Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Red Clock

Red Clock

mintag
Tiba-tiba memasuki novel dan menjadi umpan meriam, kematian tragis hanya demi kekasih pria utama. Claire : Aku akan membunuhmu, sebelum kau melakukan hal yang lebih sadis! Raja iblis : Kembali kepelukanku, dunia ini milikmu Claire : Pelukan pendusta, aku bukan wanitamu, pergi! Raja iblis : Kau tidak ingin? aku akan datang setiap menit dikamarmu Claire bergidik, terpaksa mengangguk berjalan kepelukan raja iblis Menjadi umpan meriam, dengan tragis dibunuh hanya untuk menjadikan wanitanya abadi. Tidak ingin mati, ia harus mengubah plot yang sialnya Claire belum selesai membacanya. dikirim datang kedalam novel dengan takut nyawanya direnggut, dirinya harus mencegah plot untuk berkembang kejalan yang seharusnya terjadi. Tapi, kenapa raja iblis menggaruk tangannya dan mengendus? bukankah ini terlalu menyimpang? ini menakutkan.
Fantasi
1.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Genap 100 kali

Genap 100 kali

Setiap suamiku pergi menemani teman wanita masa kecilnya yang mengidap penyakit kronis, dia secara tidak langsung selalu bertanya dengan maksud apakah aku bersedia bercerai. Itu karena keinginan terakhir temannya tersebut adalah ingin menjadi seorang istri sebelum meninggal. Hari ini, lagi-lagi suamiku memberi isyarat semacam itu. Aku tidak menangis, tidak marah, yang keluar dari mulutku hanyalah nada tenang, menjawab dengan kata, “Baiklah.” Karena percakapan tentang hal ini sudah disinggung sebanyak 99 kali. Dan hari ini adalah yang ke-100 kalinya. Aku akhirnya juga menemukan alasan dan mendapatkan keyakinan untuk bercerai. Bayi kita ... sudah keguguran. Sekarang, dalam hubunganku dengan dia, hanya tersisa dua lembar tipis dari akta nikah.
Baca
Tambahkan
Kematian Anakku, Perceraianku!

Kematian Anakku, Perceraianku!

Putraku meninggal di bilik kamar mandi yang sempit. Kepalanya pecah. Ketika suamiku yang merupakan kepala sekolah datang, dia malah menggendong putra cinta pertamanya ke ambulans dan pergi begitu saja. Sebelum meninggal, putraku menghiburku, "Mama, jangan nangis. Nggak apa-apa kalau Papa nggak percaya padaku. Aku sama sekali nggak sedih. Aku cuma butuh Mama percaya padaku ...." Pada hari pemakaman putraku, aku menelepon Thomas. Thomas malah membentakku, "Lengan Xander harus dijahit gara-gara dilukai putramu! Kalau terus buat masalah, aku bakal menghabisinya setelah pulang nanti!" Putramu? Aku menatap kepala putraku yang berlubang dan tidak mengeluarkan darah lagi. Mata putraku terpejam. Benar, Louis putraku. Jadi, Thomas, karena putraku sudah meninggal, aku dan kamu tidak punya hubungan apa-apa lagi.
Baca
Tambahkan
THE SIBLING'S

THE SIBLING'S

Svaandin
Seorang gadis menatap beberapa orang di depan rumahnya dengan tajam. "Gue kecewa sama kalian... " ucapnya lirih. "Kita cuman mau minta-" "Jangan pernah meminta maaf, jika kalian tetap akan mengulangi kesalahan yang sama," ucapnya sambil menelusuri satu persatu orang di depannya. Dan tatapannya berhenti kepada seorang gadis yang berdiri di bagian pojok kirinya dengan tatapan angkuh. Dia menatap orang tadi layaknya menatap sebuah sampah, "Lo tahu, sebuah sampah tidak akan pernah bisa menggantikan permata. Tidak perlu alasan untuk menjelaskannya, seorang anak berumur 6 tahun pun akan tahu." "Pergi dan jangan pernah kembali," ucapnya sebelum kembali memasuki rumahnya "karena semakin lama gue melihat kalian, semakin susah gue melupakan kejadian itu...dan gue akan semakin sulit untuk membenci kalian."
Young Adult
9.94.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hati Biru Affa

Hati Biru Affa

Affad DaffaMage
“Kenapa Kakak justru mengkhianatiku!” Air itu jatuh dari mata perempuan berusia 17 tahun itu. Kakak yang dia percayai tentang semua isi hatinya, justru pergi jalan-jalan bersama laki-laki yang dia sukai. “Ini tidak seperti yang kamu lihat!” bantah perempuan berusia 21 tahun itu. Laki-laki berusia 21 tahun yang menyaksikan keributan yang menyaksikan dua temannya ribut itu hanya bisa menepuk kepalanya. Dia tidak berpikir masalah ini akan sampai pada tahap ribut seperti sekarang. “Kenapa!? Aku kira Kakak tulus!” bentak perempuan 17 tahun itu kepada figur yang telah dia anggap sebagai kakaknya sendiri. Seorang perempuan 18 tahun menahan temannya sebelum sebuah pukulan lepas dari tangan temannya itu mendarat pada figur kakaknya sendiri.
Romansa
104.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Dua hari sebelum tahun baru, pacarku, Dylan Stevens, malah bawa asistennya ke pantai untuk merayakan tahun baru. Aku tidak marah, aku bahkan dengan tulus bantu dia berkemas. Namun, Dylan malah mengejekku. Dia bilang, aku jadi lebih tahu diri setelah hamil. Begitu dia pergi, aku langsung melakukan operasi aborsi. Karena di kehidupan sebelumnya, setelah aku mencoba menahannya dengan anak kami, asisten itu justru tewas secara tragis di pantai. Di luar, Dylan tampak tenang dan tidak peduli, tapi saat aku hendak melahirkan, dia belah perutku dan bunuh anakku dengan kejam. Saat itulah aku tersadar, dia menyimpan dendam padaku selama ini. Di kesempatan kedua ini, aku akan membuatnya kehilangan segalanya.
Baca
Tambahkan
Cinta Dan Benci Biarlah Diakhiri Dengan Kematian

Cinta Dan Benci Biarlah Diakhiri Dengan Kematian

Suamiku, Roni Jatmiko, yang menggunakan kornea mataku, memaksaku berlutut dan menirukan suara anjing. Putriku yang di dalam tubuhnya berdetak jantungku, dengan lantang berkata bahwa aku tidak pantas menjadi ibunya. Sebelum jantung buatan di tubuhku berhenti berdetak, aku menelepon suamiku. Namun dia justru membentak aku dengan dingin, “Luna, bisakah kamu berhenti buat keributan?! Kalau memang mau mati, pergi saja jauh-jauh! Aku tidak mau mengurus mayatmu!” Saat itu, di tengah hamparan salju, aku hanya bisa menutup satu-satunya mata kiriku yang tersisa. Kemudian, suami yang tak pernah mencintaiku itu menggali keluar bola matanya sendiri. Putri yang tak mau mengakui aku itu berkali-kali mencoba bunuh diri, hanya demi bisa menemuiku sekali saja. Namun aku ... sudah tak lagi menantikan cinta dari mereka.
Baca
Tambahkan
Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Demi biaya pengobatan suamiku yang mengalami kecelakaan, aku terpaksa meninggalkannya. Ibu mertuaku berjanji akan menanggung semua biaya perawatannya, dengan satu syarat, aku harus pergi dari hidupnya. Diam-diam, aku membawa serta anak dalam kandunganku. Aku tak pernah membayangkan harus memilih antara tetap di sisi suamiku atau memastikan dia mendapatkan perawatan yang layak. Tapi ibu mertuaku tak memberiku pilihan lain. "Jika kau benar-benar mencintainya, buktikan dengan menghilang dari hidupnya," katanya dingin, menatapku dengan penuh kebencian. "Kamu sudah cukup membawa sial dalam hidupnya." Dadaku sesak. Aku ingin membela diri, ingin berteriak bahwa aku bukan penyebab semua ini. Tapi saat aku menoleh ke arah Arfan, terbaring lemah dengan nafas yang bergantung pada alat medis, aku tahu aku tak punya pilihan lain. Malam itu, dengan tangan gemetar, aku mengemasi barang-barangku. Tak banyak yang kubawa, hanya beberapa pakaian, sedikit uang, dan tentu saja, rahasia terbesar yang ku sembunyikan dari ibu mertuaku, kehidupan kecil yang tumbuh dalam rahimku. Sebelum pergi, aku berdiri di ambang pintu kamar rumah sakit, menatapnya untuk terakhir kali. Aku ingin menyentuhnya, menggenggam tangannya, membisikkan bahwa aku mencintainya dan berharap dia segera sadar. Tapi aku takut. Takut jika aku menunggu lebih lama, aku tak akan sanggup pergi. "Aku mencintaimu," bisikku pelan, lalu melangkah pergi, meninggalkan hatiku bersamanya.
Romansa
104.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bukan Istri Idaman

Bukan Istri Idaman

Belum ada satu bulan usia pernikahan kami, aku sudah menerima pahitnya sebuah kehidupan. Memang, pernikahan ini adalah hasil dari perjodohan orang tua kami. Sebelum menikah, kami diberi waktu untuk saling mengenal satu sama lain. Semuanya baik-baik saja dan tidak ada yang mencurigakan. Aku pikir, pilihan orang tuaku memang sudah tepat. Setelah menikah, semuanya berubah. Sikap suamiku begitu datar. Tidak ada keharmonisan di antara kami. Hangat dan manisnya buah pernikahan, belum pernah aku rasakan. Tubuhku pun tak pernah terjamah olehnya. Sampai pada akhirnya aku menemukan sebuah kenyataan di usia pernikahan kami yang baru beberapa hari. Entah langkah apa yang harus kuambil. Bertahan terlalu sakit, ingin pergi pun harus berpikir dua kali.
Romansa
1011.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sentuhan Panas Berujung Menikah

Sentuhan Panas Berujung Menikah

Kevin—CEO muda dan berbakat, memiliki paras yang tampan dan berwibawa. Di balik wajahnya yang arogan, ia menyimpan luka yang sulit ia sembuhkan. Kekasih yang ia hargai dan ia cintai, mengkhianatinya dengan tidur bersama pria lain, dimana hal itu terjada saat Kevin ingin melamar sang kekasih. Jalang, murahan, bullshit akan cinta—itulah 3 hal yang kini terpatri di hati Kevin. Eliza Ishana—Gadis cantik yang ceria, menjalani harinya dengan kuliah dan mengurus butik pakaiannya bersama seorang sahabat. Tidak pernah sekalipun menjalin hubungan serius dengan seorang pria. Tapi, karena malam itu, "Eliza... Will you marry me?" Kevin berkata serius dan menatap tajam manik indah Eliza.
Romansa
10101.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1718192021
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status