Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
La gemela elegida sin espíritu de loba

La gemela elegida sin espíritu de loba

Por centésima vez, mi Alfa y compañero, Ryker, usó su voz de mando sobre mí, amenazando con rechazar nuestro vínculo si no me sacrificaba por mi hermana gemela, Ivy. No lloré ni protesté. Simplemente firmé los papeles de rechazo del vínculo de compañeros. Le entregué a mi hermana al Alfa que había amado durante diez años. Pocos días después, Ivy armó un escándalo en el Banquete de la Alianza de Manadas, humillando a la hija del Alfa de Silvermoon. Una vez más, di un paso al frente para ocupar su lugar, soportando el dolor de una marca de plata desfigurante. Más tarde, cuando exigieron que probara la seguridad del Ritual de Regeneración del Espíritu Lobo con mi propio cuerpo por el bien de mi hermana, acepté con una sonrisa. Mis padres, ambos Betas, me dijeron con los ojos enrojecidos, que finalmente estaba siendo la hermana mayor que se suponía que debía ser. Incluso Ryker, que siempre había sido tan distante conmigo, se detuvo ante la celda. Acarició suavemente mi mejilla por primera vez en mucho tiempo y dijo en voz baja: —Harper, no tengas miedo. Tan pronto como termine la prueba, te llevaré a ver las auroras al Lago de la Diosa de la Luna. Pero él no sabía que, independientemente del resultado de la prueba, no volvería a verme jamás. Mi espíritu de loba ya se estaba desvaneciendo. Nada podía salvarme. Esta vez, cuando cerrara los ojos, sería para siempre.
Baca
Tambahkan
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Suwati van Rooij
Daaaarrr ! Lagi-lagi suara petir, biarpun aku nggak terlonjak seperti tadi tapi cukup bikin hati lumayan ngenes. Dengan kecepatan siput seperti ini jam berapa aku akan sampai Jakarta. Aku mendesah sedih, desahan yang sia-sia karena cuman aku sendiri yang tahu. Bruukkk ! Aku kaget lima kepalang. Aku menabrak sesuatu? Buru-buru aku melankah ke depan mobil, ingin melihat apa yang tadi sepertinya aku tabrak. Noooooo…..orang? Ada orang…eh laki-laki jatuh tertunduk di depan mobilku. “Tempat apa ini?” akhirnya dia berbicara. Pheeeww…aku menarik nafas lega, minimal dia bisa berbicara, coba kalau dia ternyata tidak bisa berbicara dan aku tidak tahu menahu bahasa isyarat bagaimana kita akan berkomunikasi coba? “Bandung….” Jawabku ragu-ragu, aku tidak yakin apa maksud pertanyaan dia dengan “tempat apa ini”, apa maksudnya kita di mana? Aku yakin sih aku belum meninggalkan bandung. “Bandung? Apa itu nama desa?” Hah…dia tidak tau Bandung? Mati gue, jangan-jangan tabrakan tandi membuat dia gegar otak. Sekarang dia mengalami amnesia dan tidak tahu siapa dirinya, tidak tahu apapun! Terus apa yang harus aku lakukan? Tiba-tiba aku ingat film Jason Bourne, dimana dia mengalami amnesia setelah tertembak dan jatuh ke laut. Tetapi lelaki ini bukan Jason Bourne, tapi dari postur badan dan wajahnya bisa saja lho dia menjadi the next Jason Bourne. Aarrrgghhh gue ngelantur lagi. “Mas ingat namanya siapa?” ok, pertanyaan basic untuk memastikan apakah dia amnesia atau bukan. “Gajah Mada” jawabnya singkat. Aku dengan refleks menyunggingkan senyum kecil, pasti emak bapak si emas ini adalah fans berat patih maha tersohor dari Majapahit tersebut. “Kenapa kamu tersenyum?” tanyanya membuyarkan lamunanku.
Fantasi
109.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Felice Chiara Farfala (28) Leader tim desain fashion yang memengang brand Luxury yang sangat terkenal yaitu Lauré yang merupakan Brand Luxury di bawah naungan perusahaan The Premiére. Felice merupakan wanita tangguh, tenang, ambisius dan realistis. Felice merasa bahwa laki-laki hanyalah sesuatu hal yang merangsangnya untuk memberikan ketegangan dan kepuasan sesaat. Dia tidak pernah menganggap penting terkait perasaaannya terhadap pria dan dia hampir tidak pernah memberikan segalanya tentang perasaan itu dengan serius. Namun, suatu hari ketika dia sedang berada dalam sebuah acara pesta pembukaan Fashion Week. Felice bertemu dengan seorang pria yang biasa di panggil Mr. X. Pria itu adalah seorang Fotografer yang biasa diajak kerja sama oleh Brand-Brand Luxury. Saat sedang berpesta Felice dan Mr. X terlalu mabuk sehingga mereka berakhir di dalam sebuah kamar Hotel. Mereka terlibat dalam cinta semalam tanpa saling mengenal satu sama lain. Keesokan paginya, Felice terbangun dengan kondisi yang tenang dan segera kembali menjalankan aktifitasnya seperti biasa. Mr. X berusaha untuk mengajak Felice berkenalan tapi Felice tidak mau menyebutkan namanya pada pria cinta semalamnya itu. Karena bagi Felice dia tidak akan terlibat lebih jauh pada hubungan ini. Setelah ditinggalkan oleh Felice, Mr. X masih terngiang-ngiang dengan kejadian semalam. Dia masih tidak bisa melupakan wanita itu. Suara dan kecantikan tubuhnya masih teringat jelas di benaknya. Mr. X akan terus berusaha mencari wanita itu meskipun ia tidak tahu namanya. Setelah beberapa jam berlalu, Felice terpaksa harus menggantikan Arina untuk melakukan kencan buta. Pria yang menjadi pasangan kencan butanya adalah Mr. X. Bagaimana tanggapan Felice dan Mr. X saat kembali bertemu? Apakah mereka akan saling mengenal?
Romansa
1.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Gairah CEO:  Ditinggal Nikah, Terjebak Cinta Miliader

Gairah CEO: Ditinggal Nikah, Terjebak Cinta Miliader

(Warning 21+) Annelise Fischer, seorang wanita berusia 28 tahun, terjebak dalam tekanan utang dan kesulitan menemukan pekerjaan di Jakarta. Ketika undangan pernikahan mantan kekasihnya, Anthony, tiba, luka lama kembali terbuka, mengingatkan Annelise pada kisah cinta yang pernah menghancurkannya. Enam bulan sebelumnya, dalam upaya mengubah nasib, Annelise melakukan perjalanan ke Surabaya untuk wawancara kerja di sebuah perusahaan hiburan besar. Namun, hidupnya berubah sejak insiden di bandara, di mana dia tanpa sengaja menumpahkan jus jambu merah ke celana seorang pria asing, Logan Blackwood. Takdir mempertemukan mereka kembali di pesawat, dan setelah malam penuh turbulensi—baik di udara maupun di hati—mereka terlibat dalam hubungan one-night stand. Semua berubah ketika Annelise diterima bekerja di perusahaan besar milik Logan, yang ternyata adalah CEO sekaligus pria yang mengisi malam tak terlupakannya. Hubungan profesional mereka yang canggung perlahan berubah menjadi hubungan rahasia yang penuh gairah. Logan, yang selalu tampil dingin dan arogan, mulai menunjukkan sisi protektif dan perhatiannya pada Annelise, sementara Annelise berjuang menahan perasaannya di bawah tekanan pekerjaan. Perlahan, Annelise pun menyerah pada godaan yang semakin sulit diabaikan. Setiap interaksi mereka, baik di ruang rapat maupun setelah jam kerja, penuh dengan ketegangan sensual. Di balik tembok kaca kantor, di sela jadwal kerja yang padat, hasrat terpendam mereka meledak dalam pertemuan-pertemuan rahasia. Namun, di tengah gairah yang membara, dunia korporat yang kejam dan gosip tak terelakkan mulai mengancam hubungan mereka. Note : Follow akun goodnovel Biebiefenimmm. Instagram author biebiefenim_author 🌹 FB: Biebiefenim Author untuk info lebih lanjut agar tahu ilustrasi seluruh karakter dan kisi-kisi update terbaru. Thanks reader, Salam Sayangg dari Author 😘
Romansa
837 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Gairah Liar CEO Nakal

Gairah Liar CEO Nakal

"Yang, udah! Kamu harus ke rumah sakit, Aurora nelponin kamu loh itu!" "Diem lah bentar! Berisik!" Tubuh Aurora menegang. Tiga jam dia di klinik dan sudah bukaan satu, tapi suaminya tak kunjung datang setelah mengatakan iya. Saat dia pulang, justru dia mendapatkan kejutan luar biasa. "Mas Samuel! Kamu tega duain aku, Sam? Aku sebentar lagi lahiran anak kamu, loh! Aku bahkan udah kontraksi, Mas!" "Kenapa? Ada masalah? Kamu kan udah gak cantik lagi. Lihat diri kamu, burik, badan kamu gendut, dan jelas kamu gak buat aku berhasrat lagi. Jadi, lebih baik kita pisah!" "Aku begini karena kamu yang mau anak, Mas! Bukan aku! Aku juga gak mau badan aku rusak!" "Terus? Mau gimana? Semua udah terlanjur. Pergi saja sana, deh! Berisik banget. Dan mulai detik ini, kita cerai! Rumah ini milikku, pergi kamu!" "Oh, kau menantangku, Mas? Baik! Baik! Awas kamu!" Aurora Vindira, seorang wanita cantik dan anggun. Saat hamil, badannya mengalami perubahan fisik yang sangat mencolok. Saat dia hendak melahirkan, kini dia justru diduakan. Tak terima, Aurora membawa tongkat baseball dan memukuli mereka. Dan saat dia hendak membela diri dari pelakor itu; yang hendak menyerangnya, dia justru didorong kuat. Tubuhnya terjatuh dari tangga dan menggelinding. Karena panik melihat darah begitu banyak, maka Samuel memiliki ide untuk membuang Aurora yang dia yakini telah meninggal. Tapi tanpa Samuel sadari, rekannya yang merupakan seorang CEO menemukan tubuh Aurora dan mempermaknya hingga menjadi waita berkelas kembali. Akankah Samuel menyesal? Akankah Aurora balas dendam setelah dia mendapat backingan yang kuat dari sang CEO? Dan akankah Aurora bisa menghadapi kenakalan CEO yang sangat terobsesi padanya?
Romansa
3.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Renací Y Me Río Viendo A Mi Amiga Y Mi Mestizo

Renací Y Me Río Viendo A Mi Amiga Y Mi Mestizo

Mi amiga, Sofía Santos, la misma que siempre juró que jamás se casaría, me acompañó a la clínica el día de mi inseminación artificial. Pero justo cuando estaba por elegir la muestra de esperma... ¡me la robó! En ese instante lo entendí: ella también había vuelto a vivir. En mi vida anterior, yo solo quería tener un hijo mestizo, así que decidí hacerlo por mi cuenta. Recuerdo que Sofía se burlaba de mí, diciéndome que era una tonta por querer tener un hijo de un desconocido. Lo que nadie imaginó fue lo que vino después: dos semanas más tarde terminé en la corte real. Resultó que el donante que había elegido era, nada menos, que un príncipe extranjero. No solo quiso casarse conmigo, sino que juró que nuestro hijo heredaría el trono. De repente, mi hijo y yo nos convertimos en figuras importantes de la familia real. Las joyas que me regalaban pesaban tanto que apenas podía sostenerme de pie. Mientras tanto, Sofía, tan obsesionada con sus ideas de liberación y ese afán de ir siempre contra todo, terminó metiéndose con la gente equivocada. La despidieron de su trabajo y quedó vetada de la industria. Cuando se enteró del bautizo de mi hijo, viajó desesperada para buscarme. Pero en cuanto la recibí, hizo lo impensable: empujó a mi hijo al suelo, matándolo al instante, y luego me arrojó ácido. —¿Por qué a ti te va tan bien? —gritaba—. ¡Eres una maldita desgraciada, no lo mereces! Cuando volví a abrir los ojos, estaba otra vez en el mismo día... el día en que Sofía me acompañó a la clínica.
Baca
Tambahkan
Él Eligió a Otra,  Yo Elegí a Su Hermano

Él Eligió a Otra, Yo Elegí a Su Hermano

El día que Sofía Mendoza perdió a su bebé, Diego Villarreal andaba festejando que su primer amor había vuelto al país. Tres años entregándose y acompañándolo, y para él no había sido más que tener una empleada doméstica en casa. A Sofía se le rompió el corazón y decidió de una vez por todas que se iba a divorciar. Todos sus conocidos sabían que Sofía era de esas mujeres pegajosas, de las que no te puedes quitar de encima fácilmente. —Te apuesto que en un día Sofía ya va a estar de vuelta, suplicando como siempre. Diego respondió: —¿Un día? Eso es demasiado, yo le doy máximo medio día. Desde el momento en que se divorció, Sofía se prometió no mirar atrás jamás. Se propuso a construir una nueva vida, a retomar la carrera profesional que había dejado de lado, y también a conocer personas nuevas. Fueron pasando los días y Diego ya no volvió a ver ni rastro de Sofía en la casa. De repente, él se llenó de pánico. En un evento empresarial, por fin, la vio, rodeada de un montón de gente. Sin pensarlo dos veces, se lanzó hacia ella. —¡Sofía! ¿Cuándo vas a dejar de hacer drama? Alejandro Montoya, el hermano de Diego, apareció de la nada, protegiéndola, lo empujó para quitárselo de encima y le habló con una frialdad que daba miedo. —No te atrevas a tocar a tu cuñada. Diego nunca había querido de verdad a Sofía, pero para cuando se dio cuenta de que sí la amaba, ya no había espacio para él en la vida de ella.
Romance
8340.2K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
Tambahkan
Yessenia Garcia Cordova
En unos de los capítulos escribes que Alejandro gusta de Sofía desde hace tiempo la conoció cuando ella caminaba en el mar desde el se enamoro de ella porque te desviste casi al final y h es que Sofía regrese con su ex ella debería quedarse con Alejandro
Paola Lopez Chalarca
Que triste final. A pesar de lo que hizo Diego, lo cual no me gustó, yo pensé qhe iba a tener otro final. Nisiquiera supimos que fue lo que le escribió Alejandro. Camila Rossi porque no cntinua con la historia. Tantos capítulos para que termine tan mal. Eso es una falta de respeto con los lectores.
Baca Semua Ulasan
El Engaño de Alfa

El Engaño de Alfa

Acepté transferirme fuera de la Academia Lobo Central junto con Lucien porque él decía que lo estaban acosando. Con dieciocho años, y aún sin despertar, en una academia obsesionada con la pureza de sangre y la dominancia, él destacaba… pero por las razones equivocadas. Por eso me rogó que me fuera con él: que nos cambiáramos a una escuela menos exigente, donde el linaje importara menos. El día anterior a que diéramos fin a todo, fui a buscarlo. Fue entonces cuando lo escuché. Uno de sus compañeros Beta habló arrastrando las palabras, divertido: —Te la concedo, Lucien. Fingir que te estaban cazando solo para lograr que ella dejara la Academia Central por ti. —Ustedes crecieron juntos —vaciló otra voz—. ¿De verdad vas a dejarla ir así? —Ni siquiera es al otro lado del mundo. Va a estar bien —respondió Lucien sin pensarlo, con un tono relajado y un tanto divertido, antes de tornarse más frío—. Se me pegó desde que éramos niños. Ya me estaba cansando. Esto es… eficiente. No lo enfrenté, sino que me limité a darme la vuelta e irme. De regreso en mi habitación, volví a abrir la solicitud de transferencia. Taché el nombre de la academia de hombres lobo común a la que él decía que necesitaba… y escribí la que mis padres habían insistido durante años. Todos habían olvidado algo. Yo era la única heredera de la manada Bloodmoon. Y Lucien —un hijo ilegítimo al que el Alfa de Silvercrest apenas toleraba— jamás tocaría el trono Alfa sin un vínculo formal conmigo. Algún día, él comprendería que lo que había desechado no había sido solo mi devoción.
Baca
Tambahkan
Cuando me perdiste, no dijiste nada

Cuando me perdiste, no dijiste nada

En el quinto año de su matrimonio, Débora Acosta descubrió a su esposo Emilio Romero acostándose con su secretaria, la mujer incluso estaba embarazada. De golpe, los cinco años que Débora había entregado al matrimonio parecieron una broma cruel. Pidió el divorcio, solo para darse cuenta de que en la familia Romero ya no había un lugar para ella. La amante, Irene Palacios, la provocó sin pudor, Emilio se mostró frío e indiferente y las críticas de los familiares terminaron por hundirla en un dolor insoportable. Después del divorcio, Emilio volvió a encontrarse con Débora. Ella era como una luna lejana, inalcanzable. Su mirada y su corazón ya estaban llenos de otro hombre. La mujer que había sido su esposa terminó convirtiéndose en el tesoro más preciado de alguien más. Al final de un banquete, Emilio la tomó del brazo. Con la voz quebrada y los ojos enrojecidos, le preguntó casi suplicando: —De verdad, ¿ya no me quieres? Débora lo miró con frialdad. En ese momento, el hombre elegante y distante que estaba a su lado la rodeó con el brazo. Alzó la mirada y dijo con calma: —Sr. Romero, mi esposa y yo tenemos que volver a casa. Por favor, compórtese. *** Ella había creído que era el chiste de toda la ciudad. En su momento más miserable, un hombre al que apenas había visto unas cuantas veces la llevó a su casa. Más tarde entendió la verdad. Alguien la amaba como a un tesoro. Cada una de sus lágrimas era invaluable para él y jamás permitiría que volviera a sufrir ni la más mínima injusticia.
Romance
101.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pernikahan yang Tidak Pernah Dia Sadari

Pernikahan yang Tidak Pernah Dia Sadari

Sebuah video unik viral dalam satu malam. Di dalam video itu, di puncak gunung yang diselimuti kabut, pacarku, Adriel Mahendra, berlutut dengan satu lutut dan dengan ekspresi yang lembut. Di tengah sorak-sorai, cincin di jari perempuan itu berkilau yang menandai dirinya sebagai calon istri Keluarga Mahendra. Dalam hitungan jam, video itu menduduki puncak berbagai daftar tren. Orang-orang menyebutnya sebagai lamaran paling romantis tahun ini. Isabel Santoso kemudian menulis pesan di akun media sosialnya. [Aku sudah menunggu pernikahan ini begitu lama, dan akhirnya sekarang benar-benar terjadi! Terima kasih!] Kolom komentar langsung dipenuhi seruan antusias. [Pewaris keluarga mafia dan wanita biasa? Suka banget!] [Seperti cerita di novel.] [Aku iri banget.] Aku mendatangi pacarku untuk meminta penjelasan. Tapi bahkan sebelum aku sempat membuka mulut, aku mendengar suaranya berbicara dengan sahabat dekatnya di ruang kerja. "Emangnya aku punya pilihan lain?" kata Adriel dengan nada suaranya yang sedikit kesal. "Kalau aku tidak menikahinya, ayahnya akan menjualnya." Temannya ragu sejenak. "Tapi bagaimana dengan Karina? Dia sudah bersamamu bertahun-tahun. Apa kau tidak khawatir dia bisa hilang kendali?" Adriel tertawa, sama sekali tidak peduli. "Terus kenapa kalau dia marah? Karina dan aku sudah bersama selama enam tahun. Dia tidak akan pergi. Dia tidak mungkin pergi." Hampir seluruh tubuhku terasa membeku saat itu. Sebulan kemudian. Aku menikah dengan pria lain di hari yang sama ketika Adriel dan Isabel menikah. Rombongan pernikahan kami bertemu di pusat kota. Sesuai adat, kami bertukar buket bunga di antara dua mobil pengantin yang saling berpapasan, dan jendela kami turun bersamaan. Saat itulah Adriel melihatku. Aku mengenakan gaun pengantin putih dan bukan bersamanya, tapi di dalam pelukan pria lain. Setelah bertahun-tahun mengenal Adriel Mahendra, wajah tenangnya yang selalu sempurna akhirnya retak untuk pertama kalinya.
Cerita Pendek · Mafia
3.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
282930313233
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status