Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya

Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya

Ketika kapal pesiar tenggelam dan hanya tersisa satu tempat di perahu penyelamat, Zayden memilih untuk menyelamatkanku. Aku berhasil diselamatkan, tetapi Caitlyn tidak sempat menunggu perahu penyelamat kedua dan akhirnya meninggal karena tenggelam.  Zayden berpura-pura tidak peduli dan tetap memilih untuk mengadakan pernikahan denganku. Lima tahun setelah pernikahan kami, dia membuat hidupku sengsara dan menyalahkanku atas kematian Caitlyn. Ketika aku sudah tidak tahan dan ingin bercerai, dia malah memilih mati bersamaku. Saat membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari terjadinya kecelakaan kapal pesiar. Kali ini, aku memutuskan untuk memberikan kesempatan hidup kepada orang yang paling dia cintai.
Baca
Tambahkan
Room Key to the End of Our Marriage

Room Key to the End of Our Marriage

The hotel called, politely reminding me that the condoms used last night were unpaid and had been charged to my membership card. I was stunned. I'd been working late until midnight and hadn't set foot in any hotel. I confronted my husband, the only person who knew my card code. Nathan Phelps looked at me, bewildered. "Honey, that hotel costs over $10,000 a night. I'd never go there. It's probably a system error. Someone must have mistyped the card number. I'll file a complaint tomorrow." Unconvinced, I called my best friend, who managed the hotel. "Tracy, check who Nathan was with at the hotel last night. I'm catching him red-handed."
Baca
Tambahkan
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
Baca
Tambahkan
Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku

Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku

Ibuku meninggal karena terlalu emosional. Pasalnya, hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, kini pengantin wanitanya malah berubah menjadi mitra bisnis Ezra. Pada saat ibuku mengembuskan napas terakhirnya, hari pernikahanku berubah menjadi hari pemakamannya. Namun, Ezra memerintahkan agar pesta pernikahan tetap dilanjutkan seperti biasa dan bahkan memintaku untuk memasangkan cincin pernikahan ke jari Naila secara langsung. "Cepat! Pasangkan cincin itu padanya. Malam ini, aku akan memberimu penjelasan," katanya sambil menggertakkan giginya. Aku mengabaikan amarah Ezra dan menggendong jenazah ibuku meninggalkan hotel. Pukul delapan malam, pernikahan dengan pengantin yang diganti itu selesai dengan "sempurna". Naila memposting di Instagram dan postingannya mendapat puluhan ribu suka. [ Yay! Hari ini aku akhirnya menikahi pria idamanku. Terima kasih pada pihak ketiga yang sadar diri dan pergi. ] Tak lama kemudian, Ezra juga memposting. [ Orang yang nggak layak, nggak pantas dicintai. ] Di kamar jenazah yang dingin, aku memberikan tanda suka pada postingan mereka berdua dan menulis komenta. [ Semoga langgeng. ] Kemudian, aku mengemas barang-barangku sambil memeluk kotak abu jenazah ibuku. Namun, ketika aku sampai di rumah baru yang kubeli, aku menemukan Ezra sedang berciuman penuh gairah dengan Naila di sofa baruku.
Baca
Tambahkan
My Wife Stole Our Daughter's Corneas

My Wife Stole Our Daughter's Corneas

My wife, a doctor, treated our daughter like a walking blood bank. When our daughter passed away, she took it even further. She transplanted her corneas into her old flame’s son. Before our daughter’s body was even cold, she was out having dinner with her ex and his son. They were celebrating that the boy could see again. She even went so far as to secretly burn our daughter’s body to get rid of any evidence. By the time I got there, all I saw was my daughter's ashes being swallowed up by the flames. I told her I wanted a divorce. She just sneered, “It’s only a daughter. Are you really going to divorce me over this?” But later, she was down on her knees, begging me not to leave her.
Baca
Tambahkan
My Husband’s Secret Lover Killed My Son

My Husband’s Secret Lover Killed My Son

After my husband picked up his secretary and our son, they went into the hotel for a business meeting. Photos of them were trending online. I gave him a call to ask him about it, but he hung up on me impatiently. “I’m meeting a client. Obviously, we’re meeting at the hotel! Can you stop being unreasonable?” I was busy contacting IT support to retract the trending topics. Two hours later, I received a call from the emergency department of the hospital. When I reached the hospital, my son was already dead. In his hand, he was still holding a staff ID tag. The secretary’s name was on the tag. I broke down crying. My husband, Zac Davis, had blocked my number so I could not reach him. After I completed the hospital procedures, Zac finally returned my call. He sounded very angry and impatient, “Did you fetch our son? Why didn’t you inform me? Don’t you know that we’re all waiting for him to pass us the agreement? Just send the document over now!” After that, he immediately hung up and blocked my number again. I stared at the notification on my phone and sneered. I was going to snatch your clients and force you into a dead end!
Cerita Pendek · Romance
17.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
No More Living in Her Shadow

No More Living in Her Shadow

I was twelve when Henry Shaw took me home from the orphanage, gave me a new name, put me through school, and gave me a good life. Ten years later, his first love returned from abroad. Her name sounded like mine, and her face looked like a mirror image. I quickly realized I had been a stand-in all along. Crushing the diagnosis in my pocket, I decided that I was going to live the rest of my life for myself, even if I did not have much time left.
Cerita Pendek · Romance
4.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Before My Last Breath, I Was Her Reflection

Before My Last Breath, I Was Her Reflection

I was the stand-in who looked most like my husband's first love. He put me through countless plastic surgeries, both major and minor ones, until I became her exact likeness. But then, she came back from the dead. All it took was her saying, "I don't like anyone looking like me," and he sent me right back to the operating table once more. I begged him, telling him that my body couldn't handle it anymore. Alas, he only looked at me with irritation. "Seeing that cheap imitation of her face just disgusts me," he sneered. "No matter how close you come, you'll never be her." In the end, I died on that operating table. Yet, he went mad, trying desperately to recall what I once looked like.
Baca
Tambahkan
Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi

Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi

Ketika istriku tidak meminta jatah lagi, disitu lah ia hamil. pernikahan tanpa cinta dan selalu dia yang meminta duluan tak berhasil mendapat keturunan, tetapi disaat aku yang ingin melakukannya kami mendapatkan keturunan. Nasi telah menjadi bubur, karena nafsu aku telah menceraikannya dan menikah lagi [POV HABIB] ~~~~ Habib adalah seorang pemuda yang sudah beristri, tetapi berkeinginan menikah lagi karena sang istri tidak bisa memberinya keturunan. Ia sangat bosan dengan pernikahannya karena sheila istrinya terlalu agresif, dan selalu minta untuk dilayani setiap hari. Seketika rumah tangga mereka hancur, dan disaat Habib telah menikah lagi, Sheila malah sedang mengandung tanpa sepengetahuan Habib. Bagaimana kisah mereka? Akankah Habib menyesal dan ingin kembali pada Sheila? Yuk ikuti terus kisahnya...
Rumah Tangga
20.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sasaeng Is Me

Sasaeng Is Me

Anisya Dhanoewinoto
Daniel, yang merupakan pewaris tunggal dari PHONIX Grup. Kini kembali ke tempat kelahirannya, yaitu Korea Selatan. Untuk menemukan sang adik yang dulu sempat terpisah ketika mereka masih kecil. Namun, ketika dia baru saja memulai pencariannya. Daniel menemukan fakta bahwa sang adik sudah tewas beberapa tahun sebelum kedatangannya. Karena terlibat dalam sebuah kecelakaan tragis. Daniel yang tak mempercayai berita itu, akhirnya mulai mencari tahu tentang kematian sang adik, dan misteri yang menyelimuti di belakangnya. Mampukah Daniel menemukan kebenaran dari kematian adik kandungnya? Dan mampu menemukan dimana keberadaan makam dari adik kandungnya itu?
Romansa
102.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status