Sang Penjaga Pajajaran
Dan dari dalamnya terdengar suara anak-anak bernyanyi, suara yang datang dari masa depan dan masa lalu sekaligus:
“Lamun rasa hirup, dunya moal eureun nyanyi. Lamun dunya nembang, waktu moal sare deui.”
(Jika rasa hidup, dunia takkan berhenti bernyanyi. Jika dunia bernyanyi, waktu takkan tidur lagi.)
Larisa menatap ke atas, air matanya tampak jatuh dalam senyum yang tenang.
“Begitulah akhirnya,” katanya pelan. “Bukan akhir yang memisahkan, tapi akhir yang mengingatkan.”
Larisa kemudian menutup matanya dan dunia kembali berputar dalam keheningan abadi.
Hot Chapters