Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

“Laki-laki itu tidak perlu ijin istri untuk menikah lagi,” katanya. Mendengar ucapan Ayah bisa kulihat Ibu malah tertunduk lagi, ada apa sebenarnya? kenapa dia hanya diam tanpa suara? “Dari sekian banyak sunah nabi kenapa harus poligami, Riana biar kutanya langsung padamu, bersediakah kamu jadi istri kedua suamiku?” “Hmm, aku, tolong kasih aku waktu, aku engga bisa ngasih keputusan sekarang,” jawab Riana. “Kenapa nak Riana bukannya kamu dan Bagas sudah saling kenal, bukankah kalian sudah dekat sejak kuliah?” tanya Ayah mertua. Hah? Apa ini jadi mereka pernah dekat? Kenapa hidup serumit ini. Lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum menyaksikan permainan takdirku. “Kenapa Dek, kenapa kamu malah senyum,” Mas bagas menatap heran ke arahku, raut mukanya tampak gelisah mungkin dia takut aku akan meledak. “Kenapa dunia ini begitu sempit Mas? kamu sendiri gimana? maukah menikahi mantan teman sebangkuku?” Aku harus memastikan ini sendiri disaksikan kedua orang tuanya. Dia lagi-lagi tak menjawab. “Tentu saja suamimu tidak akan menolak menikah dengan wanita cantik seperti Riana, toh mereka juga sudah saling mengenal,” sambar ayah mertuaku. “Kalau tolak ukur menikahi wanita hanya dilihat dari kecantikannya, apakah setelah menikah ada jaminan dia akan memiliki anak laki-laki, kalau tidak bukankah semuanya sia-sia.” Rasa sakit tak melulu harus ditampakkan dengan air mata, dan senyum tak selamanya memiliki arti bahagia. Senyum itu mampu menghilangkan luka walau hanya sekejap. Memberikan kekuatan baru agar aku bisa lebih kuat menghadapi kenyataan pahit.
Rumah Tangga
1077.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Malam Pertama

Setelah Malam Pertama

"Maaf Zhia, terpaksa Mas ambil keputusan ini. Mas dan orang tua kecewa sama kamu." Ega menjatuhkan talak kepada istri yang baru semalam ia nikahi. "Astaga, Mas! Apa yang kamu lakukan? Tega banget sama aku," jawab Zhia berkaca-kaca, ia tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Hanya karena tidak terdapat bercak darah setelah malam pertamanya dengan Ega, Zhia dianggap tidak perawan oleh keluarga suaminya. Berawal dari kepahitan inilah, hidup Zhia yang awalnya baik-baik saja berubah total. Diceraikan setelah malam pertamanya, Zhia berubah menjadi wanita yang berbeda. Akankah Zhia kembali percaya dengan adanya kesempatan kedua untuk memperbaiki hidupnya ataukah dia terus tenggelam dalam kubangan dosa yang tak berkesudahan.
Romansa
106.1K DibacaOngoing
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
Tambahkan
Diajheng Widia
masih penasaraan apa sebenernya kesepakatann ayahnya zhia dgn pak Danu. dan nanti juga ayah zhia juga bakalan nyesel telah melakukan kerja sama dgn pak Danu. toh ujung2 nya bakalan di tipu. udah anaknya di perlakukan ngga manusiawi ,perusahaan di tipu.. duh ga bisa bayangin penyesalanmuu paak
Endah Spy
ceritanya menarik banget bner2 bikin ngregetan sama keluarga ega .. kok bisa sii ke istri sendiri gara2 nggak ngeluarin darah di cap nggak perawan .. duhh ega nih ya fisik orang berbeda2 .. ada yg ngeluarin banyak darah ada juga yg nggak .. dan yg nggak blm tentu juga zhia itu nggak perawan.. hadehh
Baca Semua Ulasan
Istri Rahasia Sang CEO

Istri Rahasia Sang CEO

Kejadian yang tidak pernah terbayangkan oleh Arsenio, hingga membuat Arsenio terpaksa harus menikahi seorang gadis yang tidak di kenal olehnya. "Saya akan menikahi kamu, tapi kita rahasiakan pernikahan kita, jangan sampai ada satu pun orang yang tau, termasuk keluarga saya," Deg Gadis yang bernama Kamila itu terkejut mendengar perkataan dari pria yang ada di hadapannya saat sekarang ini. Kepalanya langsung menggeleng kencang dengan kekehan miris. "Kalau begitu, pergi saja, aku tidak akan menuntut pertanggung jawabanmu, karena aku juga tidak mau menikah dengan pria sepertimu!" Kamila menarik selimut yang membalut tubuhnya, sungguh hatinya terlalu sakit, tak pernah terbayangkan olehnya kegadisannya akan di renggut oleh seseorang yang tak di kenalnya, apalagi mereka harus menikah diam-diam. Arsenio bimbang, mau tak bertanggung jawab, tapi di dalam hati kecilnya sana terus memberontak untuk bertanggung-jawab dengan gadis yang sudah di renggut kesuciannya itu. Ia juga tidak mungkin membiarkan gadis itu hamil anaknya nanti. Arsenio menarik tangan gadis yang akan membuka pintu hotel itu. "Saya akan tetap bertanggung jawab!" Ucap Arsenio dengan tegas. Kamila menepis tangan itu. "Saya tidak mau, pergi saja. Saya anggap ini semua hanya kesialan saya saja!" Namun, bukan Arsenio namanya jika tidak bisa mendapatkan sesuatu yang di inginkan olehnya...
Romansa
10819 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Misunderstanding

Misunderstanding

“Dibayar berapa lo sama bokap gue, hah?” Rayyan menyudutkan posisi Mita ke tembok. Satu tangannya mencengkeram erat kerah kemeja gadis itu sehingga membuatnya seperti tercekik. Mita kesulitan bicara. Tenggorokannya tercekat karena tekanan tangan Rayyan yang begitu kuat. Tangan kirinya berusaha melepaskan cengkeraman Rayyan sedang tangan kanannya menepuk-nepuk punggung tangan laki-laki itu. “Jawab!” sentak Rayyan. Matanya semakin berkilat merah. Memancarkan gurat amarah sekaligus sedih yang bercampur menjadi satu. “Lep—lepas, Ray. Denger penjelasan aku dulu,” pinta Mita dengan suara terbata. Gadis itu memejam seiring dengan luruhnya butiran kristal dari kedua sudut matanya. “Apa lagi? Udah jelas kalo lo cewek simpenan bokap gue! Lo udah ngerusak keluarga gue!” Rayyan semakin berapi-api. Mita mengangguk perlahan, dia pasrah. “Oke. Oke kalo menurut kamu kayak gitu. Bunuh aku kalo emang itu mau kamu,” lirihnya. Air mata semakin deras membanjiri wajah cantik Swastamita. Apakah Mita akan terus pasrah mendapat perlakuan kasar Rayyan? Akankah Mita benar-benar menyerah untuk tidak menjelaskan masalah sebenarnya pada laki-laki itu? Akankah Rayyan tega menghabisi Mita seperti yang diinginkan gadis itu?
Romansa
102.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

RedSnow
[Warning, mengandung kebaperan tingkat dewa, pernah publish di Dreame pada Agustus 2020] Barbela Manda, nama kerennya Arbela, nama guyonnya Barbel. Datang dari Yogyakarta dengan sepucuk surat wasiat dari Almarhum sang Ayah sebelum meninggalkan dirinya sendiri. “Carilah keluarga Algibran di Jakarta. Sampaikan nama Ayah dan tinggal lah dengan mereka, belajarlah di sana dan bahagia.” Membuat Arbel dengan berat hati meninggalkan sanak saudara dan kerabat di Yogya untuk pergi berpetualang di Jakarta. Ares Algibran, cowok ber IQ hampir 200 yang saat ini sedang menempuh pendidikan kedokteran, mengikuti jejak Ayah, Ibu serta leluhur keluarganya. Keluarga dokter paling terkenal di Indonesia, pemilik Rumah Sakit bergengsi di Jakarta, keluarga Algibran. Pintar, tampan, kaya, atletis dan lain-lain. Dalam kata lain, Ares adalah definisi sempurna. Hanya satu kelemahannya, sikap arogan dan dingin yang gak ketulungan. Membosankan dan cuma tahu bagaimana menghabiskan waktu untuk belajar. Serta kelakuan kakunya yang tidak bisa mengungkapkan perasaan sebenarnya. Gawatnya, Arbela malah jatuh cinta pada pandangan pertama. “Saya boleh panggil kamu mas?” “Ga.” “Saya boleh berangkat bareng?” “Ga.” “Mau saya buatin teh?” “Hmm.” Bagaimana jika mereka di haruskan bertunangan karena perjanjian masa lalu dan wasiat Ayah Arbela? “Saya mau kamu pura-pura gak kenal saya di kampus, dan jangan pernah kasih tahu siapa-siapa kalau kamu tinggal di rumah saya, apa lagi ngaku-ngaku kamu tunangan saya.” Bagaimana jika Ares yang menentang dan bersikap bodo amat kepada Arbel malah berbuat ‘kesalahan’ yang mengharuskannya bertanggung jawab? “Satu tahun. Buat saya jatuh cinta sama kamu dalam waktu satu tahun. Kalau bisa, saya akan lanjutkan pertunangan ini ke jenjang yang lebih serius.” Ares yang sadis dan Arbel yang Masokis. Bisakah Arbel memenangkan cinta Ares dan mendapatkan pertanggung jawaban yang semestinya?
Romansa
1016.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Mbak, I Love You

Mbak, I Love You

“Aku suka sama Mbak.” Ucap Halil dengan senyum lebarnya. Innara mengerutkan dahi dan memandang pria yang usianya dua tahun lebih muda sekaligus bawahannya itu dengan tatapan tajam dan dingin. “Jangan suka sama saya. Saya ini lebih cocok jadi kakak kamu daripada jadi pacar kamu.” Jawab Innara dengan ketus seraya berbalik pergi. “Siapa juga yang mau jadi pacar Mbak.” Ucap Halil ketus yang membuat Innara kembali berbalik memandangnya dengan bingung. “Aku maunya Mba jadi istri aku aja.” Lanjutnya kembali dengan senyum lebar yang membuat Innara kesal. “Lagipula Mbak jangan khawatir, postur tubuh aku bisa nyembunyiin usia Mbak yang lebih tua.” Jawabnya yang membuat Innara merasa ditampar kenyataan. Jangan lupa untuk tap Love dan komen yang positif ya.
Romansa
1018.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menjebak Cinta Om-Om Impian

Menjebak Cinta Om-Om Impian

Pertemuan dengan cinta pertama, begitu membara dan panas. Pertama kali mata bertemu mata, da gairah yang mendesir membuat desakan demi desakan untuk menyentuh kian intens. Jiwa muda yang membara, membuat Angela kian nekat menggejar cinta Edward. Perbedaan 20 tahun itu tidak menghalangi Angela sedikitpun untuk mendapatkan perhatian Edward. Kehadiran Angela membuat Edward kacau, dia tidak menginginkan wanita lain dalam hidupnya, namun juniornya berkata lain. Angela bukan gadis yang mampu ditolak. "Jess, kamu kah itu?" Edward menatap tidak percaya, masa lalunya hadir di depan dirinya, begitu nyata. "Ed?" Suara lembut itu masih sama, Edward langsung memeluk tubuh ringkih wanita itu. Wanita itu hanya diam, sesekali menyentuh pungguh lebar Edward. "Akhirnya aku menemukanmu, Jess." "Kamu mencariku?" Wanita itu melepaskan pelukan Edward. "Kenapa?" Pertnyaan itu membuat Edward mematung. Ya ... dia hanya mencintai wanita itu secara diam, tanpa ada ungkapan. Bahkan sampai sekarang. "Loh, mama dan Om Ed saling kenal?" Pertanyaan Angela sukses membuat kedua orang itu menoleh. Sementara Angela masih bingung, kenapa mamanya bisa mengenal Om Edward. "Dia mamamu?" tanya Edward tidak percaya. "Iya!" jawab Jessika tegas.
Romansa
171 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

WARNING!!! KHUSUS 21+ BOCIL MINGGIR Bijaklah dalam membaca. Terima kasih. "Minumlah susu coklat ini ... biar susumu tambah berisi. Hehehehehe," goda Herlambang. "Om Her, nakal ah!" Senyum Elena meraih susu coklat dalam kemasan kecil. ... "Om gimana ini, kalau Erlangga tau dan curiga?" tanya Elena, terlihat tangannya gemetaran dan wajahnya penuh ketakutan saat menatap Herlambang. Dipeluknya Elena dengan erat. Lalu, Herlambang memegang wajah Elena dan berucap, "Sayang ... kalau ternyata hari ini kita ketahuan, aku akan hadapi apapun resikonya. Jadi kamu jangan takut seperti ini." "Tapi, Om..." Akankah perselingkuhan mereka akan diketahui oleh Erlangga? Apakah yang akan dilakukan Erlangga jika tahu, Papinya berselingkuh dengan istrinya? Siapakah diantara mereka yang bertanggung jawab atas kehamilan Elena? Dijamin seru...! Ada sedihnya, keselnya dan nagih untuk baca sampai akhir.
Romansa
9.779.6K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
Tambahkan
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Shalaff The Magic Of Prayer

Shalaff The Magic Of Prayer

Putri Affrilia
" Bah, serius Abah mau mindahin aku di pondok ini? " Tanya Abbas sambil mencoba berjalan sejajar dengan abahnya . "Ya gimana lagi. " Jawab abahnya dengan singkat. "Di pondok ini ikhwan akhwat jadi satu loh. " Balas Abbas. "Kamu di sini mondok niatnya buat cari ilmu, bukan cari akhwat, kalau niat awal kamu mau cari ilmu, InsyaAllah gapapa walaupun ada akhwat. " Jelas abahnya dengan lembut. *** "Ih Putri, jangan jadi berondong kau ni. " Ucap Aini membuyarkan lamunanku. "Dih, siapa juga yang jadi berondong, kau nanti kaget kalau tahu dia, " balasku. "Hmm iya-in aja deh biar kau seneng. " Balasnya sambil tertawa. *** Mungkin nantinya tak akan ada yang tahu, bahwa ada seseorang yang selalu melangitkan do'a sendirian, berjuang dengan teguh nya, tanpa adanya sebuah dukungan, ia selalu yakin akan takdir Allah yang indah, Allah tak mungkin membiarkan do'a dan keteguhan dari hamba-Nya itu kembali dengan sia-sia. Meski selalu ada rintangan yang tak segan-segan menghampiri, bahkan terkadang rintangan itu memberi rasa luka di hati. Akankah ia mampu bertahan di atas derasnya rintangan itu? Ataukah perjuangannya akan berhenti sebelum Allah buka pintu do'anya? . Ingat, hal menyakitkan dalam hubungan percintaan adalah;"kita telah kehilangan sesuatu itu sebelum sempat memilikinya. "
Romansa
102.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN "Aku minta 50% saham dari Petra." Senyum Nadia tersungging di bibirnya, dalam hati berharap pria di hadapannya itu, mundur dan dia tidak harus memenuhi permintaan Adelia, sepupunya. "Oke, setelah bayinya lahir langsung aku alihkan 50% saham Petra atas namamu," jawab Bryan dengan tatapan lekat ke arahnya. "Mas!" Adelia menguncang lengan Bryan. Jelas tak terima dengan keputusan suaminya. "Jangan kuatir, saham milikku yang kuberikan padanya nanti," jawab Bryan seolah tak peduli dengan nilai saham miliknya. "Dan, kuharap permintaan Nadia ini, hanya kita bertiga yang tahu, Adelia." Nadia mendengar ucapan pasutri di hadapannya itu, tertawa meremehkan. "Sudahlah cari wanita lain, saja." Dipandanginya wajah sepupunya yang terlihat bingung menatap suaminya. "Pikirkan lagi, Adelia. Kenapa harus memaksakan diri memberikan keturunan pada suamimu, ini." "Besok kubawakan surat perjanjian bermateri, kita buat kesepakatan di depan pengacaraku." Bryan berkata cepat, tak ingin Nadia berhasil mempengaruhi istrinya. "Kamu enggak usah khawatir, Adelia. Kehilangan 50% saham Petra, tidak masalah bagiku." "Tapi, perusahaan ini, milik keluargaku, Mas ...." "Memang benar, Sayang. Tapi, 60% kepemilikan sahamnya milikku." "Kamu pikirkan lagi, seberapa berharganya anak kita? Lagian saham yang kuberikan ke Nadia adalah saham milikku. Itu, kulakukan karena aku menghargai pengorbanan Nadia setahun kedepan memberikan kehidupan pada calon anak kita." Adelia sampai tertunduk tak berani menatap wajah suaminya. Dalam hatinya, ia mulai membenarkan ucapan suaminya. Tapi, imbalan yang diminta Nadia tetap tak masuk akal baginya. "Masih ada waktu hingga anakku lahir, untuk saat ini, tak mengapa mengikuti keinginan Mbak Nadia." "Besok mau kujemput atau langsung ketemuan di kantor Pak Ilham?" tanya Bryan mengalihkan pandangan ke Nadia. Perempuan yang merupakan teman sekelas di SMU sekaligus cinta pertama Bryan itu, bergeming. Kilatan dari pandangan Bryan membuat Nadia terdiam. Sekarang, ia tak punya alasan untuk mundur, menjadi ibu pengganti anak Bryan dan Adelia.
Romansa
103.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1112131415
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status