Sebening Tirta
Koridor di tempat ini lebih dominan nuansa putih yang menenangkan, walaupun faktanya mendengar kata Medica Center saja bisa membuat seseorang dengan tingkat traumatis berat akan pengobatan dan terapi bergidik ngeri hingga mual-mual.
“Jadi, Dokter. Bisa kau terangkan apa maksud perkataanmu tadi? Aku, spesialis status dramaticus? Hei, kau mau aku cepat keriput, ha?” Wanita itu telah kembali dari lorong yang berlawanan entah sejak kapan. Lalu tiba-tiba saja dia sudah menyejajari langkahku, kini di tangannya tak ada lagi tumpukan berkas yang tertinggal hanyalah wajah kesalnya dengan bibir manyun yang menggemaskan. Aku hanya memandang dengan senyum geli untuk sekedar menggangunya.
Chapitres populaires