Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu (ibu) Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu Oh, ibu Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas? Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

ucap Dedalu. Laiba tidak menjawab yang ada malah tersenyum kecil sambil mengangkat pandangannya pada payung yang melindungi mereka berdua, tiba-tiba Laiba malah teringat ucapan Bram tempo hari jika kata apa kabar juga dapat di artikan aku merindukanmu tapi hanya orang tertentu yang dapat mengartikannya jika pun Laiba tahu akan hal itu dirinya pun tidak akan berani. "Gunakan payungnya hujan masih akan terus turun," ucap Dedalu sambil mendekatkan pegangan payung itu ke arah Laiba yang membuat punggung laki-laki itu terkena hujan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Saking terharunya, gadis ini tak mampu menahan air mata. "Aamiin. Kamu boleh pulang dulu sekarang dan persiapkan diri untuk besok." "Iya, Pak. Kalau begitu saya permisi." Aku mengangguk, lalu tersenyum memandang gadis itu yang berjalan menuju pintu sambil menyeka air matanya. "Aduh!" Amplop di tangan Naila terjatuh ketika dia tak sengaja bertabrakan dengan Kamal yang juga masuk ke ruangan ini.
9.8240.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai payung teduh akad lirik
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Baca Semua Ulasan
Witch (Bahasa Indonesia)

Witch (Bahasa Indonesia)

Jika di perhatikan lebih teliti, air genangan bekas hujan memunculkan riak gembira seolah mengikuti gerakan serta suasana hati Aza saat ini. "I can fly the sky Never gonna stay naega jichyeo sseureojil ttaekkajin eotteon iyudo eotteon byeonmyeongdo jigeum naegen yonggiga piryohae," *(Terjemah : aku bisa terbang ke langit Tidak akan pernah tinggal Sampai aku pingsan karena kelelahan Apa pun alasannya Apa pun alasannya aku butuh keberanian sekarang (Gaho - Start))
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Layla segera membuka kaca dan menebarkan senyum kearah Anak yang sedang membawakan lagu dari Tri Suaka yang berjudul Aku Merayu Tuhanku. … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Susan sedang minum air, dia hampir tersedak ketika mendengar ini. Federik segera menepuk punggungnya dan memberinya tisu, "Minum pelan-pelan, tidak ada yang merebut denganmu." "Kalau industimu dialihkan ke sini, biayanya setidaknya akan berlipat ganda, apa kamu gila?" "Nggak gila. Aku akan selalu berada di sisimu." Sekarang, Federik sering menggombal dengan sesukanya, Susan benaran tidak tahan, "Ngomong... yang normal."
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Gadis Desa Milik CEO Arogan

Gadis Desa Milik CEO Arogan

Percayalah padaku Dan jika aku pergi Tolong percaya lah padaku Tutup matamu Apakah kamu melihat wajahku Itu adalah jalanku Aku bisa melihatnya dengan jelas Percayalah padaku Percayalah padaku Setiap hari bisa jadi Seperti hidup baru Aku akan berjalan di jalanku Dan aku berjalan sendiri Aku mengenakan cintaku Sebagai perisai dan sebagai pedang Dan harapan Apakah sepadan dengan upaya? *Kepercayaan adalah jembatanku Yang membawaku menyebrang air Atau bagaikan angin Yang menerpa sayapku Di Setiap penghujung malam Kau adalah cahaya bagiku Percayalah padaku Percayalah padaku. Note. Lagu bisa dicari di youtube. Terjemahan. Glaub an mich. By. : Yvonne
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Akad Yang Dijanjikan

Akad Yang Dijanjikan

Duuaaarrrr Petir menyambar dengan keras, sebenarnya aku takut namun hatiku tengah pilu hingga mengabaikan keadaan sekitar. “Maaf.. maafkan aku. Rasa ini memang masih ada, tapi mungkin semuanya akan kuakhiri” lirihku yang hampir tak terdengar karena air hujan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Bukan Perkawinan Bisnis

Bukan Perkawinan Bisnis

Bruk Tangan dan lutut Ika refleks menyentuh tanah, payungnya lepas, terbang ke jalan dimana kendaraan banyak melintas. "Aduh, ya ampun! Gimana ini? Payungnya terbang!" Ika langsung mengejar tanpa mempedulikan tubuhnya yang diguyur hujan. Ika menemukan payungnya rusak mengenai sepeda motor. Pemilik sepeda motor itu memberikan payungnya, "Hati-hati dek! Bisa bahaya ini, jangan melamun kalau jalan! Apalagi hujan. Untung gak terjadi kecelakaan."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Orang Ketiga

Aku Bukan Orang Ketiga

Aku tak percaya lagi Dengan apa yang kau beri Aku terdampar di sini Tersudut menunggu mati Aku tak percaya lagi Akan guna matahari Yang dulu mampu terangi Sudut gelap hati ini Aku berhenti berharap Dan menunggu datang gelap Sampai nanti suatu saat Tak ada cinta kudapat Kenapa ada derita Bila bahagia tercipta Kenapa ada sang hitam Bila putih menyenangkan Aku pulang... Tanpa dendam Kuterima.. kekalahanku Aku pulang... Tanpa dendam Kusalutkan.. kemenanganmu Kau ajarkan aku bahagia Kau ajarkan aku derita
10659 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai payung teduh akad lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status