TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU
Tangan gemuk mungilnya sibuk menggoyang-goyangkan mainan yang berbunyi kerincing-kerincing setiap kali bergerak.
Prisha sendiri mengenakan gamis katun Jepang kualitas terbaik, warna biru gelap bermotif bunga sakura di musim gugur. Kerudungnya krem polos, termasuk haute couture yang cukup tebal, tapi ringan dan bertekstur halus. Sebuah bros mutiara berlapis perak, ia sematkan. Bros itu pemberian Nenek Diana.
Walau bahan pakaiannya berkelas, gaya berpakaian Prisha sederhana. Kesederhanaan tersebut justru memberinya kesan anggun, elegan, tapi juga ramah dan mudah didekati.