Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Guratan Rindu
Kehilangan Mama tercinta, membuat Maesya semakin jauh dari kata ketataan. Rambut yang dulu terbalut hijab, kini terurai bebas. Sifatnya yang dulu ceria, kini sudah suram. Bahkan, ia tak sudi lagi tinggal serumah dengan papanya. SMA GG menjadi saksi bisu pertemuannya dengan El, si cowok dingin yang menjadi idola kaum hawa di sekolah. El juga menjabat sebagai Ketua OSIS di sana. Tak disangka, pertemuan keduanya perlahan mengungkap kebenaran-kebenaran yang sudah tertutup rapat di masa lalunya. Bahkan, bukti-bukti kebohongan yang tersembunyi pun mulai terlihat. Siapakah dalang di balik kematian mama Maesya? Apakah ada hubungannya dengan orang terdekat? Atau, bahkan teman-temannya? Akankah hubungan mereka akan terganggu karena masa lalu kelam keduanya?
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Kenangan Cinta Pertama yang Membelenggu

Kenangan Cinta Pertama yang Membelenggu

Pada hari ulang tahun pernikahan kami yang kelima, aku menemukan sebuah ponsel lama di dalam brankas Raditya. Kata sandinya adalah tanggal lahir cinta pertamanya. Di dalamnya tersimpan semua kenangan manis masa lalu mereka. Sementara di album fotonya yang sekarang, bahkan tidak ada fotoku satu pun. "Aliyah, memangnya menarik mengintip privasi orang lain?" Aku menoleh menatap pria yang berdiri di luar pintu. Aku tidak bertengkar dan tidak membuat keributan. Aku hanya berkata dengan tenang, "Kita cerai saja." Raditya memformat ponsel itu tepat di hadapanku, ekspresinya dingin hingga tak terbaca emosi apa pun. "Sekarang sudah cukup?" tanyanya padaku. "Masih mau cerai?" Aku mengangguk dengan sungguh-sungguh. "Ya."
14.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Rania Adiningrum, dosen sastra berusia 35 tahun, adalah seorang single parent yang berusaha menjalani hidup mandiri setelah perceraian yang pahit. Namun, ketika tiga pria datang mengguncang hidupnya, ia harus memilih di antara perasaan lama dan rasa baru yang membingungkan. Bima Alvaro, mantan suami yang kembali dengan penyesalan dan cinta yang belum hilang; Leo Saranggi, sahabat masa kecil yang mencintainya sejak lama, namun terhalang oleh perbedaan keyakinan; dan Adrian Alfatih, pria muda yang membangkitkan gairah namun terikat dengan wanita lain. Ketiganya menghadirkan pilihan yang sulit bagi Rania: mengikuti kata hati atau mempertaruhkan moralitas dan masa depan. Di tengah perasaan yang bercampur aduk, Rania harus menemukan jalan yang benar-benar akan membawa kebahagiaan sejati bagi dirinya dan putrinya.
813 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Love life hope

Love life hope

Rin da livian
Ardana Rasti menyukai Sandy, sangat suka sehingga dia menentang perintah kedua orangtuanya hanya agar bisa lebih dekat lagi dengan kekasih pujaannya itu. Sandy Andrea, lelaki jenius, bahkan sangat brilian, disukai Nana sejak JHS, tak pernab menolak, dan tak pernah menjawab kata cinta yang ditanyakan Nana padanya ketika JHS. Segala macam usaha akan dilakukan Nana. Akankah usaha Nana dalam mendekati Sandy bisa dan menggapai impiannya untuk bisa bersamanya? Lalu bagaimana membuat Sandy menyukainya, sementara cara - cara yang dipakai ketika masa sekolah sebelumnya pun takkan berhasil padahal jika melihat di FTV semua yang dilakukan Nana adalah cara andalan mereka. Jadi, Nana akan memakai cara apa? Yuk, ikuti perjalanan Nana dalam menggapai dan menemukan cinta sejatinya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Mengejar Hati Cewek Dingin

Mengejar Hati Cewek Dingin

"Kalau yang ngawasin cantik kayak lo, gue bakal mau dihukum tiap hari." Satu kata yang menggambarkan seorang Ralika, menakutkan. Ya, menakutkan dalam artian sangat tegas seperti Singa betina. Jabatannya yang merupakan Wakil Ketua OSIS membuat namanya tersebar luas dan dianggap sebagai tangan kanannya guru. Kehidupannya yang monoton berubah, ketika seorang murid pindahan yang tak tau malu merusak semuanya. El, cowok yang punya senyum yang ia sebut 'madu hutan asli' dia sama sekali tak perduli dengan apa yang dipikirkan semua orang soal Ralika. Lebih tepatnya masa bodoh. Baginya Ralika itu unik dan menarik. Tapi apakah Ralika mampu bersikap seperti itu ketika perlahan masalah hidupnya terkuak? [Cerita ini dikemas cukup ringan dan mengingatkan kembali pada masa SMA]
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua

Ramon tahu, kalau cinta Amira hanyalah sebatas asa untuk putranya. Hanya saja, setelah kematian Dired dan tertuduhnya Amira menjadi tersangka, telah membuat Ramon gelap mata. Seolah Ramon adalah 'Tuhan' yang selalu membuat kehidupan Amira bak di neraka. "Kau mabuk, Pak. Aku akan mengantarmu sampai ke rumah." "Kenapa kau masih mempedulikan aku, setelah semua perlakuanku padamu?" "Karena aku ingin kau menepati janjimu untuk mencari siapa pembunuh kakakku." Ramon kalah. Ya, dia kalah dalam binar mata Amira yang legam. Benar apa kata Sagha, Amira adalah perempuan yang baik serta mudah membuat jatuh cinta. "Aku mencintaimu, Amira," ucap Ramon, tanpa sadar dalam mabuknya. "Kau hanya sekedar orang asing bagiku terlepas dari fakta bahwa kau tadinya adalah calon Ayah Mertuaku."
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Makanan yang Tak Pernah Sampai Di Hadapannya

Ini adalah malam tahun baru ketiga sejak suamiku bangkrut. Rumah kami begitu miskin sampai tidak tersisa beras sedikit pun. Dia bilang, dia ingin makan daging. Dengan suhu minus 20 derajat dan badai salju lebat, aku menahan dingin sambil mengendarai motor listrik tua untuk mengambil pesanan kerja lepas. Jalanan terlalu licin. Aku dan motorku terperosok ke selokan. Beberapa tulang rusukku patah dan di tengah salju yang menutupi langit, tubuhku perlahan kehilangan suhu. Menjelang ajal, tanganku masih mencengkeram erat kotak lauk daging goreng yang kubeli khusus untuk tambahan makanannya. Setelah jiwaku meninggalkan tubuh, aku melayang kembali ke rumah kontrakan kami yang selalu berangin, tetapi tak ada seorang pun di sana. Aku keluar dan melihat suamiku berdiri rapi dengan setelan jas di sebuah vila mewah yang hanya terpisah satu jalan. Di tangannya sedang menggoyangkan segelas anggur merah dengan santai. Sekelompok pengawal bersikap sangat hormat kepadanya. Aku melayang mendekat dan mendengar dia bergumam, "Aku benar-benar nggak kepengin lagi jalani hidup sengsara begini. Kalau wanita bodoh itu tahu aku pewaris orang terkaya, mungkin dia akan senang setengah mati." "Tapi, ke mana dia pergi? Kenapa belum pulang untuk masak? Benar-benar makin malas saja." Namun dia tidak tahu, aku tidak bisa pulang lagi.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kubenci

Istri Yang Kubenci

"Aku sangat membencinya, wanita yang dulu nggak sengaja tidur denganku dan dia sekarang makin buruk rupa. Badannya penuh lemak menggelambir di bagian tubuhnya. Nggak enak dipandang." Arsenio Bagas, pria berusia tiga puluh tahun itu menatap wanita yang sedang menggendong anak dan mencuci piring di dapur dengan pandangan benci. Dia sangat menyesali kenapa dulu dia mau menikah dengan wanita yang telah dihamilinya itu saat malam, sewaktu dia mabuk saat reuni akbar. Bagas, ingin sekali menceraikan wanita bernama Anita yang dia nikahi satu tahun yang lalu. Selama ini, dia telah bertahan, tetapi rasa muak menyesak di dada ketika pulang kerja dan selalu mendapati Anita tidak seperti wanita yang dia inginkan. Akankah pernikahan itu kandas atau Anita mempertahankan pernikahannya karena dia mencintai Bagas?
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

DuniaZe
Aila baru saja pulang kerja, tetapi ia tak sengaja terlibat dalam kecelakaan beruntun. Karena terluka parah, Aila sudah siap mati saat itu juga. Namun, Aila dibuat pening karena ternyata dia justru terbangun menjadi seorang gadis Werewolf bernama Rea! Tak hanya itu, ketika ingatan sang pemilik tubuh datang padanya, Aila sadar bahwa dia adalah luna dan mate Vali--seorang Alpha Tiran. Sayangnya, sang Alpha dan pack-nya mengabaikan pemilik tubuh Aila sebelumnya. Aila pun mencoba untuk menerima kenyataan bahwa dirinya adalah Rea dan mencoba menata kehidupannya di sini. Hal yang dilakukannya pertama kali adalah menjauh dari matenya dan keluar dari pack yang abai padanya! Sayangnya, sang Alpha tiran itu tiba-tiba mengejarnya. Apa yang sebenarnya terjadi? Lantas, apakah Aila harus selamanya tersiksa dalam tubuh sang luna yang tak diharapkan ini?
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Aiko Arawati
Novel Sang Putri Sahabat Dari Surga merupakan kisah semasa sekolah dasar si penulis. Terlebih penulis dedikasikan untuk semua sahabat dan guru yang sudah membimbing hingga menjadi sekarang. Tepatnya, setelah pindah dari sekolah lama ke sekolah baru yang di dekat rumah. Saat itu, baru kelas 4, penulis mengenal sosok sahabat cowok bernama Wanto yang memiliki kesan tersendiri. Namun, menginjak kelas 5, Wanto meninggalkan tanah Jawa dan menetap di Sulawesi Tenggara. Wanto merupakan sahabat yang sangat perhatian. Mungkin satu-satunya teman cowok yang baik. Setelah kepergian Wanto, penulis memiliki dua sahabat perempuan yang bernama Ayu dan Halimah. Ayu merupakan anak yang sabar dan menyukai make up, sekaligus seorang non muslim yang taat juga menyukai bahasa Inggris. Sedangkan Halimah seorang muslim yang sedikit tomboy dengan potongan rambut pendek. Dalam perjalanan belajar di kelas 5, sosok pengajar yang hangat akan selamanya terkenang. Beliau bernama Pak Kasim yang tiba-tiba memilih pindah tempat mengajar. Kami sekelas merasa kehilangan. Hingga akhirnya memberikan nyanyian terakhir diiringi tangisan histeris. Menjelang pulang sekolah, beliau mengucapkan kata perpisahan. Hal itu membuat salah satu teman bernama Efi memberikan sepucuk surat kepada Pak Kasim. Sepanjang mengayuh sepeda menuju rumah masing-masing, kami masih saja menangis. Suatu ketika, menjelang kenaikan kelas. Sekolah mengadakan liburan ke beberapa obyek wisata Yogyakarta. Di sana, penulis mengalami beberapa hal aneh yang tidak masuk akal. Seperti di situs Candi Borobudur, Museum Kyai Langgeng, dan terakhir Museum Ronggowarsito. Bab selanjutnya, Ayu, Halimah, dan penulis bertenngkar saling menendang satu sama lain di belakang sekolah. Teman-teman yang lain tentu saja bersorak sorai menyemangati kami untuk beradu kekuatan. Hingga, sebuah kalimat meluncur dari mulut Halimah cukup mencengangkan,
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kata kata pulang kerja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status