MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN
Ia mulai bercerita, suaranya lembut dan dalam, seolah benar-benar berbicara dengan sang calon bayi.
“Dulu, waktu Nabi Muhammad lahir, dunia seakan berubah, dek. Api yang disembah di Persia padam, istana Kisra retak dan malam itu begitu terang, kayak malam ini, pas Uma dan Abi pulang bareng,” katanya sambil melirik Zaina dengan mata berbinar.
Zaina menggigit bibir menahan senyum. Hatinya hangat.
Arkana melanjutkan, “Nabi Muhammad lahir sebagai yatim, tapi cinta Allah selalu cukup. Jadi kalau nanti kamu ngerasa kurang, ingat cinta Abi dan Uma itu juga cukup, lebih dari cukup.”