Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Paper Gray

Paper Gray

gumam Eren sembari tersenyum menatap kotak pink itu, ia berharap Aera sahabat karibnya itu menyukai hadia pemberianya. Dhexsel melirik kotak pink yang tengah dipegang Eren sekilas kemudian kembali terfokus menatap kearah jalan raya. "Kau membelikan apa untuk Aera?" tanya Dhexsel. Eren tersenyum, ia seakan tak memiliki sedikitpun rasa bersalah pada Aera. Ia kemudian menjawab "Aku membelikan sebuah brows berbentuk kupu-kupu. Setahu ku, Aera sangat menyukai kupu-kupu."
8.43.5K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as gd crayon
Read
+Library
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as gd crayon
Read
+Library
Terjebak Bersama Dua Mantan

Terjebak Bersama Dua Mantan

tanya anak itu, menoleh ke samping dan mendongak, menatap pria di sebelahnya. "Bagus banget. Coba kamu bikin warna langitnya sebelum masuk ke warna orens, aplikasiin dulu warna langit gradasi biru," ujar Gavin memberi arahan sambil bergerak duduk di sisi Reina. "Kamu bisa pakai prussian blue, cobalt, sama light sky Blue," lanjutnya sambil mengambil warna-warna yang dia sebut dari kotak crayon milik Reina. "Hasilnya akan lebih bagus dan natural." "Aku coba ya, Om," sambut Reina antusias. Dia menuruti semua instruksi Gavin.
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as gd crayon
Read
+Library
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

kata Frost akhirnya. Krayon di belikan dengan cepat. Uang benar-benar membantu mempercepat segalanya. Pelayan telah menggunakan uang lima ratus dolar untuk membeli setumpuk besar krayon, yang berisi setidaknya sepuluh krayon warna hijau. Aino mengambil krayon tersebut, gunting dan kertas dan mulai menggambar dengan sungguh-sungguh. Frost terkadang mencoba untuk melihat apa yang Aino kerjakan, tetapi Aino menghentikannya setiap kali Frost mencoba, dia berkata itu rahasia.
9.32.5M viewsCompletedAdded to Library 55.7K Times as gd crayon
Show Reviews (480)
Read
+Library
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Read All Reviews
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Toxic. Syara mencari cokelat di dalam kulkas dan mengeluarkan beberapa. Ia memakannya dengan lahap. Ini adalah cara terampuh Syara jika sedang sedih yaitu memakan cokelat yang ia yakini bisa membuatnya tenang. Syara menangis sejadi-jadinya, meluapkan segala amarahnya. Ia tak peduli, toh, di rumah ini hanya ada dirinya sendiri. ***
2.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as gd crayon
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status