Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Hermosa Beach, California Khaled menatap Kalinda, menunggu rentetan serangan yang dia yakin akan dilepaskannya. Sebaliknya, bahu Kalinda merosot dan tangannya jatuh ke pangkuan. Dia memiringkan kepala dan rambutnya tergerai ke depan untuk menyembunyikan sisi wajahnya. Bibir bawahnya bergetar dan setetes air mata mengalir di pipinya.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

sanggah si mata licik. “Huh?” Alis Kavland berkerut. Si mata licik mendekat dan berbisik, “Konon katanya gua ini dihuni oleh seekor ular raksasa. Setiap orang yang tersesat ataupun sengaja masuk ke sini akan menjadi santapannya.” Sebelah bibir Kavland terangkat naik. “Tidak buruk.” Kavland berseru lantang, “Beri dia pelajaran sebelum menjadi santapan ular di dalam sana!”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Karma 2

Karma 2

biarlah sisa tantangan selanjutnya kulalui seperti air yang mengalir apa adanya Jangan lupa pantengin Karma Sesi kedua Khusus cerita Bendi dan Imelda ya. Follow, subscribe dan share ya Mak. Tamat ❤️
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Elbarra

Jerat Cinta Elbarra

Dia bahkan tak sadar meremat tangan Raka. Merasakan rematan kuat di tangannya, Rala menoleh. "Kenapa, Kal?" Kalea mendongak kaget. "Ah? Eng ... Enggak. Gak papa." "Oh, kirain mau ke kamar mandi atau apa." Kalea meringis, menggeleng. "Rame ya?" Kalea mengangguk. "Haha. Namanya cafe, Kal. Justru kasihan kalau gak rame."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

Di tengah penglihatannya yang berkunang-kunang, dia menyadari jika pria yang baru saja datang adalah Bara. Alisha menyaksikan Bara, suami yang dingin dan cuek itu, berkelahi agar dirinya tidak diganggu oleh segerombolan pria hidung belang. Merasa tak percaya, Alisha hanya tertawa dingin lalu meletakan kepala yang sudah sangat berat ke atas meja. "Pasti ini cuma mimpi. Mana mungkin Bara begitu," gumam Alisha seraya menonton perkelahian tiga lawan satu dengan raut muka santai.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Tiba-tiba, Kala menggerakkan tangannya, dan matanya berkilat dengan cahaya aneh, seperti mencerminkan sesuatu yang tak terlihat. Ratih terpaku saat Kala menggeliat, tangannya bergerak seolah menggambar di udara, dan hawa dingin menyeruak, disertai suara berat yang datang entah dari mana.. "Siapa... siapa itu?" Ratih terkejut, mencoba mencari tahu dari mana suara itu datang. Namun Kala hanya tersenyum, dengan matanya yang kini berubah menjadi sangat tajam. Seperti ada hal yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Wajahnya yang polos itu seolah menyimpan rahasia yang begitu dalam.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Raksa berteriak, “Apa itu?” Arjuna menajamkan pendengaran. “Suara Sang Kala... tapi bukan Niskala. Ini adalah satu dari bayangan waktunya yang terpisah, dialah Kala Candra.” Begitu namanya diucapkan, langit bergetar. Dari balik kabut muncul sosok besar berwarna perak kebiruan, tubuhnya tinggi menjulang dengan mata seperti dua rembulan. Wajahnya tidak menyeramkan, tapi dingin seperti cermin tanpa perasaan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
OBSESI TUAN STERLING

OBSESI TUAN STERLING

"Kau memberiku ketenangan yang tidak pernah ku bayangkan, Ratuku. Aku harus memberimu sesuatu yang melambangkan jaminan keamananku." Kaelan membuka kotak itu. Di dalamnya tersemat sebuah kalung rantai perak murni yang tebal, namun elegan. Liontinnya adalah kristal safir hitam... warna yang sama dengan mata Kaelan...dan dikelilingi oleh ukiran halus. Vera terkesan. "Ini indah, Kaelan. Tapi apa maknanya?"
10918 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status