

Cara Berhenti Menyukai Gebetan dalam 1 Bulan

aoillies
Dia tak punya memori ketika SMP, kadang hanya kilasan-kilasan pendek yang muncul seolah ingin mengejeknya yang tak tahu apa-apa. Dan dia tak benar-benar tertarik mencari tahu apa yang terjadi--atau, itulah yang dia perlihatkan ke orang-orang. Kesempatan untuk mencari tahu kembali muncul ketika sahabat lamanya muncul di hadapannya dengan tubuh berlumuran darah, persis seperti kilasan yang kadang muncul hanya untuk menakutinya. (Seri Kedua "Stage Play" setelah How to Befriend the So Called Classmate)
Fantasi
74.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status