Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Di tahun ketiga pernikahanku dengan Jovan, tiba-tiba adik angkatnya, Jenny, mengirimkan sebuah video kepadaku. Aku membukanya dan melihat Jovan mengikat adik angkatnya di kepala ranjang menggunakan dasi yang baru saja kuberikan padanya. Sementara adik angkatnya terbaring telanjang di bawahnya, tanpa henti memanggilnya sebagai suami. Setelah itu mereka berpelukan erat. Jenny melingkarkan lengannya di leher Jovan dan merengek, “Kakak, aku nggak suka cincin yang kamu berikan padaku itu. Ambil saja dan berikan pada Kakak Ipar, anggap saja itu hadiah ulang tahun dariku.” Keesokan harinya, aku duduk di restoran mewah. Menatap kursi kosong di seberangku dengan pikiran melayang. Tiba-tiba, wakilnya mendorong kue besar ke arahku. “Pak Jovan ada urusan mendadak, jadi dia meminta saya mengantarkan hadiah ulang tahun ini untuk Nyonya.” Kotak itu berisi cincin, persis seperti cincin yang tidak diinginkan adik angkatnya. Lalu, sebuah foto baru dikirimkan ke ponselku. Jovan sedang menemani adik angkatnya berobat di rumah sakit. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku dengan tenang menandatangani perjanjian perceraian. Lalu meminta seseorang menyiapkan sebuah pesta pernikahan. “Nyonya, siapa nama pengantin pria dan pengantin wanita yang harus ditulis?” “Jovan Gunawan dan Jenny Gunawan.” Tujuh hari kemudian, aku akan membiarkan seluruh dunia melihat betapa liarnya Ketua Mafia yang selalu serius itu, bermain-main secara pribadi dengan adik angkatnya.
Short Story · Mafia
38.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?" Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin." "Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu." Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar. Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya. "Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!" Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha. Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman. Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak. Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi. Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang. Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!
Short Story · Romansa
26.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Frozen Retribution

Frozen Retribution

Ean's face twisted with anger as he grabbed me by the arm, dragging me toward the old, rusted freezer in the corner of the warehouse. "You're going to feel what Helen felt," he spat. "Maybe that'll teach you not to mess with her." I struggled against him, panic rising in my chest. "Ean, this is insane! It was an accident! Let me explain—" He wasn’t listening. He shoved me inside the freezing metal box and slammed the door shut. The echo of the lock clicking into place made my heart pound in my ears. I banged on the door with my fists. "Ean, please! You can’t do this!" I screamed, but the sound of his footsteps grew fainter as he walked away. He left me with nothing but a single bowl of water, like I was some kind of prisoner. I slumped against the cold metal, shivering. The temperature plummeted almost instantly. The hum of the freezer kicked in, and I realized too late—it wasn’t broken like he thought. It was working, and I was trapped. My body shook uncontrollably as the cold seeped into my bones. I screamed for help until my throat was raw, clawing at the walls in desperation. My bloody handprints smeared across the icy surface, a silent plea for mercy that no one would hear. Seven days passed. When Ean finally returned, the look on his face was one of smug satisfaction. He had expected me to beg, to apologize. But when they pried open the freezer, all they found was my frozen body, stiff and silent, my suffering long over.
Short Story · Romance
4.7K viewsCompleted
Read
Add to library
The Necklace: My Husband's New Sales Director

The Necklace: My Husband's New Sales Director

My husband,Yves Gordon, got a diamond necklace at an auction. It was my birthday. The next day, I saw another woman wearing that necklace. She was Joyce Cherny, my husband's new sales director. That woman posted a dozen shorts on TikTok to show off her necklace. I commented, 'Nice necklace, but the outfit doesn't match.' Half an hour later, Yves called me. He berated, "I bought Joyce that necklace! She deserves it! She doesn't need you mocking her for it!"
Short Story · Romance
7.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Her Bump, My Exit

Her Bump, My Exit

By month four of my IVF treatments, my husband's childhood sweetheart posted a picture of herself cradling her baby bump. The caption? [Having a happy ending with my first love. A family of three.] And there he was—his hand in the shot, making a cutesy heart with hers. Oh, and the cherry on top? He was still wearing his wedding ring.
Short Story · Romance
7.6K viewsCompleted
Read
Add to library
All That for a Car

All That for a Car

On the one-year anniversary of the company's public listing, my wife, Susan Lynn, publicly announced that she was gifting a supercar worth millions of dollars to her childhood friend, Charles Baker. Charles, with his arm around her shoulder, raised his glass and said, "Thank you, Susan. Here's a toast to our friendship!" I let out a derisive laugh and walked away. Susan, feeling upset, chased after me, shouting, "Angus, what's your problem? What's wrong with me giving the top salesperson a supercar? You're just a useless waste of space, and you still dare to throw a tantrum!"
Short Story · Romance
788 viewsCompleted
Read
Add to library
Bulag na Masahista

Bulag na Masahista

Noong pandemic, para kumita ng mas malaking pera para magbayad ng bills, bumalik ako sa aking dating part-time na trabaho bilang bulag na masahista. Subalit, hindi ko inasahan na sa top floor ng office building, merong tagong special service na inaalok. Ang unang customer ko ng pumunta ako sa top floor para magtrabaho ay ang magandang CEO sa aking full-time na trabaho, si Rosaline Dunne. Humiling siya ng espesyal na masahe mula sa akin…
Short Story · Kilig
3.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Stuck Beauty: A Misadventure

Stuck Beauty: A Misadventure

My mom, Allison Ramsey, runs an adult store. One day, I'm so tired that I doze off inside, only to end up accidentally trapped in one of those pleasure beds. When Mr. Palmer from next door walks in, he mistakes me for the store's latest doll and proceeds to pull down my hot pants.
Short Story · Steamy
48.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Suamiku adalah dokter yang baik di mata semua orang. Namun, demi menemani anak dari cinta pertamanya bermain di taman dan mencoba meraih hadiah, dia malah menunda penanganan pasien kritis yang menjadi korban kecelakaan. Kemudian, dia bahkan diam-diam menukar obat pasien dan membiarkan pasien itu mati perlahan-lahan agar bisa mendapatkan donor jantung untuk putra cinta pertamanya. Namun, yang tak dia sadari adalah, gadis kecil yang wajahnya tak lagi bisa dikenali akibat kecelakaan itu ternyata adalah putrinya sendiri. Kemudian, dia mencoba menghubungi keluarga pasien dan berharap bisa mendapatkan izin untuk mendonorkan organ. Namun saat panggilan tersambung, suara dering ponselku memenuhi ruangan.
Short Story · Romansa
5.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Begitu mulai makan, suamiku langsung tidak dapat mengendalikan mulutnya. Pengalaman tragisku saat masih sekolah pun menjadi “obrolan” dia dan teman-temannya. “Dulu, dia ditelanjangi di kamar mandi. Habis itu, dia dipukul sampai merangkak di lantai, tapi tetap nggak berani bersuara. Kalau bukan karena aku baik hati ....” Kesabaranku akhirnya sudah habis. Aku pun mengajukan cerai. Namun, dia tidak peduli. “Ini cuma candaan kok. Lagian, kejadian itu sudah berlalu begitu lama. Kok kamu kecil hati banget! Kami cuma mau senang-senang kok!” Mau senang-senang? Memangnya hanya aku sendiri yang punya masa lalu? Kenapa dia tidak mengungkit tentang skandal teman semasa kecilnya? Baiklah. Hanya “mau senang-senang”, ‘kan? Aku harap teman semasa kecilnya itu juga berpikiran sama!
Short Story · Romansa
4.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
34567
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status