Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Di dalam bus tidur saat perjalanan pulang di hari liburan, aku yang memang memiliki hasrat tinggi tidak tahan ingin memeluk boneka silikon khusus yang baru aku beli untuk memuaskan diri. Setelah kembali dari toilet, lampu bus sudah dimatikan dan seluruh kabin gelap gulita. Aku meraba-raba masuk ke dalam tirai ranjangku. "Jangan di sana. Kamu terlalu besar. Nanti rusak." Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kakiku di bahunya. Benda panasnya yang besar menekan bagian intimku. Aku menggelengkan kepala tidak karuan, napasku tersengal-sengal, air mata dan liurku bercampur menjadi satu, menetes ke seluruh lantai. "Aku salah. Cepat masukkan." Benda keras itu langsung menusuk ke dalam. Aku sampai memutarkan bola mata karena terlalu nikmat. "Kalau terus dipegang, ini akan berakhir sampai penetrasi penuh."
Short Story · Gairah
9.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Terjerat Hati Teman Kecil

Terjerat Hati Teman Kecil

QM
"Aku tidak akan pernah bisa menyukaimu. Kamu itu bagian dari masa lalu buruk!"  Cilla Adilla "Hanya aku dan hatiku yang tau tentang perasaanku." Bastian Hananta Tentang pemuda bermata bulan sabit dan gadis eksotis yang dijuluki kopi hitam, Cilla Adilla. Pemuda itu bernama Bastian Hananta, si biang kerok. Mereka selalu saja bersinggungan meskipun tidak saling menginginkan. Ah, tidak terpikirkan sedikitpun oleh Cilla, gadis ceria dan manis itu harus menjadi istri musuh bebuyutannya. Dia menikah dengan Bastian, tetangga lima langkah yang sangat menyebalkan. Namun, itu  benar-benar terjadi. Bagaimana bisa?  Apakah kapal Cilla dan Bastian akan berlayar? Bagaimana pernikahan yang tidak didasari dengan cinta di antara kedua belah pihak itu berlangsung? Benarkah tanpa cinta?
Romansa
102.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Jerat Rahasia Teman Masa Kecilku

Dikhianati di hari anniversary, Nara runtuh. Ia dituduh gagal menjadi kekasih hanya karena menolak disentuh. Jijik, marah, dan mempertanyakan dirinya sendiri, Nara nyaris kehilangan kendali, hingga Aland Dashiel muncul. Teman masa kecil yang dulu ia tinggalkan kini berubah menjadi pria dengan tatapan gelap, suara rendah, dan jarak yang sengaja dipersempit. Aland tidak memaksa. Ia hanya mendekat… perlahan… sampai melewati batas yang selalu Nara jaga. “Kamu gemetar, Nara,” bisiknya. “Dan kamu masih bilang kamu tidak menginginkanku?” Saat sentuhan yang dulu ia takuti justru membuatnya ingin menyerah, satu pertanyaan tersisa, setelah ini… apa mereka hanya akan menjadi teman kecil saja?
Romansa
10731 viewsOngoing
Read
Add to library
Putri Kecil CEO dari Masa Depan

Putri Kecil CEO dari Masa Depan

Moone
Sejak lama, Rafli tidak pernah menyukai anak-anak dan tidak pernah ingin memiliki keluarga sendiri. Anehnya, anak-anak pun selalu merasa ketakutan di dekat Rafli. Sampai suatu hari, seorang gadis kecil tiba-tiba muncul di kamar Rafli dan mengaku sebagai anaknya dari masa depan. Keinginan Rafli untuk mengetahui kejadian-kejadian di masa depan pun terwujud. Namun, bagaimana jika masa depan yang putrinya ceritakan tidak seindah masa depan yang ia rencanakan? Terlebih saat ia tahu bahwa ibu dari putrinya adalah calon istri sahabatnya sendiri..
Romansa
1.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

Musuh masa kecil: kembali mengusik (hati)

Setelah bertahun-tahun merantau, Ayu kembali ke desa. Namun rencana ketenangannya hancur saat bertemu musuh bebuyutannya yang kini menjadi pria dewasa yang suka mengusiknya dengan cara berbeda. Di balik sikap jahilnya yang membuat darah tinggi, ada tatapan teduh yang meruntuhkan benteng pertahanannya. Apakah benci yang mereka rasakan benar-benar tulus, atau hanya tameng untuk rasa yang dulu pernah ada?
Romansa
125 viewsOngoing
Read
Add to library
Setelah Hilang Ingatan, Teman Masa Kecilku Menggila

Setelah Hilang Ingatan, Teman Masa Kecilku Menggila

Tiga bersaudara Keluarga Satria, yang selama ini menganggap aku berharga di hidup mereka, justru tidak ada di sampingku saat aku tersiksa oleh tumor otak ganas. Dokter mengatakan prosedur operasi bisa menyebabkan hilang ingatan. Aku yang tidak ingin melupakan mereka, langsung menelepon dan memohon bantuan. Namun yang kudapat justru makian tanpa ampun. “Diana, hari ini ulang tahun Santi. Bisakah kamu berhenti membuat masalah?” Aku menahan sakit hingga pingsan. Saat sadar di rumah sakit, aku melihat pesan dari Santi di ponselku. [Diana, para kakak memberiku tiga jimat keselamatan untuk melindungiku.] Di foto itu, jelas terlihat jimat-jimat yang dulu kudapatkan dengan cara bersujud selangkah demi selangkah, berlutut di tengah hujan selama tujuh jam. Semua itu kulakukan demi keselamatan tiga bersaudara tersebut. Saat itu juga aku benar-benar menyerah. Aku pergi seorang diri ke luar negeri untuk menjalani operasi dan memilih melupakan mereka. Hingga suatu hari, aku melihat tiga pria asing berlutut di depan rumahku, memohon maaf dengan gila-gilaan.
Short Story · Romansa
1.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
Read
Add to library
Ketika Kekasih Masa Kecil Menggantikan Posisi Istri Rahasia

Ketika Kekasih Masa Kecil Menggantikan Posisi Istri Rahasia

Aku menikah diam-diam dengan Bos Matt. Setiap kali dia tidur dengan kekasih masa kecilnya, dia berjanji akan memberiku pernikahan sungguhan di depan lima keluarga. Selama lima tahun, Matt sudah berjanji padaku sebanyak 99 kali. Selama 99 kali itu pula, dia meninggalkanku di altar. Pertama kalinya, itu karena kucing pemenang penghargaan milik Cecilia mati. Untuk menghiburnya, Matt menunda pernikahan selama tiga bulan. Aku berdiri sendirian di altar dengan mata memerah dan berusaha menenangkan para tetua keluarga. Kedua kalinya, Cecilia mengamuk di kasino dan menghancurkan vas antik bernilai triliunan. Matt mengalihkan jet pribadi yang seharusnya digunakan untuk pernikahan dan bergegas ke tempat itu dalam semalam untuk membereskan kekacauannya. Setiap kali tepat sebelum pernikahan kami, kekasih masa kecilnya Matt itu pasti selalu mengalami keadaan darurat. Aku menangis, berteriak, dan bahkan menodongkan pistol ke kepala Matt. Namun, dia hanya menekanku ke dinding dan membungkamku dengan ciuman yang dingin serta kasar. "Dia itu cuma pelampiasan, kamu adalah Nyonya Tanjung sesungguhnya. Jaga sikapmu." Setelah yang ke-99 kalinya, aku akhirnya muak. Aku mendorong berkas itu melintasi meja. Dengan tinta yang masih basah, segel Keluarga Tanjung dicap di bagian bawah berkas itu. "Pernikahan kita, aliansi kita ... sudah berakhir."
Short Story · Mafia
5.3K viewsCompleted
Read
Add to library
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
Romansa
103.1K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status