Meet Sweety Girl
jawabku dengan tenang.
"Seseorang? Kamu punya pacar? Wah ... selamat, ya, Del. Akhirnya ada juga yang—" Belum sempat Beni menyelesaikan kalimatnya, aku langsung memotongnya.
"Yang mau, maksudnya?" sambungku dengan wajah kesal.
"Buaahahaaaahaha ...," tawanya memenuhi seisi cafe, mungkin dia lupa di mana dia berada.
"Bukan itu maksudnya, akhirnya ada juga yang bisa dapetin hati kamu, dia beruntung banget," ujarnya dengan ... entahlah, tatapan itu seperti 'tulus' mungkin.
Sikat na Kabanata