Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan

Pernikahan Semu yang Berawal Dari Kebohongan

Tahun ketujuh pernikahannya dengan Joel, Hana membawa kartu keluarga untuk membeli rumah subsidi dari sekolah. Namun, dia justru diberi tahu bahwa kartu keluarga yang ada di tangannya itu palsu. Bagaimana mungkin? Hana tahu dia tidak salah dengar. Pasti petugasnya yang keliru. Dengan sikap yang tetap sopan, dia mengulanginya lagi, "Tolong dicek lagi. Kartu keluargaku ini dulu diurus oleh suamiku." Petugas di loket tampak tak sabar. Dia memeriksanya sekali lagi, lalu menatap Hana dengan ekspresi sedikit menyindir. "Aku nggak salah lihat. Di kartu keluarga ini, selain kepala keluarga sendiri, masih ada dua orang. Yang satu adalah istrinya, Ruby, yang satu lagi adalah putranya, Ryu."
Baca
Tambahkan
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Pada hari ujian masuk perguruan tinggi, kartu peserta ujian milik sahabat masa kecil pacarku ketinggalan di rumah. Dia bersikeras ingin mengambilnya sendiri. Aku membujuknya agar jangan pergi. Akibatnya, sahabat masa kecilnya itu gagal mengikuti ujian Soshum, lalu karena putus asa, ia melompat dari gedung hingga tewas. Setelah itu, aku dan pacarku diterima di Universitas Teknologi Banduna. Kami berpenghasilan tinggi, hidup mapan, dan pernikahan kami tampak sempurna. Tapi pada hari peringatan kematian sahabat masa kecilnya itu, dia menikamku berkali-kali sampai aku mati. “Kamulah yang membuat dia mati. Kalau waktu itu aku mengambil kartu ujian untuk Xena, dia tidak akan putus asa sampai melompat!” Saat aku membuka mata lagi .... Aku kembali hidup, tepat di hari ujian masuk perguruan tinggi. Suara panik pacarku terdengar di telingaku, “Cindy, aku harus pulang untuk mengambil kartu peserta ujian Xena!” Kali ini, aku hanya tersenyum dan berkata padanya, “Pergilah. Hati-hati di jalan.”
Baca
Tambahkan
Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Akhir Cerita Terapis Di Playgroup Anakku

Aku mendaftarkan anakku ke playgroup dan tak disangka mereka memberiku kartu pijat di spa sebelah. Begitu memasuki ruang pijat, aku terkejut karena terapis terbaik yang memijatku itu melakukan sesuatu padaku….
Cerita Pendek · Gairah
3.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ciuman Pengkhianat

Ciuman Pengkhianat

Suamiku memiliki seorang pujaan hati. Wanita itu mengunggah sebuah status berupa video. Dalam video tersebut, dia dan suamiku sedang melakukan permainan menyerahkan kartu remi dengan mulut. Kartu tersebut jatuh dan bibir mereka bersentuhan. Mereka langsung tidak peduli apa pun dan berciuman selama satu menit penuh. Ada tulisan yang menyertai. "Aku masih payah seperti biasanya! PS: Arkan masih sama bagusnya seperti dulu!" Aku menyukai status tersebut dengan hati hampa dan berkomentar: "Selamat." Sesaat kemudian, suamiku menelepon dan membentakku. "Kamu itu ada-ada saja jadi perempuan. Aku dan Lidya sedang bermain. Kenapa kamu sensitif sekali!" Aku tahu bahwa tujuh tahun hubungan kami hanyalah awan yang berlalu begitu saja. Sudah waktunya bagiku untuk pergi.
Baca
Tambahkan
Terpesona Oleh Godaan Putri Sahabatku

Terpesona Oleh Godaan Putri Sahabatku

"Lulu, enak nggak rasanya ditunggangi?" Putri angkatku mengenakan pakaian seksi sambil berlutut di lantai dan menunggingkan bokongnya. Aku menindih bokongnya yang montok sambil menarik kuncir kudanya dan bergerak intens. Sementara itu, ayah kandungnya sedang bermain kartu di sebelah.
Cerita Pendek · Gairah
1.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Baru saja masa nifasnya usai, Winda Baskoro menggendong bayinya ke Dinas Kependudukan untuk mengurus kartu keluarga. "Pak, nama anakku Alex Harto." Petugas itu mengetik beberapa kali pada keyboard, tetapi dahinya makin berkerut. "Di kartu keluarga Tama Harto, sudah tercatat seorang anak bernama Alex Harto." Winda tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, anak kami baru genap sebulan!" Belum selesai bicara, ponsel di sakunya bergetar. Saat dia membuka layar, terlihat foto dari asisten Tama, Sania Marsudi. Dalam foto itu, Tama merangkul pinggang Sania dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya menggendong bocah laki-laki sekitar lima atau enam tahun. Ketiganya berdiri di depan gerbang TK, tersenyum begitu cerah hingga menyilaukan mata. Di papan nama yang tergantung di dada bocah itu, tertera jelas namanya, Alex Harto.
Cerita Pendek · Romansa
26.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
My Cold-Blooded Patient

My Cold-Blooded Patient

Mercyyy
It has been seven years since Havoc Benedict Montemayor was kidnapped and since then, they still haven't heard his voice again. He can’t just talk to anyone, he changes the psychiatrist like how he often changes his clothes. He is determined to not get treated not until Sunshine Claire Mendoza became his psychiatrist. He does not want to heal, she wants him to get better. He keeps a deep secret, she's determined to unfold it. He's a beast... would she be able to calm him down?
Romance
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

"Gimana rasanya naik kuda? Enak nggak?" Di atas punggung kuda yang berguncang, aku memegang pinggang ramping kakak ipar seksi itu. Roknya terus berkibar tertiup angin. Temanku sedang asyik bermain kartu di rumah yang tidak jauh dari sana, sementara aku, tepat di depan matanya, sedang menunggang kuda bersama istrinya yang seksi ....
Cerita Pendek · Gairah
1.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Noda dalam rumah tangga

Noda dalam rumah tangga

Pena Emas
"di dalam kartu ini, terdapat uang yang akan ku tambah setiap harinya. Kau gunakanlah uang itu! Sandinya 222222." Setelah mengucapkan hal itu, Alka membalikkan badannya, hendak keluar dari kamar Mira. Namun ketika tangannya telah berhasil memegang handle pintu, ia berhenti, membasahi bibirnya dengan tak nyaman dan berkata, "selamat malam, Mira." Lalu ia benar-benar meninggalkan Mira di malam pertama!
Romansa
101.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

"Uang di kartu debit ini adalah bayaran mu semalam. Sekarang kita impas. Selamat tinggal, Tuan Aras!" Wajah Aras langsung menggelap sempurna. "Teresa!" Teriak Aras marah, menembus udara dan menggemparkan seluruh bangunan. 'Apa dia pikir tubuhnya bisa dijual? Beraninya Teresa menggunakan uang untuk menghinanya!' Kedua tangan Aras mengepal sampai buku-buku jarinya memutih. "Teresa, sebaiknya kau berdoa supaya aku tidak menangkapmu!"
Romansa
10383 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
910111213
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status