WANITA LAIN DI RUMAHKU
"Cuma gara-gara flu, Mas? Kamu serius?" Arini menatap kosong ke arah meja bundar di hadapannya.
Di sana, lilin-lilin aromaterapi yang dipesannya khusus sudah mulai meleleh, bentuknya tidak lagi cantik, persis seperti harapannya yang mulai luruh. Wangi manis yang seharusnya menenangkan itu mendadak terasa hambar, bahkan cenderung memuakkan bagi indra penciumannya yang sedang sensitif.
الفصول الرائجة