Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tante-tante Kesepian

Tante-tante Kesepian

Demi membantu ayah angkat memulihkan kejantanannya, ibu angkat menyiapkan segelas air yang sudah dicampur dengan obat kuat. Sialnya, gelas berisi air tersebut justru terminum olehku. Saat aku menindih tubuh ibu angkat dengan napas terengah-engah dan membujuk ibu angkat dengan suara serak agar dia mau bertanggung jawab …. Ibu angkat merasakan keperkasaan yang menekan area pribadinya. Dia pun menelan ludah. Kemudian, ibu angkat mengulurkan tangan untuk menarik tanganku dan membimbingku untuk mulai membelai tubuhnya.
Cerita Pendek · Gairah
1.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Dalam Buta

Cinta Dalam Buta

“Rama, matamu tidak bisa melihat, lebih baik aku yang membantumu mencuci. Kalau bagian ini tidak dibersihkan dengan benar, nanti bisa menimbulkan bakteri.” Bibiku sedang berdiri sangat dekat denganku, pakaiannya sudah basah, menampilkan dengan samar siluet tubuhnya yang indah. Karena mengira aku tuli dan buta, ia berpakaian dengan sangat berani. Saat wanita cantik itu membungkuk, kerah bajunya sedikit terbuka, mata basahnya menatap ke arahku, dan seketika itu aku pun tertegun di tempat untuk sementara waktu. Dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah bisa melihat dan mendengar.
Baca
Tambahkan
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

“Buka lebih lebar, Marina Rasha, benar, seperti ini.” Seluruh tubuhku terbaring lemas di kasur pemeriksaan, kedua tanganku tanpa sadar mencengkeram erat seprai. Suara dari belakangku terdengar berat dan ditahan, namun membuat telingaku terasa panas. Posisi pemeriksaan ini sungguh memalukan, pantatku dipaksa untuk terangkat tinggi, seperti sebuah posisi menyerah. “Dokter …. Aku tidak bisa buka lebih lebar lagi ….” Aku menggigit bibir bawahku, suaraku terdengar gemetar. Dari teralis logam kasur pemeriksaan, aku bisa melihat pantulan bayanganku, rambut yang berantakan menempel di pipiku yang memerah, mataku terlihat berkilau dengan cahaya samar dan berair.
Cerita Pendek · Gairah
7.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terjerat Pesona Kakak Ipar

Terjerat Pesona Kakak Ipar

Kakak iparku mengandalkan kondisiku yang buta, sehingga tidak pernah sungkan untuk telanjang bulat di depanku. Namun, aku tidak pernah menyangka jika dia malah berinisiatif memintaku untuk membantunya mengeluarkan sesuatu dari dalam tubuhnya. Aku meraba-raba tubuh kakak iparku, hingga akhirnya atas petunjuknya, tanganku masuk ke dalam anusnya yang hangat dan basah, lalu menyentuh potongan pare yang patah di sana. Sebenarnya, tidak ada yang tahu. Mataku sudah sembuh.
Baca
Tambahkan
Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Tugas Tambahan untuk Ibu Susu

Aku datang ke rumah bos untuk menjadi ibu susu. Namun, payudaraku yang merembeskan ASI malah membuat kemejaku berantakan. Aku buru-buru mencoba membereskannya, tetapi keadaannya justru makin buruk. Seluruh tubuhku kini penuh dengan noda ASI dan bos sama sekali tidak bisa memalingkan pandangannya dariku. Di bawah tatapan panasnya yang membara itu, aku merasa malu karena tubuhku justru mulai memberikan reaksi. Saat aku berada di dalam kamar mandi dengan tubuh yang lemas tak berdaya, mencoba mengatasi gejolak hasratku, aku justru merasa gairahku makin menjadi kuat. Tiba-tiba, bos muncul di hadapanku dan menangkup lembut payudaraku. "Anakku nggak bisa menghabiskan semuanya, jadi orang tuanya yang akan bertanggung jawab." Setelah berkata seperti itu, dia pun mengulum putingku.
Cerita Pendek · Gairah
17.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Terlarang Bersama Istri Sahabat

Cinta Terlarang Bersama Istri Sahabat

Sahabatku memabukkanku dan menyuruhku bersama dengan istrinya. Aku mengira dia punya kelainan khusus, tapi setelah dia dipenjara, aku pun menyadari bahwa itu hanyalah permulaan. Yang paling tak kusangka, setelah dia keluar dari penjara, aku malah menjadi orang yang membantu untuk membunuhnya.
Cerita Pendek · Gairah
5.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Paras Cantik, Tubuh Bahenol

Paras Cantik, Tubuh Bahenol

Aku pergi ke pemandian air panas bersama pacarku dan ibunya. Sayangnya, baju renang ibunya terlalu kecil, dan talinya putus. Aku menatap payudaranya yang besar dan bergetar di “Kolam Anggur Merah”, benar-benar terpesona. Saat itu, tiga pria memasuki kolam. Dalam kepanikan, ibu pacarku mendekapku erat. Saat payudaranya yang besar menempel di dadaku, bergesekan denganku sambil gemetar, bagian bawah tubuhku menegang karena kenikmatan, menekan langsung ke selangkangannya.
Baca
Tambahkan
Rahasiaku Dengan Istri Omku

Rahasiaku Dengan Istri Omku

Setelah kecelakaan itu, tante meremehkanku karena mengira aku sudah menjadi bodoh. Dia tak pernah lagi menutupi tubuhnya di depanku. Bahkan saat aku mulai mencari kesempatan padanya, dia terpaksa harus terus membujukku dengan sabar. Aku pun semakin menjadi-jadi, perlahan-lahan menguji batasan kesabarannya. Hingga pada suatu hari, saat om sedang tidur lelap, aku menyelinap ke ranjang tante untuk menikmati tubuh indah yang sudah lama kudambakan. Tante gemetar di pelukanku. Karena takut om akan terbangun, dia terpaksa menahan suaranya sambil tetap berusaha membujukku, ‘si bodoh’ ini. Dia perlahan kehilangan tenaga, tersiksa di antara rasa nikmat dan bersalah…. Satu hal yang tidak dia ketahui, sebenarnya aku sudah lama sembuh dan kembali normal.
Cerita Pendek · Gairah
5.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pekerjaan Tidak Senonoh

Pekerjaan Tidak Senonoh

Setelah memasuki masa menyusui, payudaraku seringkali bengkak dan basah kuyup oleh ASI, sehingga sangat menyusahkanku. Di saat itulah, aku melihat iklan lowongan kerja untuk menjadi ibu menyusui. Namun, ketika majikanku menangkup kelembutan di dadaku dengan tangannya yang besar dan membantuku mengatasi rasa sakit akibat pembengkakan itu secara langsung …. Seiring dengan sensasi tidak alami dari air susu yang diisap, muncul pula api gairah yang mulai menyala, serta nafsu yang perlahan-lahan hilang kendali.
Cerita Pendek · Gairah
1.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Setelah suamiku tak lagi berfungsi, aku mulai mengisi hari-hariku dengan mainan. Pada akhirnya, aku malah kecanduan pada hal yang sulit dijelaskan itu. Dengan alasan suamiku sudah melukaiku sampai berdarah saat menggunakan mainan itu, aku memutuskan pergi ke sebuah klinik untuk mencari pengobatan. Tak disangka, ternyata dokter pria di sana adalah teman suamiku sendiri. Saat dia memintaku berbaring di ranjang pasien, lalu dengan tegas memisahkan kedua kakiku dan tangannya mulai bergerak ke arah sensitif itu. “Adik ipar, jangan panik… sini biar kuperiksa.” Rasa hampa dan gejolak dalam diriku mulai membakar akal sehat. Di saat yang bersamaan, aku mendengar suara suamiku dari balik pintu sedang mencariku.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status