Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jebakan Sang Milyarder

Jebakan Sang Milyarder

Sheryl berteriak frustrasi di hadapan seorang Haikal Abraham. Sedangkan Haikal hanya tertawa kecil dan menatap gadis si hadapannya dengan remeh. “Jika kasus ini diusut, maka akan terlihat jelas bahwa orang tuamu yang bersalah. Apa perlu aku memperlihatkan rekaman kameranya padamu?” “Apa maksudmu?” tanya Sheryl dengan mata menyorot tidak mengerti. Ditekannya seluruh amarah di dalam dadanya.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as blackmailer
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Kataku bagai bisikan yang teredam oleh suara binatang malam yang saling bersahutan. Kukira kali ini aku tak akan selamat. Aku berbalik menatap belakang, kulihat sosok hitam tersebut semakin mendekat. Langkahnya lebar, mengalahkan kecepatan lariku. Aku yakin sekali jika sosok itu berlari mengejar ku, dalam sekali percobaan saja, aku sudah ditangkapnya. Bruk. Sialan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as blackmailer
Read
+Library
Pembantu Berbahaya

Pembantu Berbahaya

"Mau apa Tuan sebenarnya? Kenapa terus menyiksaku seperti ini?" Ia tahu, bagi pria dominan seperti Axton, penolakan adalah racun terbaik untuk memicu obsesi yang membabi buta. "Aku sudah bilang... aku menginginkanmu! Aku menyukaimu!" "Dan aku sudah bilang tidak!" hardik Alya, suaranya sengaja dibuat bergetar seolah menahan tangis. "Apa tujuan Tuan? Tuan sudah punya istri dan anak! Apa aku hanya akan jadi mainan pemuas nafsu? Simpanan yang disembunyikan di kamar pelayan yang pengap ini?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as blackmailer
Read
+Library
Grandmaster Pembunuh Iblis

Grandmaster Pembunuh Iblis

Lalu— Aku mengayun. Bam! Zombie itu menjerit. Suara yang keluar bukan suara manusia. Serak, berat, seperti sesuatu yang dipaksa keluar dari kedalaman kegelapan. Asap hitam keluar dari tubuhnya. Aku tertegun sesaat. Jadi benar… Energi ini efektif melawannya. Mataku menyipit. Kalau begitu… tidak perlu menahan diri lagi.
588 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as blackmailer
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Seika yang baru pulang dari festival sekolah tidak sengaja bertatapan dengan seorang wanita malam yang melewatinya. Seika langsung terduduk di jalan sambil menutup mulutnya menahan mual, sebuah kejadian menjijikkan masuk ke dalam pikirannya tanpa bisa ia cegah. Di dalam pikiran gadis itu terpampang jelas sebuah adegan seks yang seperti pemerkosaan namun sang wanita malam justru menikmatinya. Setelah Seika mencari informasi di dunia maya, gadis itu baru mengetahui bahwa adegan itu adalah adegan seks BDSM yang biasa disebut 'play kinky'. Semenjak itu Seika sedikit takut dengan makhluk berjenis kelamin laki-laki.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as blackmailer
Read
+Library
MONSTER

MONSTER

Bisiknya pelan tepat telingaku. Bisa ku bayangkan bagaimana dia terus mendapat tekanan dan dihantui rasa bersalah karena orang-orang sekitarnya terus menuduhnya sebagai pembunuh. Bahkan dia sampai mengasingkan diri dari orang sekitar, bertingkah arogan dan mengerikan hanya karena enggan didekati. Nyatanya, dia bukan monster. "Makasih juga kamu mau bercerita." Jawabku ikut berbisik.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as blackmailer
Read
+Library
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

Ayah Nim menatap semua yang ada di depannya, buku hitam adalah buku khusus yang sudah lama tidak ada, tinta hitam dan benda-benda kecil yang dikeluarkan oleh Saga semakin membuatnya terdiam. "Apa kamu tau ini apa?" Tanya Saga. "Buku hitam ini buku kematian yang sudah menghilang sejak lama, sama seperti buku tinta hitam ini juga tinta kematian yang menjadi satu dengan buku dan hanya bisa digunakan untuk buku ini sendiri," ucap ayah Nim sambil memegang buku hitam yang ada di atas meja. "Bagaimana dengan ini?" Tanya Saga lagi. Sagan mengeluarkan benda-benda kecil dari dalam kantong berwarna hitam, sebagian berisi benda seperti batu yang sangat kecil, sebagian lagi Saga tidak tahu apa sebenarnya
109.3K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as blackmailer
Read
+Library
Sweet Enemy

Sweet Enemy

Aku akan mengeceknya. Setelah mengirim pesan pada Emily, Ainsley langsung membuka media bisnis online untuk mengecek kebenaran yang dikatakan Emily. "Seorang desainer muda yang cantik dari RnB nekat melakukan penyerangan pada CEO Emperor setelah menerima penolakan. Bukan hanya menjebloskan Jennifer—dalang dibalik penyerangan ke dalam penjara, perusahaan RnB juga terancam di black list dari Emperor," gumam Ainsley pelan, membaca berita yang ia dapat.
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 568 Times as blackmailer
Show Reviews (32)
Read
+Library
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Dan buat bab selanjutnya aku bisa ngeliat mungkin Ainsley bakal melow yah inget traumanya dan dixon bakal ngerasa bersalah.. Bab depan kayaknya bakal mulai sad nih 😭😭😭 semangat terus kakkk elpit💛💛
Read All Reviews
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Van hanya perlu mengalihkan perhatian para pembantu dan penjaga di rumah Ele dengan uang, makanan, dan … sedikit ancaman. Keberuntungan tentu berpihak padanya karena beberapa hari yang lalu ia memergoki para maid di rumah serta penjaga yang berjaga tengah bergunjing membicarakan tuan dan nyonya rumah mereka. Percakapan enam orang itu langsung Van rekam menggunakan ponselnya. Dengan video itu lah, ia berhasil mengancam enam orang itu dengan mudahnya. Tentu mereka lebih memilih membiarkan Van membawa Ele keluar secara ‘diam-diam’ daripada harus dipecat karena ketahuan membicarakan Agatha dan Damian.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as blackmailer
Read
+Library
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Yura mencurigai ada sesuatu tidak beres di balik kejadian 17 tahun yang lalu. Yura memarkirkan sepeda motornya tak jauh dari tempat tujuannya. Ia sudah berdiri di depan gerbang rumah Tisha, gadis remaja yang mengalami disabilitas autism. Dipandanginya rumah itu tampak sepi. Kemudian ia meraih besi pagar yang fungsinya untuk bel. Ia lalu menggoyang goyangkan besi itu sekali namun tidak ada orang yang keluar. Dua kali sampai berkali kali ia membunyikannya belum ada respon. Tiba tiba Tisha muncul keluar namun tetap berdiri di pekarangan rumahnya tidak menghampiri Yura. “Tidak ada orang! Jangan membunyikan bel!” teriak Tisha
1.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as blackmailer
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status