Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion
Bagi Aurora, perjodohan ini adalah bencana. Namun saat Rasya menantangnya bermain peran, Aurora meladeni.
"Aktingmu hebat, Tuan Pradana." Aurora memangkas jarak, merapikan kerah kemeja pria itu, dan berbisik seduktif.
"Bisa bayangkan serunya sandiwara kita ke depannya... Sayang?"
Senyum main-main di wajah Rasya seketika lenyap, tangannya mengepal erat. Aroma manis Aurora bukan hanya menggoda, tapi membangunkan insting primitif Rasya yang selama ini terkekang.