Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun

Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun

Ketika sedang membantu suami membersihkan laptopnya, aku tak sengaja membuka sebuah folder. Ada ribuan video vulgar di dalamnya. Pemeran utamanya adalah suami dan sahabat baikku. Setelah melahirkan, suamiku bilang ada masalah kesehatan pada tubuhnya, sehingga tidak bisa berhubungan intim. Jadi, dia tak pernah menyentuhku dan kami hanya menjalani cinta platonis selama empat puluh tahun. Aku menghabiskan sepanjang hidup dengan kerja keras, melahirkan dan membesarkan anak-anak. Pada akhirnya, semua ini ternyata adalah sebuah kebohongan besar.
Cerita Pendek · Romansa
9.3127.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
Cerita Pendek · Gairah
1.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terlahir Kembali: Menyelamatkan Anakku Dari Sahabatku

Terlahir Kembali: Menyelamatkan Anakku Dari Sahabatku

Ketika sahabatku mulai mengalami masalah rambut rontok parah, dia mendengar kabar bahwa mencuci rambut dengan ASI bisa mengaktifkan folikel rambut. Oleh karena itu, dia memintaku untuk meminjamkan ASI. Aku merasa hal itu sangat menjijikkan dan dengan alasan bahwa ASI-ku hanya cukup untuk anak perempuanku, aku menolaknya. Temanku tidak menyerah, dia akhirnya membeli ASI dari internet dengan harga tinggi. Sayangnya, ASI yang dia dapatkan mengandung virus dan dia terinfeksi sifilis. Alih-alih menerima akibat dari tindakannya sendiri, dia malah menyalahkan anak perempuanku. Pada suatu malam, dia diam-diam masuk ke rumahku dan menggunakan rambutnya sendiri untuk mencekik anakku hingga tewas. Setelah mengetahui kebenarannya, aku benar-benar kehilangan kendali. Aku mencabut semua rambut di kepalanya dan kemudian membunuhnya dengan sebilah pisau dapur. Namun, saat aku membuka mata, aku mendapati diriku kembali ke hari ketika dia pertama kali meminta meminjam ASI dariku.
Baca
Tambahkan
Melupakan Pria Berengsek

Melupakan Pria Berengsek

Malam sehari sebelum pernikahan, aku mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan pendarahan hebat hingga nyawaku terancam. Kecelakaan tersebut direncanakan oleh teman wanita masa kecil tunanganku. Sahabatku mencoba menelepon tunanganku, tetapi tidak diangkatnya. Dia hanya mengirimkan sebuah pesan. "Gita sedang flu, jadi aku sedang sibuk." Sahabatku kemudian menelepon tunangannya, seorang selebritas papan atas yang memiliki banyak koneksi. Panggilan tersambung, tetapi hanya terdengar pacarnya berkata, "Gita sedang sakit, dia sangat butuh aku menemaninya di saat-saat seperti ini." Tindakan penyelamatan dilakukan semalaman dan aku berhasil melewati masa kritis. Di kamar inap, aku dan sahabatku saling memandang dan berkata serempak. "Aku nggak ingin nikah." Tidak ada yang menyangka apa yang akan terjadi setelah kami mengambil keputusan itu. Masing-masing pasangan kami menjadi gila setelah menerima pemberitahuan pembatalan pertunangan.
Baca
Tambahkan
Asmara Terlarang di Kereta Api

Asmara Terlarang di Kereta Api

Di atas tempat tidur empuk gerbong kereta, aku ditindih pacar sahabatku sendiri hingga kulit kami bersentuhan erat. Seluruh tubuhku terasa lemas tak bertenaga dan aku hanya bisa pasrah membiarkan dia berbuat sesuka hati di atas tubuhku sambil menyulut gairah. Dari ranjang atas terdengar suara dengkuran berat suamiku, sementara telapak tangan besar dan kasar milik kekasih sahabatku menyelinap masuk ke dalam selimutku dan perlahan-lahan menyingkap gaun tidurku ke atas. "Kok kamu sudah basah banget begini ...."
Cerita Pendek · Gairah
2.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

Topan Melanda, Sahabat Putriku Menginap di Rumahku

"Paman, apa di rumah ada mentimun? Boleh aku pinjam sebentar …?" Saat badai topan melanda, sahabat putriku terjebak di rumahku. Malam itu, dengan wajah kemerahan, dia mencariku untuk meminta mentimun, katanya, "Aku cuma agak lapar, ingin makan mentimun untuk mengganjal perut." Melihat tonjolan kecil di balik baju tidurnya, darahku seketika bergejolak. Aku sengaja berkata, "Paman punya sesuatu yang jauh lebih enak daripada mentimun di sini."
Cerita Pendek · Gairah
42.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya

Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya

Pihak hotel meneleponku dan secara halus mengingatkanku bahwa ada tagihan pemakaian kondom yang belum dibayar semalam. Biayanya telah dipotong dari kartu memberku. Aku merasa sedikit bingung. Semalam, aku bekerja lembur dan sama sekali tidak pergi ke hotel. Aku pun bertanya kepada satu-satunya yang tahu nomor kartu memberku, yaitu suamiku, tentang apa yang terjadi. Suamiku menatapku dengan ekspresi bingung. "Sayang, harga hotel itu lebih dari 20 juta per malam. Mana mungkin aku menghabiskan uang sebanyak itu? Pasti sistem mereka yang salah. Seharusnya ada yang salah masukkan nomor kartu member. Aku akan pergi ajukan komplain kepada mereka besok!" Aku tidak mau berdebat lagi dengan suamiku. Investor hotel itu adalah sahabatku. Jadi, aku langsung meneleponnya. "Sayang, bantu aku cari tahu siapa yang Lionel ajak ke hotel semalam. Aku mau memergokinya selingkuh!"
Baca
Tambahkan
Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku

Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku

Begitu tahu aku menukar kondom bekas suamiku dengan milik mertuanya, sahabatku langsung hancur di tempat. Kehidupan sebelumnya. Sahabatku sering dipukuli suaminya, lalu meminta menumpang di rumahku. Aku merasa kasihan, jadi mengizinkannya tinggal sementara. Tidak kusangka, setengah bulan kemudian dia justru dinyatakan hamil. Aku baru hendak bertanya, tiba-tiba suaminya datang. Dia bukan hanya mematahkan kaki suamiku, juga menggugat seluruh keluargaku ke pengadilan. Di ruang sidang, sahabatku menangis meraung. Dia menuduh suamiku berakhlak bejat dan telah memperkosanya selama tinggal di rumahku. Sedangkan aku, dituduh menutup mata dan membantu kejahatannya. Aku dan suamiku membela diri, tetapi dia mengeluarkan hasil tes amniosentesis. Bukti itu jelas menunjukkan anak dalam kandungannya memang milik suamiku. Kami dihujat habis-habisan oleh warganet, lalu pengadilan menjatuhkan vonis penjara dan ganti rugi dua puluh miliar. Pada akhirnya, aku dan suamiku masuk penjara, sementara dia menggugurkan anak itu, membawa uang ganti rugi, dan hidup enak bersama suaminya. Saat kembali membuka mata, aku sudah kembali ke hari ketika sahabatku pertama kali menumpang di rumahku.
Baca
Tambahkan
Suami dan Anakku Direbut Sahabatku

Suami dan Anakku Direbut Sahabatku

Di tahun kesepuluh pernikahanku, mantan sahabatku memposting sebuah foto. Putrinya dan putraku masing-masing digendong olehnya dan suamiku. Keempat orang itu berdiri berdekatan dan di bawah foto itu tertulis: "Sudah sepasang 'kan anak-anak kami?" Aku berkomentar untuk foto itu, Pasangan yang sempurna. Detik berikutnya, postingan itu dihapus. Keesokan harinya, suamiku bergegas pulang dan bertanya padaku, "Susah payah aku membuat kondisi Sophie membaik, kenapa kamu malah cari ribut?" Putraku bahkan mendorong dan menuduhku, "Ini semua salahmu! Adikku jadi menangis." Aku mengeluarkan surat cerai dan melemparkannya ke wajah mereka. "Ya, ini salahku! Jadi biar aku yang pergi, semoga kalian berempat jadi keluarga bahagia!"
Cerita Pendek · Realistis
9.373.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Harga Sebuah Pengkhianatan dan Penghinaan

Harga Sebuah Pengkhianatan dan Penghinaan

Baru saja, setelah hampir mati kehabisan darah, aku berhasil melahirkan pewaris untuk Keluarga Rosano. Namun suamiku, Jerry sebagai orang nomor dua setelah bos di Keluarga Rosano, justru membiarkan orang kepercayaannya yang bernama Sofia merekam proses persalinanku hanya karena bilang dia bosan. Dia merekam semuanya, termasuk saat aku kehilangan kendali atas tubuhku, jeritanku, wajahku yang meringis kesakitan. Setelah itu, dia mengambil tangkapan layar, dan mengubahnya menjadi gambar stiker, lalu menyebarkannya di grup obrolan pribadi keluarga dekat. Dari balik pintu kamar rumah sakit, aku masih bisa mendengar tawa Sofia yang liar. "Jerry, ini hiburan terbaik sepanjang masa. Kau selalu tahu persis apa yang aku inginkan." "Tapi Rana pasti akan mengamuk saat dia bangun dan melihat ini." Efek anestesi belum sepenuhnya hilang. Kelopak mataku terasa berat, namun dalam keadaan setengah sadar, aku masih bisa mendengar nada suara Jerry yang santai dan acuh tak acuh seperti biasa. "Dia nggak akan benar-benar marah. Kau tahu sendiri Rana, dia selalu patuh padaku." "Aku hanya perlu sedikit membujuknya. Lagipula, anak kami sudah lahir sekarang, dia nggak mungkin meninggalkanku." Jari-jariku yang tersembunyi di bawah seprai sutra mengepal erat. Pikiranku dipenuhi dengan semua hal yang telah kukorbankan untuknya selama bertahun-tahun ini. Jerry mungkin telah lupa siapa yang sudah membuatnya menjadi pria yang menguasai jalanan ini. Karena kau sangat suka bermain, maka aku akan memainkan permainan sungguhan denganmu. Pada hari aku pergi, kau akan menyesali semuanya!
Cerita Pendek · Mafia
7.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1314151617
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status