LOGINSejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
View More「桜。宏一、譲るわ」
控室の空気が、ピシリと凍った。
母が「え?」と固まる。父の眉間に深いシワ。桜だけが一瞬、目を見開いて——すぐにいつもの「か弱い妹」の仮面を被り直す。早い。さすが前世からの主演女優。
「お姉ちゃん……本当に、いいの……? 宏一さんのこと、好きだったんじゃ……」
「いいえ。欲しいならあげる。ドレスも」
肩紐に手をかけ、私は自分でデザインしたドレスを迷いなく脱ぎにかかった。
抵抗ゼロ。むしろ全力譲渡。
あまりにもあっさりとした態度に、部屋にいた誰もが戸惑っていた。特に父は、明らかに拍子抜けした顔をしている。
——そりゃそうだろう。まさか娘が抵抗なしで婚約者を差し出すとは、誰も思わない。
でも、これは私なりの計算だ。
前世。この結婚式の日に、私は家族全員に裏切られた。
両親は、桜を私の婚約者・宏一と結婚させるため、私に薬を盛った。目が覚めたら知らない男の腕の中。ご丁寧にカメラマンまで待機済み。
婚約破棄。世間の総攻撃。実家からポイ捨て。
——それでも終わらなかった。
夜の店で働いて食い繋いでいた私は、再び薬を盛られ、裏社会に連れ去られた。気づいたときには腎臓が一個消えていて、最後は路上で誰にも看取られず死んだ。
はい、ここまで前世ダイジェスト、終わり。
そして私は今、また同じ結婚式の朝に立っている。
——同じ地獄をもう一周する気は、さらさらない。
前世の私は、ここで泣いて縋って「私は悪くない」と叫び続けた。
——結果? 「哀れで往生際の悪い女」の完成。家族にとっては最高の燃料になった。
だから今度は、逆を行く。
奪われるものは、くれてやる。
その代わり——一つ残らず、取り返す。
「有希、顔色が悪いわ。これでも飲んで落ち着きなさい」
母が差し出してきたのは、コップ一杯の牛乳。
——来た。
前世の記憶が、頭の中で警報を鳴らす。これだ。すべての始まりのグラス。
受け取るふりをして、指先にほんの少し力を込める。
カラン。
グラスが割れ、白い液体が絨毯にじわりと広がった。
「ごめんなさい、手が滑って」
母の顔が、コンマ一秒だけ強張る。
「大丈夫? 怪我は」
心配そうな声色。だけど視線は完全に、割れたグラスの破片に釘付け。
——証拠、消したいんでしょ? 残念でした。
「平気。片付けは私がするから、先に会場行ってて」
三人を控室から追い出し、ドアを閉める。
一人になった部屋で、私はひざまずき、割れた破片をハンカチに一つずつ、丁寧に、大事に包んでいく。
これが、はじまり。
前世では手に入らなかった証拠。前世では届かなかった真実。
今度は、私の手で全部掴む。
ハンカチをポーチの奥に沈めながら、鏡を見る。
——もう、いい子はやめる。
婚約者も、ドレスも、家族ごっこも。欲しいなら、全部くれてやる。
その代わり——今度こそ、私の人生は私が取り返す。
鏡の中の女が、静かに笑っていた。
その時、控室のドアが乱暴に開いた。
「有希、来なさい。式が始まる。それと——」
父の背後に、見たこともない男が立っていた。
全身、傷だらけ。
服はボロボロで、片方の腕からは血が滲んでいる。目だけが、やけに静かにこちらを見ていた。
嫌な予感が、背筋を這い上がる。
まさか——
父の口が、ゆっくりと動いた。
「お前の『浮気相手』だ」
Petugas itu tertegun.“Kamu sudah memikirkannya dengan baik? Meski memutar balik waktu, yang tercipta hanya dunia paralel. Itu tidak ada kaitannya dengan dirimu yang sekarang.”“Dan begitu realitas berubah, kamu akan menghilang. Poin yang sudah kamu pakai juga tidak bisa dikembalikan.”Aku mengangguk mantap.Di detik berikutnya pandanganku berkunang-kunang, lalu aku muncul di depan sebuah ladang jagung.“Pergi! Tolong! Aku mohon, aku akan memberikanmu uang! Lepaskan aku!”Aku terhuyung-huyung menembus batang jagung yang lebih tinggi dariku dan berlari ke arah suara itu.Benar saja, wajah yang sangat kukenal muncul di hadapanku.Dengan amarah membara, aku memukul pria yang membelakangiku itu menggunakan tongkat tulang yang kubawa dari alam baka.Aku tak tahu sudah berapa kali memukulnya, aku hanya merasakan sebuah tangan yang basah oleh keringat menggenggam tanganku dengan gemetar.Napasku terengah-engah, kepalaku mendidih dan pandanganku memerah.Aku menunduk dan beradu pandang dengan
Beberapa hari kemudian di suatu pagi yang gerimis, ibuku datang sendirian ke makamku.Itu hanya sebuah gundukan tanah kecil di desa, terlalu sederhana dan terlihat asal-asalan.Dia berdiri di sana sangat lama.Hujan membasahi rambut dan pakaiannya, tetapi dia seakan tidak menyadarinya.Akhirnya, dia perlahan berjongkok, mengulurkan tangannya yang gemetar, dan menyentuh nisan yang dingin itu dengan lembut.“Maaf.”“Sebenarnya aku sudah sangat membencimu sejak kamu masih di dalam perutku.”Suaranya sangat pelan, seperti sedang mengungkap rahasia yang telah lama disembunyikan.“Gerakanmu di dalam perut seperti raja iblis kecil. Tendangan demi tendangan membuat dadaku gelisah … waktu itu aku berpikir, kamu adalah anak penagih utang yang datang hanya untuk menyiksaku.”Jarinya berulang-ulang menyusuri nama yang begitu familiar di batu nisan itu.“Setelah tumbuh besar pun kamu tetap nakal dan tidak membuatku tenang. Berkelahi, membuat masalah dan pulang dengan tubuh penuh luka, lalu menatapk
Saat itu ibuku sedang menyuapi adikku yang bodoh itu.Begitu pintu terbuka, Jordan langsung menerobos masuk dan menghantam adikku ke lantai, memukulinya habis-habisan.Pukulannya keras dan brutal, suaranya bergetar menahan tangis.“Semua karena dirimu! Kamu pembawa sial!”“Kalau bukan karenamu, mana mungkin saudaraku mati!”Adikku babak belur dan menangis meraung-raung.Mangkuk di tangan ibuku terjatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.Dia mencoba menarik Jordan, tetapi Jordan mengibaskan tangannya.Wajah Jordan penuh air mata dan ingus. Dia menatap ibuku dan tiap kata keluar seolah menguras seluruh tenaganya. “Bibi, sejak kecil kami selalu bermain di waduk itu … hari itu, saat dia melangkah ke air ....”“Dia menoleh ke arahku! Dia menoleh ke arahku, Bi! Tatapan itu … tatapan itu ....”Seolah tenggorokannya tersumbat, Jordan terengah-engah lalu akhirnya meledak.“Dia memang berniat mati di sana!”“Sebelumnya dia pernah bertanya padaku, bagaimana caranya seseorang bisa mati tanpa j
Setelah pemakaman, rumah kembali tenang.Aku hanyalah orang yang tak penting. Ada atau tidaknya diriku, hidup tetap berjalan sama.Perbedaannya hanya satu, aku hidup di rumah ini seperti hantu.Aku memperhatikan punggung ibuku yang sibuk dan selalu merasa ada yang berbeda dari dirinya.Tetapi aku tidak tahu persis apa yang berubah.Sampai pada suatu larut malam, ketika semua orang sudah tertidur,Ibuku mendorong pintu dan masuk ke kamarku.Saat itu aku sedang duduk di tepi jendela, memaki takdir dalam diam.Ia memberiku asal-usul yang tercela, dan bahkan setelah mati pun aku tak diberi ketenangan.Ibuku masuk begitu saja.Dia tidak menyalakan lampu, berjalan perlahan ke sisi ranjang dan mengusap seprai yang rapi, lalu duduk di sana.Dia hanya duduk, membelakangiku, seperti patung yang membeku.Aku tak kuasa meliriknya dan bersembunyi di dalam bayangan.Dia tidak menangis.Bahkan lingkar matanya pun tidak memerah.Aku melirik lagi.Dia tetap seperti itu, tak bergerak, dan hanya gerakan
Air terciprat ke segala arah. Lengan kurusnya beberapa kali mengibas dengan panik, lalu tubuhnya tenggelam. Yang tersisa hanya rangkaian gelembung …Otakku bahkan belum sempat berpikir.Tubuhku sudah lebih dulu bereaksi.Aku berlari dan melompat masuk.Air waduk yang dingin langsung menyelimuti tubu
Saat paru-paruku terasa seperti terbakar, tiba-tiba ada tenaga kuat yang menarik ibu menjauhiku.Suara nenek terdengar serak dan bergetar, “Kamu sudah gila?!”“Demi dirinya, kamu mau mengorbankan hidupmu sekali lagi? Itu tidak sepadan! Sekali saja sudah cukup …”Ibuku terkulai lemas di pelukan nenek
Begitu pikiran untuk mati itu muncul, anehnya langkah kakiku malah terasa ringan.Aku bahkan mulai memikirkan cara mati seperti apa yang tidak merepotkan orang lain dan tidak meninggalkan jejak.Tetapi rencana itu gagal di tengah jalan. Aku ditangkap polisi yang sedang patroli dan diantar pulang.Ib
Hari sudah gelap saat aku terpincang-pincang sampai di rumah nenek.Melihat tubuhku yang penuh darah dan kotor, nenek sama sekali tidak terkejut.Seolah sudah terbiasa, dia mengambil kotak obat kecilnya untuk mengobatiku, lalu membuatkan semangkuk mi sayur.Biasanya, aku akan memakan mi itu dengan p


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews