Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Raja Milik Ratu

Raja Milik Ratu

FDY PUTRY
Raja Aleandra, lelaki tampan dengan mempunyai kelebihan memikat hati semua perempuan dengan mudah. Dirinya nyaris dijadikan rebutan bagi kaum hawa, bahkan di seantero kampus pun dia sangat dikenal dengan gelar "Playboy Cap Kaleng Khong Ghuan." Kenapa bisa disebut demikian? Karena wajahnya terlalu pasaran di kalangan perempuan. Raja hampir sudah menjadikan semua perempuan di kampusnya tuk dijadikan pacarnya. Kedua temannya tak habis pikir dengan lelaki itu, pelet apa yang manjur menembus hati mereka semua. Reza juga Hito seringkali meminta mantra yang seringkali dia lafalkan, tapi hanya senyuman yang menjadi jawaban. Namun, kehidupannya seolah berubah ketika hatinya terpikat pada seorang gadis pemilik akun beauty vlogger. Ratu Nandilandri yang dijadikannya sasaran untuk sebuah challenge. Raja bisa mengambil hati gadis mana pun, maka dari itu dirinya begitu yakin akan mendapatkan hati Ratu yang memiliki masa lalu kelam perihal hati. Dia trauma patah hati, itu artinya dia takut untuk memulai jatuh. Hatinya tertutup seolah tak akan dia biarkan lelaki mana pun yang memasuki ruang hatinya. Bukan Raja jika mundur sebelum berperang, dia akan terus berpegang teguh pada niat awalnya sampai mendapatkan apa yang diinginkannya. Dengan segala cara dia lakukan untuk mendapatkan gadis SMA itu. Dengan membuat sebuah challenge mendapatkan hati gadis dengan waktu yang singkat dia mengajak kedua temannya untuk melaksanakan hal bodoh yang dibuatnya. Jika sudah mendapatkan hati gadis yang diincarnya, dia akan membuatnya begitu saja bagai barang yang tidak dibutuhkannya lagi.
Young Adult
105.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Alpha Human Mate

The Alpha Human Mate

"Do you enjoy your nightmare?" He interrogated, with a loud voice, while smirking disgustingly. I dare not answer him. I won't! because my life matters most to me. "Do you?" He inquired, and this time around his voice became hoarse and more frightening. He's a beast. A disgusting wolf who wants to take my blood for his evil purpose. He alarmingly twirls around me, and I know for sure that I'm doomed. His finger caressed my face, and I shiver in anguish. He's the beast that I can't run away from. He was delighted to see me suffer, and presently he's keen to attack. His fangs were now out, and he smirked widely. I close my eyes, not ready to see my death before me. But then! Someone suddenly appears inside the cave. The person growled loudly, with bloodshot-eye. "Let go of my Mate!" He demanded, with a possessive voice, which made the beast who had been lurking over me, shiver. *** Scarlett Hunter is just a weak human girl who sees supernatural creatures. She was abused by those she calls her parents. On the night when she was to be raped, she was saved by a strange creature who was known as a beast to others. Others fear him, but she fell in love with him, despite being aware that he isn't a human. He's an immortal Alpha of the Dark Moon Pack. 'What would happen to her when she finds out that loving those from the supernatural realms would lead to her sacrificing herself, for their gain?' 'Will Scarlett die while sacrificing herself? Would she sacrifice her? And what would emerge when she finds out that being selfish would lead to the death of her mate?'
Werewolf
1011.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Second Lead Us - Let's Destroy Their Love

The Second Lead Us - Let's Destroy Their Love

Yerin had always been a cold and self-centered woman, preferring to keep her distance from others. She believed emotions were a trap, something she could easily avoid. Her life was structured, predictable, and safe from the chaos of human entanglements. However, all this began to change when Elliot, her first love from high school, appeared at her workplace. Twelve years prior, Yerin had been a silent observer, watching Elliot from the shadows, captivated by his charm and warmth. She yearned for more than just friendship, but her timid nature kept her from expressing her feelings. Instead, she treasured the moments they shared as friends and buried her hopes deep within her heart. The unexpected reunion with Elliot stirred emotions Yue thought she had long buried. Their friendship rekindled, and Yerin found herself hoping once again for something beyond friendship. However, her hopes were dashed by the appearance of Hazel, Elliot's ex-girlfriend. Hazel and Elliot had a tumultuous yet enduring romance since college, a cycle of breaking up and reuniting that seemed unbreakable even after 7 years. Yerin realized she was on the outside looking in, and it seemed impossible for her to enter Elliot's heart when Hazel occupied such a significant space in it. Jayden, a handsome and charming man who was also Hazel's childhood friend suddenly approach her. With his keen perception, quickly caught on to Yue's secret, long-lasting crush on Elliot. Then, with a perceptiveness that caught her off guard, he quietly remarked, "I noticed the way you look at Elliot. You care about him a lot, don't you?" He offered a surprising proposition: for Yue to join him in becoming a third wheel in Hazel and Elliot's relationship.
Romance
166 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Griselle Dayoung dan David, hidup di dua dunia yang berbeda. Griselle sebagai pewaris tunggal HANSENG group milik keluaranya. Di sisi lain David seorang pria misterius yang memulai segalanya dari nol. Griselle yang acuh dan bebas bertemu dengan David yang dingin dan selalu menghitung langkah dalam bertindak. "Bukannya tadi aku bertanya apakah tubuhmu baik-baik saja?" Jawab David sambil melirik ke arah Griselle. "Iya, lantas apa hubungannya antara tubuhku baik-baik saja dengan kamu mengantar makan siang ke kantorku?" Tanya Griselle dengan wajah bingung, hatinya merasa sedikit tidak nyaman. "Hari ini, aku sedang bereksperimen dengan menu baru. Karena nggak ada yang menjadi kelinci percobaan, walau dengan berat hati, aku pergi mengantar makanan buatanku ke kantormu. Menurutku setidaknya, di sana ada banyak pegawaimu yang bisa menjadi kelinci percobaan." Jawab David dengan santai. Griselle terdiam saat mendengar perkataan David, saat ini di dalam hatinya timbul keinginan yang sangat besar untuk menarik keras rambut dan menggigit daun telinga pria di depannya ini. Ternyata kebaikan David tadi siang hanya untuk menjadikan dirinya dan pegawainya sebagai kelinci percobaan. Rupanya dia mau membalas dendam, maki Griselle di dalam hati. "Melihat kamu kembali baik-baik saja, aku merasa sedikit tenang, artinya makananku masih layak untuk dimakan." David melanjutkan perkataannya masih dengan nada tenang, tanpa menyadari perubahan di wajah Griselle yang sudah menghitam. Wajah Griselle yang awalnya kelam, tiba-tiba berubah dengan cepat menjadi wajah penuh kelicikan. Perubahan wajah Griselle secepat membalikkan telapak tangan, dengan wajah penuh senyuman manis, dia berkata, "Tetapi aku tetap harus berterima kasih loh."
Romansa
476 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Divorced My Husband, Now He Is On His Knees

Divorced My Husband, Now He Is On His Knees

“My lawyer will bring the divorce papers tomorrow and you can sign it. Once it's a month, I will have it delivered to the court." Liam explained with calmness. “Fine, but you will have to act according to my rules now," I said, and Liam looked at me with eyebrows furrowed. “I have conditions I would like you to pay keen attention to it." Liam didn't pry too much, and instead, he told me to go ahead. “Okay. I would like to have my separate room." “Fine," Liam agreed without batting an eyelid. “I don't want to share meals with you or anything. I will walk the way I want and do everything I want in my way." “Accepted," Liam replied. I released my hands under my bosom and clasped them together. I bit my lips in nervousness and braced myself. I'm no longer a teenager. “I don't want us having s*x," I said, looking at the wall. A blush crept to my cheeks which made me shut my eyes tight, muttering some curses under my breath. * * * * * * * * Emily had an arranged marriage to Liam Nolan, the ruthless billionaire in Los Angeles. Although she always had a crush on him Liam never recuperated her feelings. Despite the love she has for him, Liam didn't hesitate to treat her like trash. Betrayed by her sister, Emily's life was cruelly cut short. However, she was granted a second chance and this time, Emily swore to not repeat the same mistake she made in her past life. What happens when she realizes her ruthless husband has no intention of letting her go in this lifetime? Would she find the strength to break free, or would Liam's relentless pursuit rekindle the flames of their passionate yet toxic love?
Romance
9.159.5K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
Tambahkan
Midnight
hehe I am laughing mischievously after reading this book ... it started on an emotional note making us know the female lead pain but I can't help but like the scumming ML as I get to know him. this was a perfect work of art by the author you definitely don't want to miss it.
Marina Sol
Hello dear readers. Sorry for the slow update. Some chapters were missing but it has been replaced with the original content. please check them out. if you want to get in touch in me, just search for Marina Sol on Facebook, just incase you have any questions to ask about the book. Happy Reading ...
Baca Semua Ulasan
My Fierce Secretary

My Fierce Secretary

R_Quella
“When Destiny brings you into a game.“ MEET ALBYAZKA STEVANO__ He's the perfect man. Muda, tampan, kaya, multitalent, hingga mendapat gelar the perfectionist boss. Membuat Alby selalu menganggap mudah segala hal termasuk wanita. Namun, tidak lagi setelah pertemuanya dengan seorang wanita galak bernama Alessia Mikhayla. Seorang yang sanggup membuat Alby tertantang dan merasa tertarik untuk pertama kali pada seorang wanita hanya karena sebuah julukan Bedebah darinya. MEET ALESSIA MIKHAYLA__ seorang 'secret agent' berparas cantik yang terkenal galak dan keras kepala. Wanita bebas dan tidak suka diatur apalagi dikekang sepertinya sangat membenci banyak hal. Termasuk, Albyazka Stevano. Sejak pertemuan pertama mereka yang tidak bisa di katakan baik juga pertemuan-pertemuan tidak terduga lainnya yang banyak meninggalkan kejadian buruk membuat ruang gerak Alessia menjadi terbatas. Alessia membencinya. Membenci kehidupannya yang bahkan terasa seperti seekor burung peliharaan karena ulah pria itu yang sesuka hati mengklaim dirinya sebagai kekasih di hadapan media. Setelah segala hal yang terjadi, mana mungkin Alessia membiarkannya? Menjadikanya mainan pria itu? Well.. Albyazka Stevano perlu tahu kalau Alessia bukan wanita yang mudah dikalahkan. Wait for the time .. Alessia akan membuktikannya. Lihat saja.. BLURB️ "Kau tidak bisa seenaknya padaku, Darling." "I can, who will stop me?" Alessia kemudian menciumnya sekali lagi, hanya kecupan singkat dan ia kembali tersenyum. "Sudah cukup." Alby menaikkan alis. "Apa maksudmu?" "Kau tidak dengar? Cukup. Artinya berhenti. Aku tidak akan melakukan hal lain selain berciuman." gumam Alessia menjelaskan. "Tinggalkan saja nomor rekeningmu." "Buka matamu, Darling. Kau perlu melihat siapa aku untuk kembali mendiskusikan tentang uang." "Tidak perlu repot-repot, aku tidak peduli kau siapa." _________ "Kau milikku, tidak ada jalan kembali untukmu pergi." -Albyazka Stevano.
Romansa
915.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

AYA RAYA
Tabitha tersenyum sinis ke arah Rino. “Kenapa? Lo kaget lihat gue, Rin? Nggak menyangka ya kalo ternyata gue ada di sini juga? Dan gue sudah dengar semuanya! Semua obrolan kalian berdua! Gue baru tahu kalau ternyata ada ya cowok yang sejahat lo, Rin! Jadi begitu rupanya? Lo anggap gue itu cuma sebatas cewek taruhan buat lo? Nggak ada artinya lagi kah gue selain itu, Rin? Menurut lo ... gue cewek kampungan? Culun? Kutu buku? Nggak cukup menarik ya buat lo? Nggak bisa bikin lo ‘naik’? Sorry ya, Rin! Sebelum lo menganggap diri lo itu cowok paling hebat yang bisa menaklukkan hati semua cewek, asal lo tahu aja ... lo nggak sehebat itu! Andai lo itu barang, dikasih gratis aja gue nggak mau terima, apalagi disuruh bayar! Karena buat gue, lo itu cuma cowok brengsek, jahat, nggak punya otak, yang pantasnya dibawa ke tukang loak terus ditukar sama piring! Tahu lo? Piring aja lebih berharga dan lebih berguna buat gue, daripada cowok kayak lo! Gue menyesaal ... banget pernah dekat sama lo, Rin! Cowok brengsek! Cowok nggak punya otak! Otak lo yang lo pikir cerdas bisa ngebodohin gue itu ternyata nggak lebih besar dari biji kwaci tahu nggak!” maki Tabitha, sebelum melangkah keluar dari warung kopi dan berlari menjauh. Rino melongo. Pemilik warung kopi bengong. Pemuda yang duduk di sebelah Rino bangkit berdiri sambil menahan tawa. “Kasihan lo, Rin! Udah otak lo cuma segede kwaci, lo mau dibawa ke tukang loak lagi! Ditukar sama piring!” Pemuda itu tertawa tergelak. "Diam lo!" bentak Rino. Malu. Pemuda itu semakin tertawa tergelak.
Romansa
103.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Betrayed Werewolf Princess's Redemption

The Betrayed Werewolf Princess's Redemption

My company had arranged a wilderness survival retreat deep in the heart of Moonshadow Forest—a place where even seasoned wolves tread cautiously. That night, a sudden downpour ripped through the campsite, drenching the earth and filling the air with the thick scent of damp moss and shifting soil. I woke abruptly, the cold seeping into my bones. Instinctively, I reached out to the space beside me, seeking the warmth of my mate. Empty. A sharp pang of unease clawed at my chest. My wolf, dulled by the suppressant herbs I had taken to blend into human society, stirred restlessly. Fumbling in the darkness, I grabbed my phone and dialed Nigel. The line barely had time to connect before he emerged from the undergrowth—disheveled, breathless. His grip was iron-tight as he seized my wrist, pulling me downhill. His scent was sharp with adrenaline, but beneath it—something foreign, something wrong. We ran, my boots sinking into the mud. My keen vision caught glimpses of his rumpled clothing, the way his collar was misaligned—and the faint imprint of lips on his jaw. My pulse pounded in my ears. Betrayal. I wrenched my arm from his grasp, my claws itching to unsheathe despite the human form I forced myself to maintain. "Where were you?" My voice came out low, edged with the danger of a wolf barely leashed. The suppressants in my bloodstream faltered under the weight of my fury. The storm had driven everyone into their tents, leaving the clearing eerily silent as we reached the base of the mountain. But she was there. A woman stood beneath the flickering glow of the emergency lanterns, her hair tousled, her fingers gripping Nigel’s jacket as if it belonged to her. I knew her. The new intern. Her face held an unsettling resemblance to mine, as if the Moon Goddess herself had carved her from the shadows of my reflection. The realization struck like a silver dagger to my chest. Even the mate who had once sworn to fight the world for me had given in to betr
Baca
Tambahkan
Om Duda!

Om Duda!

"Mommy!" seorang bocah laki-laki menghampiri Disya yang sedang duduk menikmati es krim bersama dengan ketiga sahabatnya di salah satu caffe. Disya tentu saja membelalakkan matanya, yang benar saja bocah laki-laki di depannya memanggil Disya dengan sebutan 'Mommy' padahal Disya masih duduk di bangku kuliah semester tujuh, dan lagipula Disya belum menikah, bagaimana mungkin dia sudah mempunyai anak? Kailash, nama bocah laki-laki itu. Rupanya dia salah mengira Disya Mommynya. Hingga akhirnya seorang lelaki menghampiri meja mereka. Disya sampai membelalakkan matanya, mulutnya menganga ketika melihat lelaki tampan itu. Devan, lelaki yang dipanggil 'Daddy' oleh Kai. Baru pertama kali bertemu saja, rasanya Disya langsung jatuh cinta. Memejamkan kedua matanya, sedikit membenarkan posisi duduknya, lalu menengadahkan kedua tangannya di depan dada. "Ya Tuhan... jodohkanlah hamba dengan Pak Devan, kalo Pak Devan masih ada istri, ambil saja istrinya!" "Astaga, Disya omogan kamu ih!" pekik ketiga sahabatnya berbarengan. Mereka tentu saja syok mendengar ucapan sembarangan yang diucapkan Disya beberapa detik yang lalu. "Sejak kapan kamu suka sama om-om hah?!" "Sejak hari ini!" Berbeda dengan Disya yang langsung terpikat, Devan malah melihat Disya dengan tatapan tidak suka. Namun, Disya akan tetap bertekad, dia harus mendapatkan hati Devan. Setelah menjadi detektif dadakan untuk mengamati Devan. Sebuah fakta yang berhasil membuat Disya merasa sangat senang. Devan hanya tinggal berdua dengan Kai, yang artinya Devan adalah seorang duda bukan? Benar! Tentunya itu adalah kesempatan besar untuk Disya mendapatkan hati Devan. Tidak perlu mengambil hati Kai—bocah itu sudah menyukai Disya sejak pertemuan pertamanya. Tugas Disya hanya mencari cara untuk mengambil hati Devan. Akankah Disya berhasil? "Otw jadi Mommy Kai." — Nadisya Queensa Fatyavia. "Ck! Gadis kecil!" — Devano Zayn Ganendra. ***
Romansa
9.873.2K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
Tambahkan
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
789101112
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status