Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pangeran Terbuang Qin

Pangeran Terbuang Qin

Suheri
Semua orang menilainya buruk, padahal dia hanya seorang anak kecil yang tidak tahu apa-apa. Tapi mengapa itu terjadi padanya? Malam berdarah itu telah menggelapkan mata Kerajaan Qin. Di malam itu menjadi awal mula kelahiran seorang anak yang diramal akan menjadi kehancuran Kerajaan Qin. Pangeran kecil Qin, ialah satu-satunya Pangeran yang lahir di malam berdarah itu, Ibu-nya meninggal demi menyelamatkannya, dan ayah-nya, sang Raja yang seharusnya menolongnya, hanya bisa diam tanpa bisa berbuat apa-apa. Qin Fan yang seharusnya menjadi Pangeran Mahkota dia malah berada di suatu tempat kumuh dan tidak layak tinggal, tempatnya sekumpulan pengemis berada. Mengapa begitu? Lalu bagaimana kehidupan Qin Fan sekarang? "Qin Fan! Kau mencuri lagi?!" "Jika aku tidak mencuri, bagaimana bisa aku makan? Aku hanya ingin makan. Tetapi Kakek terlalu banyak melarang. Jika mengikuti Kakek, lama-kelamaan aku bisa mati kelaparan dengan larangan mu itu. Atau Kakek ingin kumakan?" "Jangan gila kau!" By Suheri
102.5K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Pawang Cinta Presdir Misterius

Pawang Cinta Presdir Misterius

Haryulinda
'Kau bayar dengan tubuhmu, atau membiarkan ayahmu mati?' Kalimat itu terngiang-ngiang di kepala Erin sepanjang jalan. Erin tidak bisa menentukan pilihan saat ini.Di antara dua pilihan tidak ada yang memberi dampak positif. Jika memilih membayar dengan tubuh, sama artinya Erin akan membunuh ayahnya secara perlahan. Jika tidak memilih, maka akan membunuh sang ayah lebin cepat. Pilihan terlalu sulit baginya, hingga membuat frustrasi. Namun Tuhan tidak diam, Erin diberi jalan lain. Sebuah tawaran dari pria misterius dengan bayaran cukup fantastis datang pada Erin. Hanya persoalan utamanya, Erin harus mengendalikan orang yang bisa saja  merenggut segalanya dari Erin. Pilihan mana yang akan diambil oleh Erin? Lalu, bagaimana kehidupan selanjutnya yang dijalani Erin?
102.0K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

Di tengah sibuknya Tokyo, dua insan asing dipertemukan secara tak sengaja, dengan cara terkonyol, dan pada waktu yang tak terduga, tetapi seolah semua sudah diatur semesta. Diikuti oleh langkah yang ragu, kalimat yang terbata, dan pesan-pesan kecil yang perlahan membentuk ruang hangat di antara mereka. Tokyo Love Letter: Hibiki adalah kisah tentang keheningan yang berbicara, tentang hari-hari biasa yang tiba-tiba terasa berarti, dan tentang seseorang yang muncul begitu saja… lalu perlahan menjadi tempat untuk kembali dan menjadi diri sendiri. Ini bukan cerita tentang jatuh cinta dengan cepat, tapi tentang merasakan cinta tumbuh tanpa disadari lewat kebetulan, lewat jarak, dan lewat hal-hal kecil yang tak pernah kita rencanakan.
854 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Love Is Complicated

Love Is Complicated

Feroza
"Aku hanya tak terima diputuskan begitu saja. Aku bahkan tak tahu letak kesalahanku dimana." Steve memainkan kaleng sodanya yang sudah tandas. "Kau tak memiliki salah apapun," balas Lynn. Rasanya Lynn ingin mengatakan bahwa Rose memang tak pantas untuk Steve, Rose tak pantas mendapat cinta Steve. Namun, kalimat itu hanya menggantung di kepalanya. Dia tak mungkin berani mengatakan hal itu pada Steve. "Aku bisa membantumu ... move on dari dia!" ujar Lynn sontak Steve memandangnya. Tatapannya redup, berkabung luka patah hati. Lynn membalas tersenyum, mengangguk menyakinkan Steve bahwa dia benar-benar bersungguh-sungguh dengan ucapannya. Steve menghela napas kasar. Seluruh jiwanya direbut Rose, apakah masih ada cela melupakannya? Steve bahkan tak yakin dengan dirinya sendiri.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Keluarga Sempurna untuk Anak Tunadaksa

Keluarga Sempurna untuk Anak Tunadaksa

Mami Mochi
Terlahir dengan istimewa tak membuat Alara Diba Afsana putus asa dan minder di tengah kalangan anak seusianya. Sejak kecil, Alara di titipkan di rumah sang Nenek karena Papa yang sibuk bekerja. Sedangkan Mama? Alara tidak mengetahuinya. Papa tidak pernah menceritakan sosok Mama pada Alara. Tak ada yang mau terlahir seperti Alara, ejekan, hinaan hingga gunjingan Alara terima dengan diam tanpa melawan. Hingga suatu sore, Alara tak sengaja bertemu perempuan berhijab bersama beberapa anak seusianya yang tengah bermain di taman. Alara hanya melihat tak berani mendekat. Bunda. Setidaknya kata itu adalah kalimat yang mereka ucapkan kepada perempuan berhijab itu. Betapa murah senyum perempuan berhijab itu kepada mereka semua, bermain dan melempar canda bersama anak-anak begitu gembira. Lantas, tak sengaja kaki kecilnya berjalan menuju mereka. Ingin sekali Alara ikut bermain dan tertawa bersama, tapi apakah boleh? Apakah boleh Alara ikut merasakan kebahagiaan mereka ketika Alara sendiri terlahir dengan keistimewaan yang membuatnya dijauhi banyak orang? "Hai! Adek mau ikut bermain?" Tanya perempuan berhijab itu dengan nada yang lembut. "Bunda." Perempuan itu mengerutkan kening heran, lantas mengerti maksud kalimat "Bunda" dari Alara. "Iya, adek boleh kok panggil kakak Bunda. Sama seperti yang lain." Alara menatap perempuan berhijab yang tersenyum manis kepadanya dengan mata berkaca, "Boleh tidak Bunda jadi Bundanya Alara?" Perempuan itu merasa aneh dengan pertanyaan Alara, namun ia berusaha menanggapi pertanyaan Alara dengan senyuman, "Jadi adek namanya Alara, ya?" Alara mengangguk. "Iya, boleh kok Alara anggap Bunda jadi Bundanya Alara juga." Satu hal yang tidak perempuan berhijab itu sadari. Jika Alara menginginkan ia menjadi Bundanya, Bunda hanya untuk Alara. ***
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Paman, Aku Layak Menjadi Isterimu

Paman, Aku Layak Menjadi Isterimu

Setelah dikecewakan di kehidupan lamanya dan meninggal karena sebuah penyakit langka, Willa Anderson mendapati dirinya terbangun di dalam tubuh yang lain. Di hari pertamanya, dia bertemu dengan Aaron Harris yang mempesona dan langsung tergila-gila. Usianya baru saja melewati angka 19, tapi dia sudah memutuskan untuk menikahi pria dengan dua anak tersebut. “Paman, aku bersedia menelan racun untukmu.” Willa menatap wajah menawan Aaron tanpa malu-malu dan mengatakan kalimat itu di pertemuan pertama mereka. “Aku akan menjadi ibu yang baik bagi anak-anakmu,” ujar Willa di kesempatan lain hingga membuat Aaron sakit kepala. Ethan, putera Aaron yang berusia 14 tahun nyaris mengamuk setiap mendengar ocehan Willa. Sementara adiknya, Olivia telah menjadi sekutu kecil bagi gadis itu.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Godaan Hasrat Pria Terlarang

Godaan Hasrat Pria Terlarang

“Jangan pernah main api, Indy.” Satu kalimat yang Indy dapatkan sebelum bibirnya dicumbu dengan penuh hasrat oleh seorang pria yang usianya jauh di atas Indy dan gilanya pria itu adalah Dimas Berlian, Dirut salah satu perusahaan kosmetik terbesar si Indonesia dan ayah sahabatnya sendiri! Indy tahu dia bermain api, Indy tahu apa yang ia perbuat salah. Tapi, cumbuan, sentuhan dan sorot mata Dimas yang selalu memandangnya dengan tatapan menggoda tak mampu membuat Indy menolak pesona pria matang tersebut. Indy dibuat makin terjerat dan terbelit tanpa ampun dalam cinta penuh gairah namun mematikan. Cinta penuh halangan dari orang sekitar, calon mertua, dan cinta masa lalu. Cinta yang penuh amarah namun berakhir panas dan liar di ranjang.  
10770 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
Terjerat Cinta Tuan Penguasa Hiburan Malam

Terjerat Cinta Tuan Penguasa Hiburan Malam

"Kami mafia, bukan pemuka agama. Pengampunan tidak ada dalam acara" Ariadna bergidik mendengar kalimat tanpa ruang diskusi itu. Benar juga, suaminya bukan orang biasa. Menikah dengan mafia bukan bagian dari rencana hidup Ariadna. Tapi ketika ayahnya terseret skandal dan satu koper “uang cinta” berubah jadi berita nasional, pilihannya hanya dua: menikah atau ikut tenggelam bersama keluarganya. Vernando Maheswara, CEO Klub Malam sekaligus mafia berdasi,, menerima pernikahan itu tanpa banyak tanya. "Aku menikah bukan untuk berpisah" katanya ketika Ariadna menawarkan pernikahan kerjasama. Tapi semakin Ariadna mengenalnya, semakin ia sadar: pria ini menyimpan rahasia yang jauh lebih kelam daripada dunia hiburan malam. Sekarang, ia tinggal serumah dengan pria paling tenang, paling berbahaya—dan mungkin... paling menghancurkan.
10663 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
More than Marriage

More than Marriage

RoseeLily
Sudah jatuh tertimpa tangga. Sepertinya kalimat itu cukup untuk menggambarkan derita hidup seorang Allen Caitlin. Dalam semalam hidup Allen berubah total. Batal bertunangan dengan laki-laki yang dicintainya. Fakta bahwa dirinya hanya anak tiri, diusir dari rumah, dan dikeluarkan dari kampus hanyalah awal penderitaannya. Tahu kenapa? Karena setelah lima tahun berjuang melupakan malam sialan itu. Agra, laki-laki yang menjadi sebab kesialannya justru duduk di depannya sembari menyodorkan kontrak pernikahan. "Menikahlah denganku, maka semua utangmu di masa lalu kuanggap lunas." (Agra) Keduanya harus terikat dalam hubungan yang rumit. Sebuah pernikahan tanpa ada cinta di dalamnya. Selucu itukah takdir mengikat Allen dengan Agra? Laki-laki yang memiliki sifat lebih dingin dari es. Found me on IG @roseelily16
103.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
I'm Okay(ST Seven)

I'm Okay(ST Seven)

MoonHp
"PAPA SUDAH BILANG JAGA OLIVE! TAPI KAMU TIDAK BISA MEMBUKTIKANNYA! KAMU SELALU MEMBUAT ORANG-ORANG YANG SAYA SAYANGI TERLUKA!" Perlahan Rian mulai membuka ikat pinggangnya. Ia ingat jelas ketika mendiang istrinya—Rindu tertabrak mobil, karena menyelamatkan Sina. Ia juga mengingat Lili meninggal sebab melahirkan Sina. Luka yang Rian alami tak lain dan tak bukan adalah karena Sina—anaknya sendiri. SET! Sina memejamkan kedua matanya kala ikat pinggang itu mencambuk tubuhnya. Gadis malang itu mulai terduduk dengan tubuh gemetar hebat. "Jika Olive mati, papa tidak akan pernah memaafkan kamu!" "Saya bingung, kenapa Tuhan menghadirkan kamu di kehidupan saya!" "Pertama, Lili! Kedua Rindu dan sekarang Olive?" sentak Rian pada anak itu. "Kenapa kamu harus hidup dengan membawa kesialan?!" "KENAPA BUKAN KAMU SAJA YANG MATI!" Mendengar kalimat terakhir tangis Sina pecah. Ulu hatinya tiba-tiba merasa sakit. Dadanya mendadak sesak. PLAK! SEAT! Sina tidak melawan. Ia hanya bisa meringkuk mendapat perlakuan kasar dari ayah kandungnya sendiri itu. Hanya air mata yang bisa menerjemahkan tentang seterluka apa Sina saat ini. "I'm okay." Nyatanya kata-kata itu hanyalah kalimat palsu yang sering Sina tunjukkan. Selama ini Sina tidak baik-baik saja. Ia dihujam ribuan luka dan menyimpannya sendiri. Tak ada yang baik-baik saja kala semua orang membencinya. Tak ada yang baik-baik saja saat semua orang mengharapkan kepergiannya. Sina berharap lukanya berakhir. Namun, nyatanya luka itu terus datang dan membuat luka yang lainnya ikut menganga. Sinar Rembulan redup, sebab sulit bertahan dengan luka di dalam kesendirian. Tak ada tempat baginya untuk bersandar. Tak ada manusia yang memberikannya semangat atau motivasi. Sina kehilangan arah, saat ini gadis itu sudah sampai di puncak keletihan. Lalu harus bagaimana? Mengakhiri hidupn? Atau bertahan dengan luka yang tiada akhir?
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as contoh kalimat larangan
Read
+Library
PREV
1
...
1011121314
...
24
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status