Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Pada malam saat Nash sedang berkencan dengan selingkuhannya, Quinn meninggal dunia secara tragis. Raja Neraka memberinya waktu tujuh hari untuk kembali ke dunia demi menuntaskan keinginannya. Quinn hanya memiliki satu permintaan. Bercerai dengan Nash, mengakhiri semua hubungan di masa lalu. Mau itu hidup ataupun mati, dia berharap mereka tidak pernah bertemu lagi.
8.962.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku

Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

Suamiku, seorang hakim, demi menyelamatkan cinta pertamanya yang menderita gagal ginjal, diam-diam dia memutuskan untuk mengambil salah satu ginjalku dan memberikannya padanya. Aku mencoba menjelaskan kepadanya bahwa aku sendiri mengidap gagal ginjal, dan jika satu ginjalku lagi diambil, aku pasti akan mati. Namun, suamiku justru berteriak penuh kebencian, “Lolly sudah sakit parah, tapi kau masih saja cemburu dan berebut perhatian! Apa kau nggak punya hati?!” Di bawah keputusan sepihaknya, aku dipaksa menjalani operasi transplantasi ginjal. Pada akhirnya, kondisiku semakin memburuk. Aku menghembuskan napas terakhirku di sudut rumah sakit yang sepi, sendirian, tanpa ada yang peduli.
50.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Pada usia 10 tahun, kakakku meninggal saat kami bolos untuk pergi bermain. Sejak saat itu, ibuku membenciku, mengira aku yang mencelakai kakakku. Dia memperlakukanku seperti pembantu dan mengadopsi anak perempuan yang patuh untuk menggantikan posisi kakakku. Ibuku merebut semuanya dariku, bahkan memintaku mendonorkan ginjal untuk putri adopsinya itu! Oke, Ibu. Karena kamu mau begitu, aku akan memberi nyawaku ini kepadamu! Setelah aku mati, dia baru menyesal.
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Antara Benci dan Cinta

Antara Benci dan Cinta

Pada hari kematianku, pacarku memelukku. Dulu pacarku adalah pria yang kubantu keluar dari incaran para wanita kaya dengan satu syarat, yaitu dia harus berpacaran denganku selama tiga tahun, dia pun setuju. Selama itu, aku menghabiskan banyak uang dan tenaga untuk membantunya menjadi terkenal. Namun, dia menyatakan bahwa dia tidak mau menjalin hubungan denganku lagi. Sementara itu, dia justru berpacaran dengan wanita lain. Wanita itu datang menemuiku dan memperdengarkan pesan suara dari pacarku yang mengatakan, "Dia hanyalah batu loncatanku. Kalau tidak, aku tidak akan peduli padanya, dia tidak menarik." Anehnya, setelah aku meninggal, mengapa dia tiba-tiba berubah menjadi gila?
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Meninggal, Putriku Meneleponnya

Setelah Aku Meninggal, Putriku Meneleponnya

Lima tahun setelah aku meninggal, putriku, Elsy menelepon Gavin Geraldy. Elsy bertanya pada Gavin, "Kamu suka ibuku?" Dia melihat kalimat yang tertera di buku harianku. "Gavin, kamu suka aku?" Tak disangka, Gavin malah menjawab dengan nada sinis, "Ibumu yang suruh kamu tanyakan ini? Anak sendiri pun dia tega manfaatkan? Wanita murahan ini. Sudah nikah sama ayahmu, masih mengharapkanku?"
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Arwah Istri Sah

Arwah Istri Sah

Perempuan yang dicintai suamiku terjebak di dalam mobil selama satu jam. Usai berhasil diselamatkan, suamiku memasukkanku ke dalam peti kayu dan memaku peti kayu itu hingga aku mati di dalamnya! "Kamu harus merasakan penderitaan yang dia rasakan seratus kali lipat lebih menyakitkan!" Aku memohon belas kasihan dan berteriak untuk menjelaskan dengan putus asa, tapi dia mengabaikannya. Dan malah berkata dengan kejam, "Tetaplah di dalam sana dan introspeksi dirimu sendiri sebelum keluar!" Aku meringkuk di dalam peti kayu dengan kondisi patah tulang dan tubuh penuh luka, ada banyak darah di lantai. Seminggu kemudian, dia serta wanita pujaan hatinya baru kembali dari liburan dan hendak melepaskanku. Namun, aku sudah lama mati di dalam peti kayu itu. Aku sudah menjadi mayat dingin tidak bernyawa.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Pembalasan Saudara Kembar

Pembalasan Saudara Kembar

Sinopsis Sebelum membaca, subscribe dan rate dulu. Setelah itu beri tanda love di tiap bab. Angel menemukan saudara kembarnya di depan pagar rumahnya. Tubuh adiknya tergeletak di tanah dan luka-luka di seluruh tubuhnya. Angel menduga adiknya mengalami kekerasan. Tiara berpesan kepada kakak kembarnya untuk membalas perbuatan bejat mereka. Namun, Angel tak tahu siapa pembunuh adiknya. Ia berubah menjadi Tiara yang sederhana, pendiam dan sopan, berbeda dari sifat asli Angel. Salah satu cara mengungkap kematian adiknya adalah masuk ke keluarga Antoni--suami Tiara. Bagaimana cara Angel mengatasi kecurigaan mereka. Banyak anggota keluarga Antoni yang tinggal di sana. Siapa saja yang masuk dalam katagori pembunuh. Angel akan menyelidikinya sendiri dengan caranya. Selamat membaca
9.831.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku

Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku

Saat aku disiksa dan dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat, ayahku yang merupakan seorang kapten tim investigasi kriminal dan ibuku yang merupakan seorang ahli forensik, sedang menemani adikku yang berkompetisi dalam sebuah perlombaan. Penjahat yang pernah ditangkap oleh ayahku melakukan pembalasan dendam. Setelah memotong lidahku, dia menggunakan ponselku untuk menelepon Ayah. Namun, Ayah hanya mengucapkan satu kalimat sebelum menutup telepon, "Aku nggak peduli apa yang sedang kamu lakukan, pokoknya perlombaan adikmu paling penting hari ini!" Penjahat itu tertawa sinis. "Sepertinya aku salah orang. Kukira mereka lebih cinta sama putri kandungnya!" Saat Ayah dan Ibu tiba di TKP, mereka terkejut melihat kondisi mayat yang mengenaskan dan mengutuk kekejaman sang pelaku. Namun, mereka tidak menyadari bahwa korban yang begitu mengenaskan itu adalah putri kandung mereka sendiri.
9.1104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai dahi berdenyut tanda kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1314151617
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status