Enigmasif
Mendadak Revan terkesiap ketika mendengar si penjual yang telah mengetahui dirinya berdiri di belakang sang gadis itu.
"Oh, sorry, one ice cream, vanilla flavour," jawab Revan dengan singkat.
Kali ini Revan menarik langkah hingga menyamai tubuhnya ke sisi sang gadis berambut panjang itu. Sayangnya gadis itu hanya melirik Revan dengan salah tingkah. Lidahnya masih aktiv mengulum es krim yang baru saja dinikmatinya.
"One vanilla ice cream for a handsome Indonesia lord like you." Penjual tersebut tersenyum sembari memberikan cup es krim pada Revan.
Hot Chapters