Impian Keluarga Bahagia
Menenggak anggur yang ada di dalam gelasnya dengan sekaligus, mata Cherry mulai melengkung menjadi bulan sabit saat dia tersenyum pada Snow, yang dengan semangat meminum teh yang ada di tangannya dalam satu tegukan.
Setelah itu, keduanya mengobrol sebentar. Perlahan-lahan, penglihatan Snow mulai tampak samar. Ketika dia menatap Cherry lagi, kebaikan di wajah Cherry perlahan berubah menjadi seringai yang tajam.
"Che ... Cherry, kau ..."
Untuk sesaat, kepala Snow terasa berat dan pandangannya kabur. Kemudian, tubuhnya terjatuh dengan keras, seketika dirinyaa pingsan.
Sikat na Kabanata