Satu Malam Untuk Selamanya
Dia nggak hanya cerdas tapi juga detail.
"Emang Kei lagi menggambar apa sih?"
"Ini, Nda, Kei bikin gambar macaroon." Lakeizia mengangkat buku gambarnya lalu menunjukkan padaku. Tampak di sana gambar macaroon berwarna-warni dan sangat mirip dengan aslinya. "Bagus nggak, Nda?"
"Bagus banget, Sayang."
"Besok beliin crayon yang warnanya lengkap ya, Nda? Yang ada sagenya, matcha, green tea, hijau pupus." Lakeizia mengurai satu demi satu jenis-jenis warna hijau yang aku saja sulit membedakannya.