Short
Asmara Terlarang di Kereta Api

Asmara Terlarang di Kereta Api

By:  LiamCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
5Chapters
1.2Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Di atas tempat tidur empuk gerbong kereta, aku ditindih pacar sahabatku sendiri hingga kulit kami bersentuhan erat. Seluruh tubuhku terasa lemas tak bertenaga dan aku hanya bisa pasrah membiarkan dia berbuat sesuka hati di atas tubuhku sambil menyulut gairah. Dari ranjang atas terdengar suara dengkuran berat suamiku, sementara telapak tangan besar dan kasar milik kekasih sahabatku menyelinap masuk ke dalam selimutku dan perlahan-lahan menyingkap gaun tidurku ke atas. "Kok kamu sudah basah banget begini ...."

View More

Chapter 1

Bab 1

Namaku Jessy, seorang eksekutif perusahaan.

Di mata orang lain, aku adalah sosok yang dingin namun memikat dengan tinggi badan 170 cm serta lekuk tubuh yang menggoda dan sangat seksi.

Namun, yang mereka tidak tahu adalah sejak kecil gairah seksualku memang sangat kuat.

Setiap kali melihat laki-laki yang tinggi dan gagah, atau sekadar mencium aroma tubuh mereka, bagian bawahku secara otomatis akan mulai basah.

Setelah menikah selama setengah tahun dengan suamiku, setiap kali kami selesai berhubungan intim di malam hari, sprei ranjang pasti akan basah kuyup di mana-mana.

Suamiku memujiku sebagai wanita yang terbuat dari air karena cairan itu terus mengalir tanpa bisa dihentikan.

Suamiku adalah seorang dokter yang sangat sibuk. Terkadang saat sampai di rumah dia sudah sangat lelah hingga langsung tertidur.

Kami sudah lebih dari setengah bulan tidak melakukannya.

Setiap larut malam, keinginan di dalam diriku selalu naik. Rasanya seperti ada ribuan semut merayap di bawah sana, gatalnya membuatku sulit menahan hasratku sendiri ....

Setiap kalinya aku hanya bisa menonton video porno sendirian di tengah malam untuk melampiaskan rasa sepi.

Beberapa malam yang lalu, setelah mandi aku berganti pakaian dengan gaun tidur renda yang tipis karena ingin suamiku memanjakanku.

Namun, saat aku keluar dari kamar mandi, dia ternyata sudah tertidur.

Aku tidak menyerah begitu saja dan memeluknya dari belakang, melilitkan kedua kakiku dengan erat di pinggangnya sambil menggesekkan dadaku yang berisi dengan lembut.

"Sayang, aku mau ...."

Bagian bawahku sudah sangat basah, tapi suamiku justru mengernyitkan dahi sambil berkata, "Sayang, aku capek banget hari ini. Besok harus bangun pagi banget, lain kali aja ya."

"Nggak ah, aku udah nggak kuat ...."

Aku masih ingin mengatakan sesuatu, tetapi suamiku sudah kembali mendengkur.

Tanpa kehidupan seks di malam hari, aku merasa hubungan suami istri kami menjadi makin dingin. Itu membuatku merasa sedih.

Sahabatku yang mendengar cerita ini kemudian memberiku sebuah saran.

"Kalian itu kurang suasana baru. Aku sama suamiku tiap beberapa waktu selalu pergi jalan-jalan, ganti suasana biar enak."

"Kebetulan nanti libur, aku sudah pesan penginapan di pantai. Kita pergi bareng, yuk."

Aku agak ragu karena pekerjaan suamiku sangat sibuk dan dia jarang sekali punya kesempatan untuk jalan-jalan ke luar kota.

Aku mencoba menanyakannya secara perlahan dan di luar dugaan dia justru setuju.

Suamiku memelukku dengan rasa bersalah lalu berkata, "Akhir-akhir ini aku terlalu sibuk. Kamu jadi banyak menahan."

Mataku berkaca-kaca. Aku menggeleng pelan. Sejak kuliah sampai menikah, aku tidak pernah menyalahkannya hanya karena hal seperti ini.

Sehari sebelum keberangkatan, sahabatku dengan gaya misterius memberiku sebuah kantong yang isinya ternyata adalah baju renang hitam yang sangat terbuka!

"Ini aku pilih khusus buat kamu. Nanti kalau sampai pantai kamu pakai ini, dijamin suami kamu nggak bakal bisa lepas dari kamu."

Aku merasa malu. Meski tubuhku memang istimewa dan hasratku kuat, prinsipku sebenarnya sangat kolot.

Suamiku adalah laki-laki pertamaku dan juga satu-satunya bagiku.

Aku juga tidak pernah membeli baju renang yang seseksi ini.

Sahabatku adalah tipe yang pikirannya terbuka, pria di sekitarnya tidak pernah sedikit, dan kata-katanya memberiku pencerahan.

Mungkin karena aku terlalu membosankan, suamiku jadi tidak ingin menyentuhku. Lagi pula, ini hanya baju renang.

Aku berpikir sejenak, lalu memutuskan memasukkannya ke dalam koper.

Pada hari pertama, kami sepakat untuk berkumpul pada malam hari di kereta.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
5 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status