Transformasi Sang Tuan Putri
Ini adalah event penting bagi Lusiana. Semua orang bertepuk tangan dan mengambil gambar. Dia menerima buket bunga mawar dari seorang penggemar, dengan anggun berjalan di atas karpet merah, bibirnya mengukir senyum menawan.
Ketika dia berjalan dan mencium aroma mawar dari penggemarnya tiba-tiba kepalanya terasa berputar. Lusiana melihat wajah orang itu dan sosok itu sudah pergi dari kerumunan dengan senyum aneh di bibirnya.
"Apa yang terjadi padaku? Kepalaku sakit sekali!"
Lusiana merasa pandangan matanya menjadi gelap, dia tidak bisa melihat apa-apa dan tubuhnya jatuh di atas karpet merah.
Secara ajaib tubuhnya menghilang, dia dilupakan dan seperti tidak pernah ada di dunia modern.
***
Di zaman kuno, seorang putri raja sedang sekarat meregang nyawa, tubuhnya sudah membiru, kedua matanya cekung dan lehernya bengkak.
"Lebih baik aku mati, dengan begini aku tidak perlu mendengar orang-orang menghinaku, pria yang satu-satunya aku percaya juga berkhianat, dia memilih adikku sendiri, aku tidak akan melihatnya lagi setelah malam ini!"
Semua tabib sudah dipanggil untuk mengobatinya tapi hasilnya nihil. Nyawanya sudah di ujung tanduk.
Lusiana sang putri mati dan setelah dua puluh menit dinyatakan meninggal dunia tiba-tiba napasnya kembali. Sang putri bangun dan duduk di atas ranjangnya. Semua orang kaget dan mengira Lusiana adalah hantu. Lusiana sang tuan putri menjadi sangat berbeda setelah meminum racun, dia menjadi sosok yang dingin dan acuh.
"Aku hidup kembali untuk membalas dendam! Aku bukan lagi Lusiana sang putri gendut yang lemah dan tidak bisa apa-apa! Aku adalah Lusiana sang artis terkenal dan bermartabat! Hahahaha!"
Mendengar tawa kerasnya dan ucapannya, semua orang berpikir Tuan putri sudah tidak waras, tapi semua tindakannya di masa mendatang sangat menakjubkan!
✨ Perjalanan seorang putri dalam menemukan versi terbaik dirinya, baik dari segi karakter, kedewasaan, maupun kekuatannya.