Mari kembali ke Masa Lalu
Potong pramuniaga itu sambil menunjuk ke ruangan yang dipesan Rico.
“Tu-tuan? bahahaha, lucu banget sih,” celetuk Arindha sambil menahan tawa.
“Ye, kalau iri bilang. Gak usah malu-malu,” jawab Rico dengan godaan.
Arindha hanya menanggapi Rico dengan candaan, baik itu perkataan ataupun yang orang lain katakana kepadanya. Rico anak konglomerat yang kaya raya, tetapi dia tidak pernah memeperlihatkan kekayaannya, bahkan pada sahabat-sahabatnya. Hal kecil ini dia tunjukkan pada Arindha karena dia ingin gadis kecil yang cengeng itu mulai tahu siapa Rico seutuhnya. Tapi, Arindha menganggap semua yang dilakukan Rico hanya biasa dan tingkah usilnya saja.
Hot Chapters