Istri Muda Pilihan Langit
tanya Papa ketika mengunjungi putri satu-satunya itu.
Kinan menghela nafas panjang, "Kangen, Pa. Kangen sekali, udah lama aku enggak ke makam Mama. Kangen sama temen-temen juga, udah lama enggak ngeband. Ulung udah nikah, Pa. Aku cuma bisa mantau lewat live I* nya Ale."
"Enggak kangen Langit?" ujar Papa hati-hati.
Dengan menunduk dan menggigit bibirnya kuat-kuat. Kinan memaksa kepalanya untuk menggeleng padahal yang terjadi adalah rasa rindu yang terus bertambah dari hari ke harinya.