Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FIORE

FIORE

“Apa Tuan Nicholas atau Yang Mulia Raja mengatakan sesuatu lagi kepada Pangeran?” Di ujung koridor, seorang pemuda muncul dari balik koridor. Wajahnya terlihat bersemangat, rambut merah gelap dan kulit putih pucat, di wajahnya tepat di bawah mata ada bintik-bintik akibat matahari dan meskipun mata abu-abu yang jelas dan jernih, ada kesan keseriusan pada kedua matanya, semacam kehangatan. Aiden— asisten Adrian muncul dari balik koridor. Ketika ia melihat Adrian, ia berkata, “Adrian, aku mau berbicara—”
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai endymion
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Ditemani mahkota lucu yang berbentuk aster ungu di tengah dan dipenuhi dedaunan kecil di pinggir. Kalau tak salah ingat, salah satu mantan Baskara ada yang sangat menyukai bunga aster, katanya identik dengan teman semasa kecilnya yang berpulang lebih awal. Iya ... sepertinya dia adalah Dania. Segala perabotan sekolahnya pun selalu ada gambar bunga aster menyelip entah kecil atau besar, di stabilonya sekalipun.
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai endymion
Baca
+Pustaka
Diuber Janda

Diuber Janda

Sudahlah, berdamai dengan lelaki itu, anggap saja di Indra yang lahir dari malam jumat di tengah kuburan, sehingga wajahnya, ucapannya, selalu saja angker. "Elok, sini!" teriak Imron dari ruang tengah. Wanita itu sampai terlonjak kaget, mendengar gelegar suara Imron yang tak pernah lemah-lembut pada dirinya. Dengan wajah kusut masai serta sambil menggendong Aya, Elok menghampiri Imron di atas ranjang. Ditaruhnya Aya di samping Imron yang tengah berbaring. "Ada apa?" tanyanya datar.
10118.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai endymion
Baca
+Pustaka
DEMONice

DEMONice

Saya tidak bisa melanjutkan apa yang akan saya katakan. "Diam! Selamat pagi Emilia.” "Selamat pagi." jawab ibu. "Sarapan sudah siap!" Saya mendengar suara Paman Rommel, dia adalah kakak dari Ibu saya dan Bibi Emily. Saya duduk di kursi saya; mereka hanya menatapku dengan serius. Mereka selalu seperti ini, tapi aku masih belum terbiasa. "Di mana Maddie?" Bibi Emily bertanya dan melihat sekeliling.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai endymion
Baca
+Pustaka
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

[Embers #003 ‘Jelmaan Dewa’ – Kode Nama: Poseidon Sang Laut Primordial] “Rasanya sudah lama sejak terakhir kali aku melihat Embers yang dikode angka dengan benar,” celetuk Muramasa mendapati jendela pengenalan itu muncul bersamaan dengan wujud raksasa Poseidon. “Meskipun begitu, kita yang sekarang akan bisa mengalahkannya, kan?” tanya Dumas menyeletuk. “Iya,” Marie yang menjawab, “Demi temanku!”
10556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai endymion
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status