Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Crescent Moon

Crescent Moon

Ekornya dipenuhi oleh bintik-bintik yang menonjol keluar dari kulit cokelatnya—sedikit lebih terang daripada warna seduhan kopi—yang menciptakan kesan ganjil. Aku terpana menontonnya bergerak—melompat seperti kelinci—dengan empat kakinya yang tak simetris. Satu-satunya yang terasa pas hanya sepasang matanya. Iris itu abu-abu, pupilnya besar dan mengerjap-ngerjap menggemaskan setiap kali hewan itu akan meloncat karena takut akan kehadiran orang-orang asing di sarangnya. “Apa dia merupakan spesies endemik atau sejenisnya?”
1015.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 563 Beses bilang endymion
Ipakita ang mga Review (41)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Naya Asya
aq sudah baca nyampe bab akhir thor.. selalu nunggu update terbarunya.. semangat thor.. aq masih setia menunggumu .sehat selalu ya thor..semoga diberi inspirasi yg luar biasa seperti biasanya..syukur syukur bisa crazy up...
Basahin ang Lahat ng Review
Mandul

Mandul

timpal Riri. Tanpa berkata, Arnold segera menyambar jari-jemari milik Riri. Dan melepaskan cincin itu dari tempatnya. Kemudian Kei mendekat, rasanya keduanya melakukan pembicaraan dalam batin. Pikir Riri. Seperkian detik berikutnya Kei menerima cincin yang disodorkan oleh Arnold.
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang endymion
Read
+Library
Selìni

Selìni

Jika tadi gadis itu tertawa kecil, kali ini oktaf suaranya naik, tawanya kencang, "Aku tidak akan menyusahkanmu, Calum." "Namamu." "Apa?" "Aku sudah mengatakan namaku, sekarang giliranmu." "Eleanor, tanpa marga atau nama bawaan." Calum mengangguk paham, beranjak merapikan sisa bara api agar lebih kecil. Ia memutuskan untuk istirahat agar lukanya saat berkelahi dengan Elea beberapa waktu lalu bisa lebih cepat membaik. Lagipula ia memang lelah, menunggui perangkap miliknya agar menangkap sesuatu sampai berhari-hari. Calum sudah kurang tidur.
901 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang endymion
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Tuhan… aku mohon beri aku kesempatan untuk hidup kembali. aku janji tidak akan meminta apa-apa lagi selama hidupku.” Amara menarik nafas panjang untuk terakhir kalinya sebelum dia benar-benar kehilangan nyawa. *** Amara terbangun di kamarnya dengan mata sembab. Seluruh tubuhnya meremang. Dia tidak percaya dengan apa yang dialaminya di dalam mimpi. “Mimpi mengerikan macam apa ini?” Amara terkekeh. Tapi air matanya mengalir semakin banyak. Jika orang lain melihatnya, mereka akan ketakutan dan mengira ada yang salah dengan kepala perempuan itu.
274 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang endymion
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Daya tahan tubuhku sudah jauh diatas mereka. "Siapa yang namanya Andromeda?" tanya seseorang. Tubuhnya tidak terlalu tinggi hampir sepantaran denganku. Aku tahu dialah pemimpin mereka. Auranya sangat berbeda, ada aura pemimpin dan mengintimidasi yang tidak terlihat dari tubuhnya. Walaupun mungkin dia lebih pendek dari anggota lainnya. Aku yakin kepemimpinan dan pengambil keputusan tidak perlu diragukan lagi.
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang endymion
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Besarnya bunga teratai yang sedang mekar itu, kira-kira seukuran telapak tangan Kaisar Zhou Ming. Dan bunga teratai itu terbuat dari Inti Es Abadi, sehingga dinamakan: "TERATAI TIANLIAN INTI ES ABADI" atau sama dengan : TERATAI SURGAWI INTI ES ABADI. [ Yǒnghéng bīng hé de tiān lián - 永恆冰核的天蓮 | The Heavenly Lotus of the Eternal Ice Core ] Tangan Kaisar Zhou Ming terulur untuk mengibas-ngibas asap uap di atas permukaan kolam untuk merasai hawa dari kolam itu.
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 340 Beses bilang endymion
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

ledek Elang sambil merapatkan badannya agar tidak ada jarak antara dirinya dan Maya. "Nama gue Maya Imelda bukan ayam pedaging ataupun ayam petelur, okay?" jelas Maya dengan sinis. Semakin dekat dengan Elang semakin tinggi pula hasrat ingin memeluk dan menjitak secara bersamaan. Apalagi kini lengan Elang menempel indah dengan lengan Maya. Wangi parfum Elang pun menggelitik penciuman Maya. Sangat menggoda.
108.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 298 Beses bilang endymion
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status