Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kornea Untuk Kekasih yang Mengkhianatiku

Kornea Untuk Kekasih yang Mengkhianatiku

Setelah Joey kehilangan penglihatannya, aku rela mendonorkan korneaku padanya tanpa ragu-ragu. Dia bersumpah tidak akan pernah mengecewakanku. Namun, pernikahan kami malah terus diundur sejak kekasih lamanya tiba-tiba pulang dari luar negeri. Di hari ulang tahunku, dia telat memberiku hadiah. Aku menerima hadiah itu dengan penuh penantian. Namun, yang kuterima ternyata adalah dua lembar tiket bioskop. Pertanyaanku padanya malah membuatnya kesal. "Siapa bilang orang buta nggak bisa nonton bioskop? Kamu jadi buta karena keinginanmu sendiri, bukan aku yang mencelakaimu. Jangan asyik ungkit masalah ini!" Kekasih lamanya bersikap sok lembut. "Maaf ya, Kak. Film itu nggak cocok dengan seleraku. Kalau kamu juga nggak mau pergi, buang saja tiketnya!" Aku merobek tiket itu, lalu meninggalkan rumah. Namun, aku malah mendengar bahwa Joey jadi kehilangan akal setelah tidak bisa menemukan pengantin di acara pernikahannya.
Baca
Tambahkan
Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Suamiku adalah dokter yang baik di mata semua orang. Namun, demi menemani anak dari cinta pertamanya bermain di taman dan mencoba meraih hadiah, dia malah menunda penanganan pasien kritis yang menjadi korban kecelakaan. Kemudian, dia bahkan diam-diam menukar obat pasien dan membiarkan pasien itu mati perlahan-lahan agar bisa mendapatkan donor jantung untuk putra cinta pertamanya. Namun, yang tak dia sadari adalah, gadis kecil yang wajahnya tak lagi bisa dikenali akibat kecelakaan itu ternyata adalah putrinya sendiri. Kemudian, dia mencoba menghubungi keluarga pasien dan berharap bisa mendapatkan izin untuk mendonorkan organ. Namun saat panggilan tersambung, suara dering ponselku memenuhi ruangan.
Baca
Tambahkan
Rahasia Asrama Seni

Rahasia Asrama Seni

Aku seorang mahasiswa baru. Pelatihan ospek baru selesai kemarin. Pacarku yang sudah menahan rindu hampir setengah bulan, langsung tak sabar memanggilku ke asrama putri. Dengan bantuan dia dan teman asramanya yang membantuku bersembunyi, aku berhasil lolos dari pemeriksaan ibu penjaga asrama dan diam-diam menginap semalam di sana ….
Baca
Tambahkan
Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Begitu mulai makan, suamiku langsung tidak dapat mengendalikan mulutnya. Pengalaman tragisku saat masih sekolah pun menjadi “obrolan” dia dan teman-temannya. “Dulu, dia ditelanjangi di kamar mandi. Habis itu, dia dipukul sampai merangkak di lantai, tapi tetap nggak berani bersuara. Kalau bukan karena aku baik hati ....” Kesabaranku akhirnya sudah habis. Aku pun mengajukan cerai. Namun, dia tidak peduli. “Ini cuma candaan kok. Lagian, kejadian itu sudah berlalu begitu lama. Kok kamu kecil hati banget! Kami cuma mau senang-senang kok!” Mau senang-senang? Memangnya hanya aku sendiri yang punya masa lalu? Kenapa dia tidak mengungkit tentang skandal teman semasa kecilnya? Baiklah. Hanya “mau senang-senang”, ‘kan? Aku harap teman semasa kecilnya itu juga berpikiran sama!
Baca
Tambahkan
Bulag na Masahista

Bulag na Masahista

Noong pandemic, para kumita ng mas malaking pera para magbayad ng bills, bumalik ako sa aking dating part-time na trabaho bilang bulag na masahista. Subalit, hindi ko inasahan na sa top floor ng office building, merong tagong special service na inaalok. Ang unang customer ko ng pumunta ako sa top floor para magtrabaho ay ang magandang CEO sa aking full-time na trabaho, si Rosaline Dunne. Humiling siya ng espesyal na masahe mula sa akin…
Cerita Pendek · Kilig
3.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Necklace: My Husband's New Sales Director

The Necklace: My Husband's New Sales Director

My husband,Yves Gordon, got a diamond necklace at an auction. It was my birthday. The next day, I saw another woman wearing that necklace. She was Joyce Cherny, my husband's new sales director. That woman posted a dozen shorts on TikTok to show off her necklace. I commented, 'Nice necklace, but the outfit doesn't match.' Half an hour later, Yves called me. He berated, "I bought Joyce that necklace! She deserves it! She doesn't need you mocking her for it!"
Baca
Tambahkan
All That for a Car

All That for a Car

On the one-year anniversary of the company's public listing, my wife, Susan Lynn, publicly announced that she was gifting a supercar worth millions of dollars to her childhood friend, Charles Baker. Charles, with his arm around her shoulder, raised his glass and said, "Thank you, Susan. Here's a toast to our friendship!" I let out a derisive laugh and walked away. Susan, feeling upset, chased after me, shouting, "Angus, what's your problem? What's wrong with me giving the top salesperson a supercar? You're just a useless waste of space, and you still dare to throw a tantrum!"
Baca
Tambahkan
Her Bump, My Exit

Her Bump, My Exit

By month four of my IVF treatments, my husband's childhood sweetheart posted a picture of herself cradling her baby bump. The caption? [Having a happy ending with my first love. A family of three.] And there he was—his hand in the shot, making a cutesy heart with hers. Oh, and the cherry on top? He was still wearing his wedding ring.
Baca
Tambahkan
Frozen Retribution

Frozen Retribution

Ean's face twisted with anger as he grabbed me by the arm, dragging me toward the old, rusted freezer in the corner of the warehouse. "You're going to feel what Helen felt," he spat. "Maybe that'll teach you not to mess with her." I struggled against him, panic rising in my chest. "Ean, this is insane! It was an accident! Let me explain—" He wasn’t listening. He shoved me inside the freezing metal box and slammed the door shut. The echo of the lock clicking into place made my heart pound in my ears. I banged on the door with my fists. "Ean, please! You can’t do this!" I screamed, but the sound of his footsteps grew fainter as he walked away. He left me with nothing but a single bowl of water, like I was some kind of prisoner. I slumped against the cold metal, shivering. The temperature plummeted almost instantly. The hum of the freezer kicked in, and I realized too late—it wasn’t broken like he thought. It was working, and I was trapped. My body shook uncontrollably as the cold seeped into my bones. I screamed for help until my throat was raw, clawing at the walls in desperation. My bloody handprints smeared across the icy surface, a silent plea for mercy that no one would hear. Seven days passed. When Ean finally returned, the look on his face was one of smug satisfaction. He had expected me to beg, to apologize. But when they pried open the freezer, all they found was my frozen body, stiff and silent, my suffering long over.
Baca
Tambahkan
Stuck Beauty: A Misadventure

Stuck Beauty: A Misadventure

My mom, Allison Ramsey, runs an adult store. One day, I'm so tired that I doze off inside, only to end up accidentally trapped in one of those pleasure beds. When Mr. Palmer from next door walks in, he mistakes me for the store's latest doll and proceeds to pull down my hot pants.
Cerita Pendek · Steamy
17.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
45678
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status