Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

Rasa kecewa tentu saja terlihat di wajahnya dan kemudian dirinya mengumpat dengan keras. “Sial! Kenapa ini hanya mimpi!” Hari sudah semakin sore. Cahaya matahari mulai tenggelam dan berganti dengan malam yang suram. Di sebuah tempat yang cukup gelap dengan banyak sekali benda tajam dan beberapa potongan tubuh yang tergeletak di lantai penuh darah. Lantai berwarna seperti papan catur itu berubah menjadi merah darah. Dinding yang dipenuhi banyak sekali foto orang lain membuat suasananya terasa menyeramkan dengan diiringi lagu Gloomy Sunday. Seseorang tersenyum menyeringai di bawah kegelapan menjadikan terasa mengerikan. Freya akhirnya selesai dengan pekerjaannya dan sekarang dirinya sedang ber
5.2K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as kala
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

“Bagaimana kalau kita bermain kuda saja. Tiba-tiba Mami kangen Lorenzo.” Lorenzo adalah kuda kesayangan Byanca. Kuda itu hadiah ulang tahun dari Bian dua tahun yang lalu. Lorenzo adalah jenis kuda kuartal amerika. Ia berlari sangat cepat. Olehnya, Byanca menamai Lorenzo. “Ken setuju!” Ken melompat kegirangan. Pasalnya, ia sudah sangat lama tidak bermain kuda lagi. “Aku juga ingin menunggangi Lorenzo bersama Mami.”
1047.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kala
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

tanya Rojali seraya memasang kuda-kuda, bersiaga dan waspada. Cahaya rembulan dengan gagah menyinari area persawahan. Tampaklah seseorang keluar dari kegelapan. Dari gestur tubuh, bisa ditebak jika sosok berbusana serba hitam itu adalah lelaki, dan dari sana pula Rojali tak perlu menunggu sosok itu menjawab pertanyaannya. “Siapa kamu?” ulang Rojali, “apa kamu anggota Kalong Hideung?”
9.775.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as kala
Read
+Library
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

'' Gerutu nya pelan namun masih bisa terdengar di gendang telinga cowok itu. Cowok itu ingin mengatakan sesuatu, namun terhenti kala ada yang berteriak dan berjalan kearah nya. ''LIAAAA.'' Revalia Angghea Queen Fransisco. Cewek berbandana itu refleks menoleh kearah seseorang yang menanggilnya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as kala
Read
+Library
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Atau Ania, yang Amira kenal. Adinda menatap sayu. Matanya memerah, cairan bening itu, keluar dari ujung matanya. Rasa bersalah yang teramat dalam, kini tengah ia rasakan. Tangannya melambai, memanggil Amira untuk mendekat.
1054.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as kala
Read
+Library
Kamalila (Kama & Kalila)

Kamalila (Kama & Kalila)

Gadis itu berjalan ke arah pemilik kedai yang melihat pertengkaran mereka, ia meminta maaf dan segera berlari mengejar Kama yang sudah berjalan jauh. Kalila berkali-kali memanggil nama Kama agar pria itu berhenti atau memelankan laju langkahnya yang lebar, ia kesulitan berlari mengejar Kama. Kalila tak melihat sebuah akar pohon yang menonjol keluar dari tanah, dan kaenanya ia menyandung akar tersebut dan membuat tubuhnya tersungkur jatuh dengan kedua lututnya yang menopang tubuh.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as kala
Read
+Library
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

“Kalau aku tidak salah, menilik dari penampilannya lelaki satu itu memang Kala Hitam.” Seingat Ki Sajiwa, Kala Hitam adalah tokoh silat golongan hitam yang sangat ditakuti. Kemampuan olah kanuragannya sangat tinggi. Dilengkapi dengan keahlian meracik racun serangga nan mematikan. Meski termasuk dalam golongan hitam, tetapi Kala Hitam dikenal sebagai pendekar yang tidak punya sikap dan pendirian. Ia hanya akan membela siapa pun yang memberinya imbalan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as kala
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

kata preman yang ketiga itu. Kyra menggeram rendah. "Kalian nggak tahu berurusan sama siapa, hah?" Tak ada ekspresi ramah di wajah Kyra. Hanya ada tatapan dingin yang mengintimidasi. "Hoi!" Perhatian Kyra teralihkan pada seruan seorang lelaki dari arah belakangnya, arah kampusnya. Kyra memiringkan sedikit tubuhnya, lalu menoleh ke sana. Ia melihat seorang lelaki dengan pakaian warna gelap, rambut panjang yang dikuncir setengah di belakang, dan memiliki aura yang terasa gelap dan kelam. Saat diamati baik-baik, Kyra ingat wajah itu. Dia senior di fakultas lain, tapi sangat terkenal se-institut ini. Dia Dewa Kegelapan, Raka Akmana.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as kala
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

goda Azka pada Alaska yang bersiap dengan coolnya di hadapan cermin yang memantulkan wajah tampan dengan kulit putih, juga hidung bangir yang menambah tampan wajahnya. “Apaan sih, Ka?” tukas Alaska yang malu, dan itu terlihat jelas dari rona merah jambu dari wajahnya. “Hahaha, malu nih ye, sans aja kali cuy!” “Gue gimana, Ka? Udah cakep belum? Atau gue norak?” tanya Alaska lagi setelah menatap Azka yang berpangku tangan menatap sahabatnya itu.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as kala
Read
+Library
Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

jelas Kaliya panjang lebar. “Kamu melakukan itu semua tanpa bantuanku? Lalu... lalu bagaimana dengan iblis lain?” tanya Orlando khawatir. Kaliya mengeluarkan sebuah liontin dari balik kemejanya. Pecahan batu permata Katastrof itu berkilauan meskipun tak terkena sinar matahari. Warna merah muda, dan akan berubah menjadi merah delima di waktu-waktu tertentu.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as kala
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status