Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Bapak menutup panggilan, dan Ninik Geren menatapku penuh tanda tanya. "Kilau koweh?" Ia bertanya 'bagaimana' dalam bahasa daerah. Dukun beranak yang konon juga membatu persalinan Umak saat melahirkanku itu hanya menggunakan satu bahasa, aku yang sedikit kesulitan menggunakan bahasa daerah. Hanya beberapa kosakata saja yang kumengerti, jadi agak susah berkomunikasi dengan Ninik Geren. Mengandalkan Umak? Mana mungkin. Beliau wanita jawa tulen, juga pasti tak akan mengerti.
5.56.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU

"Mama pernah ngomong sesuatu pada Nindiya?" "Maksudmu apa?" tanya Bu Juliana, mengernyit seraya memandang lekat pada putranya. Khai menatap sang mama dengan serius dan penuh selidik. "Apa Mama pernah bicara sesuatu pada Nindiya yang membuatnya mendadak memutuskan hubungan kami waktu itu?"
1022.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

"Ya sudah, kita cari makan dulu. Mas mau makan apa?" "Terserah kamu. Aku makan apa yang kamu makan." "Aku makan daun, apa Mas juga akan makan daun?" ledek Aini. "Iya. Apapun itu." Zain tahu dirinya sedang dikerjain. Ia tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk kembali dekat dan mengambil hati Aini. "Oke. Kita cari lapangan," sambung Aini seraya tertawa.
1056.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

tanyanya lebih tegas. “Airnyaaa! Ini kerannya gila! Aku cuma putar dikit, malah kayak tsunami!” teriaknya putus asa. Dari belakang, Keenan yang baru datang menahan tawa, mencoba menempelkan telinganya ke pintu. "Yakin nggak mau aku bantu?" ucap Revan menggoda. “Tidak perlu, aku bisa sendiri!" katanya setengah kesal.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Terdengar Vivi bertanya. “Aku mau ajak kamu nonton ke bioskop. Ada film korea baru, loh, yang dibintangi Seul Bi. Udah tayang di bioskop.” Vivi berkata, “WAH!” Terdengar sorakannya sambil tepuk tangan. “Gimana, mau pergi?” Kuraih ponsel di saku dan langsung mengirim pesan. Terdengar dering notifikasi. Vivi belum menjawab pertanyaan Rama, kurasa dia sedang memeriksa ponselnya.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Fitnah Berujung Menikah

Fitnah Berujung Menikah

Tanya Kiano “Bentar lagi juga kelar kok. Sebenernya juga pengen kelar cepet juga.” “Terus ngapain lama-lama?” “Bawel lo yak nanyanya.” Ujar Yura kesal. Kiano terkekeh lagi, “Yaudah makan dulu ya Yur laper gue anjir dari tadi sore kaga makan.”
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan CEO

Istri Kesayangan CEO

“Mama nanya, apa kamu suka banget sama Tante Yovi?” Yuna bertanya dengan lembut. Dia ingin tahu seberapa pentingnya Yovi di hati putranya. “Suka!” Kenzi mengangguk tanpa ragu sama sekali. Yuna kembali bertanya, “Seberapa … suka?” “Emm ….” Kenzi tidak tahu bagaimana mendeskripsikannya. Yuna mencoba untuk bertanya, “Emm, begini saja, kamu lebih suka Tante Yovi atau lebih suka Papa dan Mama?”
9.12.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82.8K kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Tampilkan Ulasan (465)
Baca
+Pustaka
Momma
seru lagi nich bab 2174 Yuna lagi nego dgn Fred... 1 anak lagi Nathan ya... Shane pasti seneng... Yuna km hebat dech... Ratu aja bs km kendalikan... mulai aemakin terkuak... yg kasian dokter ya... semoga dokter n kel selamat...
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Kupinang Kau Walau Tak Berayah

Kupinang Kau Walau Tak Berayah

Rupanya Hanni tak bisa menahan keinginannya lebih lama. "Iya," sahut Raditya tanpa menoleh pada Ibunya. "Yangti! Toyong abilkan kuda poni Aiya!" Hanni mengambil kuda poni yang ada disebelah kakinya. "Thankyu, Eyang uti!" ucap Aira dengan senyum cerianya. "Sama-sama, Sayang." Netra wanita setengah abad itu tampak sendu saat menatap sang cucu dan anak nomor duanya itu bergantian.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Two Sides Of The Same Coin

Two Sides Of The Same Coin

Makat dari itu, Kanna mengajak Junko dan Ryota untuk liburan musim gugur di Kyoto. "Kuil ini katanya bisa mengambulkan seluruh keinginan yang di minta," ujar Kanna. Dia menangkupkan tangannya kemudian fokus berdoa. "Bukankah semua kuil sama saja," gumam Ryota pelan, tak ingin mengganggu orang lain yang juga sedang berdoa. Selesai berdoa Kanna langsung melotot ke arah Ryota, "Beda!!" bentaknya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai yukionna to kani wo kuu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status