Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Daun Yang Sumbang

Daun Yang Sumbang

Jika kami digabungkan dalam sebuah lirik lagu, maka akan terlihat sumbang. Maka ku biarkan daun-daunku terbang di makan zaman. Tak berniatku untuk mencari angin aataupun awan. Apalagi berniat supaya Tuhan datangkan hujan. Maka biarkanlah daun ini bernyanyi walau terdengar sumbang. Bila masanya tiba tentu dia juga akan diam dan jatuh dalam kubangan kenangan. ***
102.2K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as puisi daun
Read
+Library
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

Yusuf : @Jauhari, ngetik apa dari tadi nggak kelar-kelar? Aditya : Ari mau pidato. Hisyam : Khotbah dia. Nanang : Bukan, Ari lagi bikin puisi. Beni : Tahu-tahu, sajaknya buat Avreen. Jauhari : Kalian ngumpul di sini. Ya, Salam. Aku kangen!! Andri : @Ari, maaf, aku nggak bisa ikut ke sana. Jauhari : Enggak apa-apa, @Bang Andri. Titip kiss buat dedek bayi. Sekalian buat adiknya Dalair. Aku lupa namanya. Siapa? @Bang Yoga.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as puisi daun
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

H anya ini cara buktikan kalau aku bukan dia E nyahkan segala untuk sebuah ambisi dan asa N antikan waktu yang tepat tuk bersama D engan segala kesakitan berbalut bahagia R intik hujan pun tak sanggup hilangkan rasa A ku inginkan kamu melebihi dunia dan seisinya Gerimis di bumiku, 1 Agustus 2022' Dyra menarik napas dalam setelah menuliskan puisi yang tersusun dari nama sang pria dan mengunggahnya di lama media sosial. Sungguh, rasanya seperti banyak bebatuan berguguran yang hilangkan sesak dada. Walaupun pria di sana mungkin tidak pernah tahu isi hati yang sebenarnya. Setidaknya rasa di hati telah tersampaikan di tempat yang memberikan banyak manfaat ilmu literasi. "Baiknya sekarang tidur. T
108.7K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as puisi daun
Read
+Library
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Dan memiliki efek sihir yang kuat. Terkadang pohon-pohon yang mereka diami akan berdenting alami seolah bersenandung mengikuti irama angin hutan. Begitu merdu seperti nyanyian gadis Merman di lautan dalam. Dari kejauhan, jika kita beranjak ke arah selatan. Ada sebuah dasau berwarna warni. Banyak sekali kupu-kupu liar beterbangan. Tepatnya di sebuah perbukitan kecil.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as puisi daun
Read
+Library
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 365 Times as puisi daun
Read
+Library
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

‘Dimana aku?’ Fuschia bangun di atas rerumputan hijau nan wangi. Dikelilingi pohon berdaun kuning yang mulai berguguran ketika angin berhembus. Fuschia menangkap daun kuning itu. Setelah diperhatikan dengan saksama, daun itu berwarna emas mengilap.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as puisi daun
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

"Ah, sepertinya ini akan menarik!" Hongil langsung melompat dari atas menara tinggi dan kini posisinya berada tepat di depan tembok Istana Kekaisaran Tang. "Jurus, Seribu Daun Mencabut Nyawa!" Sedetik kemudian, dari angkasa atau entah dari mana datangnya, muncul ribuan helai daun jatuh ke arah Pasukan Putri Sin Tang. Ketika daun itu mengenai dinding prisai, dia akan meledak dan melepaskan gas yang beracun.
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 126.9K Times as puisi daun
Show Reviews (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Read All Reviews
DANYANG

DANYANG

Dayu tak bisa menemukan kalimat yang cocok untuk menggambarkan situasi yang sedang dialaminya. Dia terus berlari, sampai akhirnya dia tak bisa merasakan lagi lelah karena larinya. Dia tak lagi mendengar suara langkah kakinya, dan terakhir, dia tak lagi merasakan ada tangan lain yang menggandeng tangannya. Dayu tiba-tiba menemukan dirinya sudah berlari sendirian di jalan beraspal di tengah hutan, dan angin datang meruntuhkan dedaunan yang berwarna kuning. Daun itu bukan daun jati. Dayu bisa mengenali perbedaannya. Daun jati lebih lebar, sementara daun yang menghujaninya lebih kecil, dengan bentuk yang jelas berbeda.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 278 Times as puisi daun
Read
+Library
Terlahir Kembali: Menolak Cinta Putra Bangsawan

Terlahir Kembali: Menolak Cinta Putra Bangsawan

Penutupnya berbunyi: [ Kawan, jangan sia-siakan hari cerah esok. Setiap saat berharga, setiap daun baru bermakna. ] Meski temanya tentang musim semi dan terasa klise, puisinya menggambarkan musim semi dengan pengamatan mendetail dan penggunaan gaya bahasa yang cukup menarik. Ditambah goresan hurufnya yang tegas dan kuat, membuatnya cukup memikat.
9.8251.5K viewsCompletedAdded to Library 7.5K Times as puisi daun
Show Reviews (137)
Read
+Library
durencherry
Suka banget novel ini, pada harus baca deh. Walaupun awalan ceritanya kurang menarik dari tata bahasa terjemahannya, tapi lama kelamaan bahasanya meningkat menjadi lebih baik, dan semakin seru ceritanya, sepertinya ganti penulis terjemahannya? bagus deh. Penulis aslinya pintar, ceritanya masuk akal.
sitiauren24
mkn ksini mkn kasian sm pradipta, dikehidupan lampau sbg Arjuna, dia dikrbnkn oleh klrga nya sendiri, dia mencintai eli tp tdk bisa mengungkapkan dgn bnr krn brbagai trauma, stlh reinkarnasi, dia mlh nyasar ditubuh pradipta, hny bisa mencintai eli tp tak bisa memiliki, smg hppy ending. up tiap hr y
Read All Reviews
Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin

Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin

Pada akhirnya, Aldrian pun menghentikan omongannya. Aldrian tidak sanggup untuk bertanya, “Apa karena aku nggak punya apa-apa sekarang?” Saat Aldrian pulang ke rumah, pertanyaan itu masih berputar di dalam benaknya. Dia mengeluarkan sebuah buku dari rak buku. Isinya adalah kumpulan puisi klasik. Begitu membukanya, terdapat selembar pembatas buku. Pembatas buku itu terbuat dari daun pohon phoenix. Daun pohon phoenix itu sangat rapi dan indah. Di atasnya tertulis tulisan berwarna hitam. “Angin barat semalam menggugurkan daun-daun hijau dari pepohonan.”
8.91.5M viewsCompletedAdded to Library 54.8K Times as puisi daun
Show Reviews (239)
Read
+Library
uwu
thor sblm views dan ratingnya turun yg bikin jdi peringkatnya juga nurun karna ceritanya muter” trs, ngebosenin, dan hilang minat baca para pengikut mending lu langsung aje fokus ke kyna sama aldrian di satuin lagi biar mereka nikah dan pengikut jdi suka dan terhibur setelah itu baru masukin konflik
Melody Flow
cerita nya terlalu bertele2. jalan di tempat. kayak adegan aldrian nolongin kyna pas diganggu penjahat, nolong kyna pas trauma dengan eldric gak ada artinya sama sekali ke hubungan mereka jadi semakin membaik. sekarang balik lg ke masalah Cecilia eldric. abis itu ketemu aldrian lg gitu2 trus polanya
Read All Reviews
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Ada semacam keajaiban dalam puisi tentang daun yang ditulis sastrawan besar. Kalau mencari koleksi lengkap, coba cek arsip digital Perpustakaan Nasional atau situs resmi penerbit mayor seperti Gramedia Pustaka Utama. Mereka sering menerbitkan antologi puisi bertema alam. Aku pernah menemukan kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono tentang daun di toko buku tua di Jogja - judulnya 'Hujan Bulan Juni' punya beberapa karya indah tentang daun kering dan musim.

Untuk pencarian online, platform seperti Indonesia Poetry atau laman komunitas sastra di Facebook sering membagikan puisi langka. Jangan lupa cek akun Instagram penyair senior, kadang mereka posting puisi daun yang belum diterbitkan. Terakhir kali aku tersesat di laman Goodreads, ada grup diskusi khusus yang membuat thread 'Puisi Daun Sepanjang Masa' dengan referensi dari Chairil Anwar hingga Goenawan Mohamad.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status